STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

4 Tanda Kalau Kamu Sedang Mengalami Stres, Salah Satunya Sering Merasa Lapar!

Risma Oktaviani | Beautynesia
Sabtu, 07 Aug 2021 22:45 WIB
4 Tanda Kalau Kamu Sedang Mengalami Stres, Salah Satunya Sering Merasa Lapar!

Banyaknya tuntutan hidup seperti masalah keluarga, pekerjaan, finansial, atau mungkin dalam menjalin hubungan terkadang dapat menyebabkan tekanan mental maupun emosional. Tekanan tersebut dapat berubah menjadi stres jika kamu nggak bisa mengatasinya. Dan, ketika kamu merasa stress, hal tersebut dapat menyulitkan kamu dalam menyelesaikan masalah, juga dapat mempengaruhi dan mengganggu semua aktivitas yang kamu lakukan.

Stres dapat mempengaruhi bagaimana kamu merasa, berpikir, dan bagaimana tubuh kamu bekerja. Berikut adalah tanda-tanda yang dapat menjadi sinyal bahwa kamu sedang mengalami stres.

Masalah Tidur

stres menyebabkan sulit tidur
insomnia / freepik.com/tirachardz

Stres seringkali berdampak pada kualitas dan durasi tidur. Umumnya, waktu tidur yang baik adalah 7-8 jam dalam sehari tergantung usia dan faktor lainnya. Stres dan kurang tidur dapat berdampak parah pada kesehatan mental dan fisik. Saat kamu sedang merasa dipenuhi tekanan, tingkat kecemasan atau overthinking meningkat di malam hari hingga akhirnya kamu sulit tidur. Bahkan, stress berkepanjangan dapat menyebabkan kamu mengalami insomnia kronis.

Gangguan Makan

stres menyebabkan gangguan makan
gangguan makan / foto: kentyouthhealth

Saat mengalami stres, kamu bisa saja kehilangan nafsu makan atau malah nafsu makanmu meningkat tergantung bagaimana tubuh kamu merespon stres yang sedang dialami.  Seperti dilansir dari laman Harvard Medical School, ketika stres terjadi, bagian otak yang disebut hipotalamus melepaskan hormon kortikotropin, yang berfungsi untuk menekan nafsu makan. Kemudian, jika stres berlanjut, kelenjar adrenal melepaskan hormon lain yang disebut kortisol yang akan memiliki efek untuk meningkatkan nafsu makan.

Sulit Berkonsentrasi

Stres menyebabkan sulit berkonsentrasi
Sulit berkonsentrasi / freepik.com/rawpixel.com

Stres dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk berkonsentrasi. Ketika kamu stres, sulit untuk berpikir jernih dan keterampilan pemecahan masalah pun menjadi kacau. Ketika kamu berada di bawah banyak tekanan, kamu tidak dalam posisi yang baik untuk berpikir jernih dan kreatif serta tidak mampu untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi.

Sakit Kepala 

stres menyebabkan sakit kepala
Sakit kepala / freepik.com/cookie_studio

Stres adalah pemicu umum sakit kepala dan migrain, dan dapat memicu jenis sakit kepala lain atau memperburuknya. Dilansir dari laman Excedrin, saat menghadapi stres, tubuh kamu bereaksi dengan respons 'lawan atau lari'. Hal tersebut melibatkan pelepasan bahan kimia tertentu yang dapat menyebabkan perubahan fisik seperti di pembuluh darah yang kemudian dapat menyebabkan sakit kepala mulai dari sinus hingga migrain.

Saat kamu merasa mengalami semua hal di atas, sebaiknya kamu mulai mencari cara menghilangkan stres. Stres bukanlah penyakit. Namun, stres dapat menyebabkan berbagai penyakit serius jika tidak ditangani. Mengenali tanda dan gejala stres sedari dini, akan sangat membantu kamu menemukan cara mengatasi stres untuk menyelamatkan kamu dari hal-hal yang berdampak buruk bagi fisik dan mental kamu.

(arm2/arm2)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE