5 Daftar Makanan yang Selalu Ada dalam Perayaan Imlek dan Maknanya

Regitha Mandasari Putri Suryana | Beautynesia
Rabu, 29 Jan 2025 10:30 WIB
2. Kue Keranjang (Nian Gao)
Kue keranjang (nian gao)/ Foto : Pexels/Nataliya Vaitkevich

Saat Imlek, banyak sekali makanan enak yang selalu ada di meja makan. Tapi, tahukah kamu? Setiap makanan itu punya makna khusus yang membawa harapan baik untuk tahun yang baru.

Misalnya, ada kue keranjang yang melambangkan keberuntungan dan kemajuan, atau ikan yang berarti kelimpahan dan kesehatan. Makanan-makanan ini tidak hanya enak dimakan, tapi juga penuh doa agar kita semua mendapatkan kebahagiaan, rezeki, dan keberuntungan.

Yuk cari tahu lebih banyak tentang makanan yang selalu ada saat Imlek dan apa arti dari semua hidangan tersebut!

1. Mie Panjang Umur

Mie panjang umur/ Foto :Pexels/Angelroma

Mie panjang umur yang juga dikenal sebagai mie keriting atau mie bebas potongan, melambangkan harapan agar orang yang memakannya diberikan umur panjang dan kesehatan yang baik. Mie ini tidak dipotong, simbolis untuk kehidupan yang panjang tanpa pemutusan.

Biasanya, mie panjang umur disajikan dalam sup atau digoreng, dan dihidangkan pada saat perayaan Imlek untuk mendoakan kesejahteraan dan panjang umur bagi anggota keluarga.

2. Kue Keranjang (Nian Gao)

Kue keranjang (nian gao)/ Foto : Pexels/Nataliya Vaitkevich

Kue keranjang atau dalam bahasa Mandarin disebut nian gao (年糕), adalah salah satu makanan yang paling ikonis dan wajib ada saat perayaan Imlek. Makna dari kue keranjang sangat terkait dengan harapan akan kesuksesan dan kemajuan di tahun yang baru.

Dalam tradisi Tionghoa, kue keranjang sering dianggap sebagai simbol kelimpahan. Makanan ini sering dimakan bersama keluarga, di mana kehadirannya menandakan harapan agar ikatan kekeluargaan semakin erat dan kehidupan menjadi lebih sejahtera. 

3. Jeruk

Jeruk/ Foto : pexels/ Angela Roma

Jeruk dalam budaya Tionghoa, dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kekayaan. Jeruk sering disajikan dalam bentuk buah utuh, baik di meja makan maupun dalam dekorasi, untuk membawa harapan keberuntungan, kesuksesan, dan kemakmuran di tahun baru.

Selain itu, jeruk juga melambangkan kemakmuran yang melimpah. Bentuk bulatnya yang sempurna melambangkan keharmonisan, sedangkan warnanya yang kuning cerah melambangkan kekayaan dan kemakmuran.

4. Ikan

Ikan/ Foto : Pexels/ makafood

Ikan dimakan pada saat Imlek dengan harapan agar tahun yang baru membawa kelimpahan rezeki, kekayaan, dan keberuntungan. Ikan biasanya disajikan utuh, baik kepala maupun ekornya, yang melambangkan harapan untuk memiliki kehidupan yang utuh dan sempurna, serta keberuntungan yang tidak terputus.

Kepala ikan melambangkan awal yang baik, sementara ekor ikan melambangkan akhir yang sukses dan berkelanjutan. Oleh karena itu, menyajikan ikan secara utuh mengandung doa agar kelimpahan dan keberuntungan terus berlanjut tanpa ada yang terhenti.

5. Yu Sheng

Yu Sheng/ Foto : Detik food

Yu Sheng (魚生) atau sering disebut juga Ye Shang (捞生) adalah hidangan khas perayaan Imlek yang sangat populer di kalangan masyarakat Tionghoa, terutama di Singapura, Malaysia, dan beberapa wilayah di Indonesia. Hidangan ini terdiri dari campuran berbagai bahan seperti ikan mentah (biasanya ikan salmon), sayuran segar, buah, bumbu, dan saus yang dicampur bersama saat disajikan.

Yang membuat Yu Sheng begitu istimewa adalah tradisi untuk mencampur bahan-bahan tersebut bersama-sama dengan cara "mengangkat" campuran makanan tersebut setinggi mungkin, yang dikenal dengan istilah lo hei (撈起). Proses mengangkat makanan ini dilakukan sambil mengucapkan doa dan harapan yang baik untuk tahun yang baru. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.