5 Kebiasaan Makan di Pagi Hari yang Bisa Memperlambat Penuaan Menurut Ahli Gizi, Coba Mulai Besok!

Rini Apriliani | Beautynesia
Selasa, 27 Jan 2026 22:00 WIB
2. Memasak Berbasis Air atau Tidak Digoreng
Ilustrasi makanan direbus/Foto: Pexels.com/ Cats Coming

Beauties, penuaan tidak terjadi dalam semalam. Selain memang karena faktor usia yang terus bertambah, penuaan bisa cepat terjadi karena kebiasaan sehari-hari yang terus dilakukan.

Salah satu waktu terbaik yang membantu memperlambat penuaan adalah kebiasaan di pagi hari. Tahukah kamu, kebiasaan makan di pagi hari sangat bermanfaat untuk membentuk kesehatan otot, tulang, dan otak seiring bertambahnya usia.

Melansir Eating Well, ahli gizi ungkap beberapa kebiasaan makan di pagi hari yang bisa memperlambat proses penuaan. Simak!

1. Konsumsi Protein

seorang ahli gizi yang berspesialisasi dalam penuaan sehat mengungkap penting untuk memulai hari dengan konsumsi protein berkualitas tinggi, seperti telur, greek yogurt, dada ayam, ikan, tahu, dan kacang-kacangan sebesar 25-30 gram protein per makanan.

Ilustrasi dada ayam/Foto: Freepik/ Jcomp

Seiring bertambahnya usia, tubuh menjadi kurang efisien dalam mempertahankan otot dan kelelahan sehari-hari. Kehilangan massa otot dan kekuatan secara bertahap ini dikenal sebagai sarkopenia yang memengaruhi hingga 16% orang dewasa lanjut usia.

Jika tidak ditangani, sarkopenia ini dikaitkan dengan risiko osteoporosis, gangguan metabolisme, dan gangguan kognitif. Karena itu, disarankan untuk mempertahankan massa otot dan kekuatan dengan konsumsi protein.

Diana Dibblee, RD, M.ED., YTT, seorang ahli gizi yang berspesialisasi dalam penuaan sehat mengungkap penting untuk memulai hari dengan konsumsi protein berkualitas tinggi, seperti telur, greek yogurt, dada ayam, ikan, tahu, dan kacang-kacangan sebesar 25-30 gram protein per makanan.

2. Memasak Berbasis Air atau Tidak Digoreng

Seorang ilmuwan nutrisi dan ahli diet, Michelle Davenport, Ph.D., RD, mengungkap makanan yang dimasak dengan air membantu memperlambat penuaan.

Ilustrasi makanan direbus/Foto: Pexels.com/ Cats Coming

Ternyata proses memasak juga memiliki peran penting lho, Beauties! Seorang ilmuwan nutrisi dan ahli diet, Michelle Davenport, Ph.D., RD, mengungkap makanan yang dimasak dengan air membantu memperlambat penuaan.

Ia menjelaskan bahwa air menghasilkan lebih sedikit produk akhir glikasi lanjutan (AGEs), yakni senyawa yang terbentuk saat protein dan gula berikatan selama memasak kering dengan suhu tinggi seperti memanggang, membakar, atau menggoreng.

“Senyawa ini dapat menumpuk di jaringan seiring waktu. Tingkat AGE yang tinggi telah dikaitkan dengan stres oksidatif, peradangan, dan banyak penyakit terkait usia, termasuk kekakuan pembuluh darah, komplikasi diabetes, dan disfungsi organ,” ujarnya.

Mengonsumsi makanan yang dimasak dengan berbasis air bisa membantu mengurangi senyawa ini dan menjaga makanan tetap bergizi dan lezat.

3. Konsumsi Buah dan Sayuran Utuh

Menurut ahli gizi, konsumsi banyak serat secara konsisten dikaitkan dengan angka kematian yang lebih rendah dan skor penuaan biologis yang rendah. Nah, konsumsi di pagi hari dapat lebih meningkatkan manfaatnya dan disarankan setidaknya 25 gram serat per hari.

Ilustrasi buah dan sayuran/Foto: Freepik.com

Cara sarapan sehat lainnya yang bisa diterapkan adalah dengan menambahkan buah dan sayuran utuh pada piring. Buah dan sayuran utuh mengandung spektrum nutrisi lengkap dari polifenol, serat, vitamin, mineral, dan air yang baik untuk tubuh.

Menurut ahli gizi, konsumsi banyak serat secara konsisten dikaitkan dengan angka kematian yang lebih rendah dan skor penuaan biologis yang rendah. Nah, konsumsi di pagi hari dapat lebih meningkatkan manfaatnya dan disarankan setidaknya 25 gram serat per hari.

“Mengonsumsi serat di awal hari meningkatkan rasa kenyang, mendukung pergerakan usus yang teratur, dan menstabilkan gula darah,” kata Davenport.

4. Konsumsi Makanan Kaya Kalsium dan Vitamin D

makanan terbaik di pagi hari adalah makanan kaya kalsium dan vitamin D. Hal ini karena penyerapan kalsium di usus menurun seiring bertambahnya usia, dan asupan kalsium yang rendah meningkatkan risiko patah tulang.

Ilustrasi produk susu/Foto: Freepik.com/freepik

Selain protein dan serat, makanan terbaik di pagi hari adalah makanan kaya kalsium dan vitamin D. Hal ini karena penyerapan kalsium di usus menurun seiring bertambahnya usia, dan asupan kalsium yang rendah meningkatkan risiko patah tulang.

Menurut Diana Dibblee, vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium. Karena itu, disarankan untuk mengonsumsi 1.000 hingga 2.000 IU vitamin D per hari dan 1.200 miligram kalsium untuk melindungi tulang. Contoh makanan kaya kalsium dan vitamin D adalah susu, yogurt, hingga keju.

5. Minum Secangkir Teh

minum secangkir teh di pagi hari juga bermanfaat. Davenport menjelaskan teh adalah salah satu sumber polifenol terkaya dan paling konsisten dalam makanan yang telah dikaitkan dengan kesehatan kardiometabolik yang lebih baik dan penuaan yang lebih lambat.

Ilustrasi teh hijau/Foto: Freepik.com/ededchechine

Selain menenangkan, minum secangkir teh di pagi hari juga bermanfaat. Davenport menjelaskan teh adalah salah satu sumber polifenol terkaya dan paling konsisten dalam makanan yang telah dikaitkan dengan kesehatan kardiometabolik yang lebih baik dan penuaan yang lebih lambat.

Disarankan untuk memilih teh hijau, putih, hitam, atau herbal. Selain itu, untuk menghindari potensi pelepasan plastik dari kantong teh, bisa dengan membuat teh dengan rempah atau buah beri.

Beauties, itu dia sederet kebiasaan makan di pagi hari yang bisa memperlambat proses penuaan. Bagaimana, mau mencoba menerapkannya?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE