7 Manfaat Rumput Laut yang Sering Ada di Makanan Jepang

Belinda Safitri | Beautynesia
Minggu, 08 Nov 2026 11:00 WIB
6. Mendukung Kesehatan Jantung
Mendukung kesehatan jantung/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Beauties, pernahkah kamu memperhatikan lembaran hijau gelap yang membungkus sushi atau potongan rumput laut yang mengapung dalam semangkuk sup khas Jepang? Bahan tersebut ternyata bukan sekadar pelengkap hidangan, lho. 

Rumput laut memiliki karakter rasa yang khas sekaligus mengandung berbagai zat gizi yang dapat melengkapi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Penasaran? Dilansir dari Healthline, simak sejumlah manfaat rumput laut yang sering ada di makanan Jepang! 

1. Mendukung Fungsi Kelenjar Tiroid

Mendukung fungsi kelenjar tiroid/ Foto: Magnific.com/8photo

Kelenjar tiroid berperan dalam mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk metabolisme, penggunaan energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel. Untuk menghasilkan hormon tiroid, tubuh membutuhkan yodium yang diperoleh dari makanan. 

Rumput laut dapat menjadi salah satu sumber mineral tersebut karena mampu menyerap yodium dari lingkungan laut. Jenis nori, wakame, dan kombu memiliki kandungan yodium yang berbeda. Selain yodium, rumput laut juga mengandung tirosin, yaitu asam amino yang digunakan tubuh bersama yodium untuk membentuk hormon tiroid. 

Meski demikian, Beauties perlu berhati-hati saat mengonsumsi rumput laut dalam jumlah besar, terutama jenis kombu yang sangat kaya yodium. Pasalnya, asupan yodium berlebihan dapat mengganggu fungsi tiroid pada sebagian orang, sehingga rumput laut sebaiknya dikonsumsi dalam porsi wajar dan bervariasi.

2. Menyumbang Vitamin dan Mineral untuk Tubuh

Menyumbang vitamin dan mineral/ Foto: Magnific.com/8photo

Walaupun sering disajikan sebagai pelengkap, rumput laut sebenarnya bisa memberikan tambahan nutrisi dalam menu sehari-hari. Beberapa jenis rumput laut mengandung zat besi, mangan, riboflavin atau vitamin B2, dan tiamin atau vitamin B1. Ada pula yang menyediakan folat, magnesium, kalsium, serta vitamin A, C, E, dan K dalam jumlah yang bervariasi. 

Kandungan tersebut berperan dalam berbagai proses tubuh, mulai dari pembentukan sel darah hingga fungsi saraf dan metabolisme energi. Protein yang terdapat dalam beberapa jenis rumput laut turut mengandung semua asam amino esensial sehingga konsumsinya membantu memastikan kamu mendapatkan rangkaian asam amino yang lengkap.

3. Melindungi Sel Tubuh

Melindungi sel tubuh/ Foto: Magnific.com/kjpargeter

Tubuh menghasilkan radikal bebas melalui proses metabolisme maupun paparan dari lingkungan. Dalam jumlah berlebihan, molekul ini dapat memicu stres oksidatif yang berhubungan dengan kerusakan sel. 

Menariknya, Beauties, rumput laut mengandung sejumlah senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan, termasuk vitamin tertentu, flavonoid, dan karotenoid. Senyawa-senyawa tersebut membantu tubuh menghadapi efek radikal bebas sebagai bagian dari sistem perlindungan alami.

Senyawa lain yang banyak diteliti adalah fukosantin, yakni pigmen yang ditemukan terutama pada rumput laut cokelat, seperti wakame. Senyawa ini memiliki berbagai aktivitas biologis yang bermanfaat bagi kesehatan. 

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Menjaga kesehatan pencernaan/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Kesehatan usus tidak hanya dipengaruhi oleh kelancaran buang air besar, tetapi juga oleh keseimbangan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan. Rumput laut mengandung serat yang tidak seluruhnya dicerna oleh tubuh. 

Sebagian serat tersebut dapat melewati saluran pencernaan dan dimanfaatkan oleh bakteri usus, sehingga berpotensi membantu mendukung lingkungan usus yang sehat. Kandungan seratnya bahkan bisa terdiri dari sekitar 35% hingga 60% dari berat kering rumput laut, lebih tinggi daripada kandungan serat pada sebagian besar buah dan sayuran.

Rumput laut juga memiliki polisakarida, yaitu jenis karbohidrat kompleks. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa senyawa tertentu di dalamnya berpotensi mendukung pertumbuhan bakteri baik serta produksi asam lemak rantai pendek yang digunakan sel-sel usus. 

 

5. Mengontrol Berat Badan

Mengontrol berat badan/ Foto: Magnific.com/magnific

Selain kandungan seratnya yang tinggi, beberapa jenis rumput laut kering relatif rendah kalori. Serat sendiri dapat memperlambat proses pencernaan dan membantu kamu merasa kenyang lebih lama. Ini mengurangi keinginan ngemil yang akhirnya berperan mengontrol berat badan. 

Jika dikonsumsi bersama makanan bergizi lainnya, rumput laut bisa menjadi variasi camilan untuk mendukung proses diet. Rumput laut juga dianggap memiliki efek anti-obesitas. Secara khusus, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa zat dalam rumput laut yang disebut fukoksantin dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

6. Mendukung Kesehatan Jantung

Mendukung kesehatan jantung/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Kesehatan jantung dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kadar kolesterol, tekanan darah, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan pola makan. Beberapa penelitian, termasuk analisis gabungan penelitian pada manusia, menunjukkan bahwa konsumsi rumput laut cokelat berpotensi menurunkan kolesterol total dan LDL atau kolesterol jahat. 

Serat dan senyawa bioaktif di dalam rumput laut diduga ikut berperan, meskipun efeknya dapat berbeda berdasarkan jenis dan jumlah yang dikonsumsi. Rumput laut juga mengandung karbohidrat, yaitu fukan, yang berdasarkan penelitian dapat membantu mencegah pembekuan darah. Hal itu turut termasuk salah satu faktor yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung, Beauties. 

7. Membantu Pengelolaan Gula Darah

Mengelola gula darah/ Foto: Magnific.com/wirestock

Setelah makan, kadar gula darah akan meningkat seiring tubuh mencerna dan menyerap karbohidrat. Beberapa jenis serat dan polisakarida dalam rumput laut berpotensi memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga respons gula darah setelah makan menjadi lebih terkendali. 

Sebuah penelitian terhadap 60 orang Jepang juga mengungkapkan bahwa zat fukoksantin di rumput laut cokelat dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah. Para peserta menerima minyak rumput laut lokal yang mengandung 0 mg, 1 mg, atau 2 mg fukoksantin. 

Studi tersebut menemukan bahwa mereka yang menerima 2 mg fukoksantin memiliki kadar gula darah yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang menerima 0 mg. Studi ini juga mencatat adanya perbaikan tambahan kadar gula darah pada mereka yang memiliki kecenderungan genetik terhadap resistensi insulin, yang biasanya menyertai diabetes tipe 2.

Jadi, itulah sejumlah manfaat rumput laut yang sering ada di makanan Jepang. Kamu sendiri sudah sering mengonsumsinya, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE