5 Tips Menyimpan Ketupat agar Tidak Cepat Basi saat Lebaran

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Minggu, 22 Mar 2026 08:00 WIB
5 Tips Menyimpan Ketupat agar Tidak Cepat Basi saat Lebaran
Tips Menyimpan Ketupat/Foto: Freepik

Tips menyimpan ketupat menjadi hal penting yang sering dicari menjelang Lebaran. Hal ini karena ketupat biasanya dimasak dalam jumlah banyak untuk disajikan bersama keluarga dan tamu yang datang bersilaturahmi.

Namun, jika penyimpanannya kurang tepat, ketupat bisa cepat basi bahkan hanya dalam waktu satu atau dua hari. Apalagi saat Lebaran, makanan sering dibiarkan di suhu ruang cukup lama sehingga risiko basi menjadi lebih tinggi.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara terbaik menyimpan ketupat saat lebaran agar tetap awet dan enak dimakan? Yuk, Beauties, simak beberapa tips berikut ini dilansir dari detikcom!

Menambahkan Air Kapur Sirih

Cara Menyimpan Ketupat/Foto: Freepik

Salah satu cara yang cukup populer untuk membuat ketupat lebih awet adalah menambahkan air kapur sirih saat proses persiapan beras. Biasanya air kapur sirih dicampurkan setelah beras dicuci bersih sebelum dimasukkan ke dalam anyaman janur.

Air kapur sirih membantu memperkuat tekstur ketupat sehingga hasilnya menjadi lebih kenyal dan tidak mudah hancur. Selain itu, penggunaan bahan ini juga dipercaya dapat memperpanjang masa simpan ketupat.

Selain air kapur sirih, pemilihan janur yang masih segar juga berpengaruh pada kualitas ketupat. Daun kelapa muda yang masih berwarna hijau cerah biasanya membantu menjaga ketupat tetap awet lebih lama.

Simpan Ketupat di Kulkas

Simpan Ketupat di Kulkas/Foto: Freepik

Jika ketupat tidak langsung habis dimakan saat Lebaran, kamu bisa menyimpannya di dalam kulkas. Penyimpanan di suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan ketupat cepat basi.

Namun, sebelum dimasukkan ke kulkas, ketupat sebaiknya didinginkan terlebih dahulu pada suhu ruang. Setelah itu, ketupat bisa disimpan di bagian chiller agar teksturnya tetap terjaga.

Agar lebih tahan lama, sebaiknya simpan ketupat dalam wadah kedap udara atau bungkus rapat menggunakan plastik makanan. Dengan cara ini, ketupat bisa bertahan sekitar empat hingga tujuh hari di dalam kulkas.

Siram Ketupat dengan Air Dingin

Cara Simpan Ketupat/Foto: Freepik

Ketupat membutuhkan waktu perebusan cukup lama agar matang sempurna, biasanya sekitar empat hingga lima jam. Proses ini penting agar beras di dalam ketupat benar-benar matang dan tidak mudah rusak.

Setelah ketupat matang, kamu bisa langsung menyiramnya dengan air dingin. Langkah ini bertujuan membersihkan sisa air rebusan serta lendir yang sering menjadi penyebab ketupat cepat basi.

Selain itu, proses penyiraman juga membantu menghentikan proses pemasakan agar ketupat tidak terlalu lembek. Dengan begitu, teksturnya tetap padat dan lebih tahan disimpan dalam beberapa hari.

Menggantung Ketupat agar Cepat Kering

Menggantung Ketupat agar Cepat Kering/Foto: Freepik

Setelah ketupat selesai direbus dan disiram air dingin, langkah berikutnya adalah mengeringkannya. Cara paling mudah untuk melakukannya adalah dengan menggantung ketupat di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.

Dengan cara digantung, sisa air dari proses perebusan dapat menetes dan membuat ketupat lebih cepat kering. Kondisi ini membantu mengurangi kelembaban yang sering menjadi penyebab ketupat mudah basi.

Biasanya ketupat yang digantung dan diangin-anginkan dapat bertahan sekitar dua hingga tiga hari pada suhu ruang. Namun tetap pastikan tempat penyimpanannya bersih dan tidak lembab agar kualitas ketupat tetap terjaga.

Menghangatkan Ketupat Sebelum Disajikan

Ketupat/Foto: Freepik

Ketupat yang disimpan di suhu ruang atau di dalam kulkas biasanya akan terasa lebih keras saat akan dimakan. Karena itu, sebelum disajikan kembali sebaiknya ketupat dihangatkan terlebih dahulu.

Cara paling praktis untuk menghangatkannya adalah dengan mengukus ketupat sekitar tiga puluh menit. Proses ini membantu mengembalikan kelembutan tekstur ketupat sehingga terasa lebih nikmat saat disantap.

Selain membuat ketupat kembali hangat, proses pengukusan juga membantu menjaga kebersihan makanan sebelum disajikan. Dengan begitu, ketupat tetap terasa segar ketika dinikmati bersama opor, rendang, atau sayur khas Lebaran.

Ketupat memang menjadi salah satu hidangan khas yang hampir selalu hadir saat Lebaran tiba. Rasanya tentu belum lengkap jika momen makan bersama keluarga tidak ditemani ketupat hangat dengan berbagai lauk khas.

Namun, karena biasanya dimasak dalam jumlah banyak, ketupat sering kali tidak habis dalam satu hari. Jika tidak disimpan dengan benar, ketupat bisa cepat basi dan akhirnya terbuang percuma.

Memahami tips menyimpan ketupat sangat penting agar makanan tetap awet dan layak dikonsumsi. Pastikan kamu menggunakan cara yang tepat agar rasanya tetap lezat dan aman disantap, ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE