7 Tanda Awal Jantung Lemah yang Sering Disepelekan

Belinda Safitri | Beautynesia
Sabtu, 17 Oct 2026 09:00 WIB
2. Sesak Napas saat Beraktivitas atau Berbaring
Sesak napas/ Foto: Magnific.com/8photo

Beauties, jantung punya peran penting dalam menjaga tubuh tetap berfungsi dengan baik. Sayangnya, ketika organ ini mengalami gangguan, dampaknya tidak selalu langsung terasa jelas. 

Alhasil, keluhan yang muncul juga terkadang dianggap sebagai hal biasa dan dibiarkan berlalu begitu saja. Olehnya itu, penting mengenali perubahan apa saja yang patut dicurigai untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah hal yang lebih buruk terjadi.

Dilansir dari Lupin Diagnostics, yuk, simak tanda awal jantung lemah yang sering kali tidak disadari!

1. Mudah Lelah Meski Sudah Istirahat

Mudah lelah/ Foto: Magnific.com/stockking

Rasa lelah setelah bekerja atau menjalani aktivitas padat merupakan hal yang wajar. Namun, Beauties perlu lebih waspada jika terus merasa lemas meskipun sudah beristirahat, atau pekerjaan sederhana seperti menyapu maupun menaiki tangga mulai terasa jauh lebih berat. 

Kondisi ini dapat terjadi ketika jantung tidak mampu memenuhi kebutuhan aliran darah tubuh secara optimal, sehingga otot tidak memperoleh pasokan oksigen yang cukup saat beraktivitas. Kelelahan sendiri memiliki banyak kemungkinan penyebab, termasuk kurang tidur, anemia, gangguan tiroid, dan stres berkepanjangan. 

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa tubuh yang mudah lelah menandakan jantung lemah. Namun, jika keluhan berlangsung terus-menerus bahkan semakin parah, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

2. Sesak Napas saat Beraktivitas atau Berbaring

Sesak napas/ Foto: Magnific.com/8photo

Pernah merasa napas cepat habis ketika berjalan sebentar, padahal sebelumnya kamu mampu melakukan aktivitas tersebut tanpa kesulitan? Kondisi ini dapat menjadi salah satu tanda awal gangguan jantung. 

Ketika kemampuan jantung memompa darah menurun, tekanan dapat meningkat pada pembuluh darah paru-paru sehingga cairan merembes ke jaringan paru dan membuat proses pernapasan menjadi lebih sulit. Tanda lainnya adalah sesak yang terasa lebih berat saat berbaring telentang dan berkurang ketika duduk atau menopang tubuh dengan beberapa bantal. 

Meski begitu, sesak napas juga bisa berkaitan dengan asma, infeksi saluran pernapasan, atau kondisi lainnya. Sebagai pedoman, jika sesak muncul mendadak, terasa berat, atau disertai nyeri dada, bibir kebiruan, maupun hampir pingsan, ini bisa jadi tanda ada masalah pada jantung sehingga jangan tunda untuk mencari pertolongan medis darurat. 

3. Kaki atau Pergelangan Kaki Bengkak

Pembengkakan/ Foto: Magnific.com/magnific

Sepatu yang tiba-tiba terasa sempit atau bekas kaus kaki yang tampak lebih dalam pada kulit bisa menjadi petunjuk adanya penumpukan cairan. Dalam kondisi tertentu, ketika jantung tidak memompa darah secara efektif, aliran darah dapat mengalami hambatan sehingga cairan menumpuk di jaringan tubuh, terutama pada bagian kaki dan pergelangan kaki. 

Pembengkakan ini dikenal sebagai edema dan bisa semakin terlihat setelah seseorang duduk atau berdiri dalam waktu lama. Beauties juga perlu memperhatikan perubahan berat badan yang terjadi dalam beberapa hari tanpa alasan yang jelas. 

Kenaikan tersebut bisa disebabkan oleh penumpukan cairan, bukan pertambahan lemak tubuh. Namun, kaki bengkak juga dapat berkaitan dengan masalah ginjal, pembuluh darah, atau efek obat-obatan. Jadi, kamu bisa konsultasikan lebih lanjut ke tenaga kesehatan untuk memastikan penyebab pastinya.

 

4. Batuk Berkepanjangan

Batuk berkepanjangan/ Foto: Magnific.com/benzoix

Batuk yang tidak kunjung reda sering dianggap sebagai sisa flu, alergi, atau iritasi tenggorokan. Padahal, pada sebagian orang dengan gangguan fungsi jantung, peningkatan tekanan pada pembuluh darah paru-paru dapat menyebabkan penumpukan cairan yang memicu batuk. 

Keluhan ini bisa lebih terasa pada malam hari ketika tubuh berada dalam posisi berbaring, terutama jika disertai napas pendek atau sering terbangun karena merasa kekurangan udara. Pada kondisi tertentu, batuk akibat penumpukan cairan di paru-paru dapat disertai dahak berbusa berwarna putih atau merah muda. 

Gejala tersebut tidak boleh disepelekan, terlebih jika muncul bersama sesak napas berat. Jika batuk menetap, memburuk, atau disertai gejala yang mengarah pada gangguan jantung, segera cari pertolongan medis. 

5. Detak Jantung Tidak Teratur

Detak jantung tidak teratur/ Foto: Magnific.com/jcomp

Jantung terkadang berdetak lebih cepat setelah berolahraga, minum kopi, atau mengalami stres. Namun, sensasi berdebar yang muncul saat sedang beristirahat, berlangsung lama, atau terasa tidak biasa patut mendapat perhatian. 

Gangguan irama jantung atau aritmia dapat membuat detak jantung terlalu cepat, terlalu lambat, maupun tidak teratur. Pada sebagian kasus, aritmia dapat menyertai penyakit jantung atau memperburuk kemampuan jantung dalam memompa darah.

Beauties sebaiknya memperhatikan kapan keluhan muncul, berapa lama berlangsung, dan apakah ada gejala lain yang menyertainya. Catatan tersebut dapat membantu dokter menilai kondisi yang dialami, termasuk menentukan apakah pemeriksaan seperti elektrokardiogram (EKG) diperlukan. 

6. Sering Pusing

Sering pusing/ Foto: Magnific.com/benzoix

Pernah merasa pandangan berkunang-kunang ketika berdiri dari posisi duduk atau berbaring? Keluhan seperti ini dapat terjadi akibat perubahan tekanan darah, dehidrasi, atau kondisi lain. 

Pada gangguan jantung tertentu, kemampuan memompa darah yang menurun atau irama jantung yang tidak normal juga dapat mengurangi pasokan darah ke otak sehingga menimbulkan pusing, rasa melayang, bahkan hampir pingsan. Meski demikian, pusing saat berdiri tidak selalu berarti jantung mengalami masalah. 

Beauties perlu memperhatikan apakah keluhan hanya berlangsung sesaat atau justru sering terjadi, semakin berat, dan mengganggu aktivitas. Jika pusing berulang, sebaiknya periksakan diri untuk mendapatkan penanganan yang tepat.  

7. Nafsu Makan Menurun

Nafsu makan menurun/ Foto: Magnific.com/magnific

Tidak semua gejala gangguan jantung terasa pada bagian dada. Pada sebagian orang, masalah justru ditandai dengan perut yang terasa begah, mual, atau cepat kenyang meskipun baru makan sedikit. 

Nyatanya, ketika fungsi jantung terganggu, cairan dapat menumpuk di area perut atau organ tertentu sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengurangi keinginan untuk makan. Akibatnya, asupan makanan bisa berkurang dan berat badan berpotensi menurun jika keluhan berlangsung lama.

Namun, hilangnya nafsu makan juga dapat disebabkan oleh masalah pencernaan, infeksi, stres, maupun kondisi kesehatan lainnya. Karena itu, Beauties perlu mengamati apakah keluhan disertai gejala lain seperti kaki bengkak hingga sesak napas, untuk memastikan benar adanya masalah pada jantung atau justru disebabkan oleh kondisi lainnya. 

Jadi, itulah beberapa tanda awal jantung lemah yang sering disepelekan. Jika kamu mengalami beberapa keluhan tersebut sekaligus, tidak ada salahnya segera periksakan diri ke dokter untuk mencegah efek lebih serius, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE