9 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi saat Minum Kopi, Cek Daftarnya!

Belinda Safitri | Beautynesia
Senin, 11 May 2026 12:00 WIB
9. Obat Alzheimer
Obat alzheimer/ Foto: Freepik.com/freepik

Bagi banyak orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian yang sulit dilewatkan ya, Beauties. Minuman berkafein ini memang dapat membantu meningkatkan fokus dan energi, terutama saat memulai aktivitas pagi. Namun, di balik manfaatnya, kopi ternyata dapat berinteraksi dengan berbagai jenis obat dan memengaruhi cara tubuh menyerap maupun memprosesnya.

Beberapa kombinasi dapat membuat obat bekerja kurang optimal, bahkan meningkatkan risiko efek samping tertentu. Sayangnya, interaksi antara kopi dan obat-obatan sering kali tidak disadari karena efeknya tidak selalu muncul secara langsung. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami apa saja jenis obat yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan kopi. Dirangkum dari UH Hospitals, yuk langsung simak beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi saat minum kopi! 

1. Obat Asma

Obat asma/ Foto: Freepik.com/benzoix

Beberapa obat asma bekerja dengan membantu melemaskan otot pada saluran pernapasan agar penderita lebih mudah bernapas. Di sisi lain, kopi mengandung kafein yang juga memiliki efek stimulasi pada tubuh. Ketika keduanya dikonsumsi bersamaan, efek rangsangan tersebut bisa menjadi berlebihan.

Akibatnya, seseorang dapat mengalami efek samping seperti jantung berdebar, gelisah, sakit kepala, mual, hingga rasa cemas yang meningkat. Pada sebagian orang, kombinasi ini juga dapat membuat tubuh terasa lebih sensitif dan sulit beristirahat dengan nyaman.

2. Obat Flu dan Alergi

Obat flu dan alergi/ Foto: Freepik.com/gpointstudio

Banyak obat flu dan alergi mengandung pseudoephedrine atau zat stimulan lain untuk membantu melegakan hidung tersumbat. Ketika dikonsumsi bersama kopi, efek stimulan tersebut dapat bertambah kuat sehingga tubuh menjadi lebih gelisah dan sulit rileks.

Selain menyebabkan jantung berdebar dan gangguan tidur, kombinasi ini juga perlu diperhatikan oleh penderita diabetes. Pasalnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pseudoephedrine bersama kafein dapat meningkatkan kadar gula darah dan suhu tubuh.

3. Obat Tiroid

Obat tiroid/ Foto: Freepik.com/jcomp

Penderita hipotiroidisme umumnya mengonsumsi obat seperti levotiroksin untuk membantu menstabilkan hormon tiroid. Namun, minum kopi terlalu dekat dengan waktu konsumsi obat dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap obat tersebut.

Hal ini membuat obat bekerja kurang optimal sehingga gejala hipotiroidisme lebih sulit dikendalikan. Karena itu, banyak tenaga medis menyarankan untuk menunggu sekitar 30–60 menit setelah minum obat tiroid sebelum mengonsumsi kopi. 

4. Obat Pengencer Darah

Obat pengencer darah/ Foto: Freepik.com/freepik

Beauties, obat pengencer darah digunakan untuk membantu mencegah pembekuan darah yang berbahaya. Namun, kafein dalam kopi juga memiliki efek memperlambat proses pembekuan darah, sehingga kombinasi keduanya dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Alhasil, seseorang bisa lebih mudah mengalami memar atau perdarahan yang sulit berhenti. Risiko ini menjadi lebih penting diperhatikan pada pasien dengan gangguan jantung atau mereka yang baru menjalani operasi tertentu.

5. Obat Tekanan Darah

Obat tekanan darah/ Foto: Freepik.com/freepik

Obat tekanan darah bekerja membantu menjaga detak jantung dan aliran darah tetap stabil. Akan tetapi, konsumsi kopi dalam waktu berdekatan dapat mengganggu penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah sementara, terutama pada orang yang sensitif terhadap kopi. Jika dikonsumsi terlalu sering, hal ini dapat membuat pengendalian hipertensi menjadi kurang maksimal.

6. Antidepresan

Antidepresan/ Foto: Freepik.com/freepik

Antidepresan digunakan untuk membantu mengelola depresi dan gangguan kesehatan mental tertentu. Namun, konsumsi kopi dalam jumlah besar dapat memengaruhi jumlah obat yang berhasil diserap tubuh, sehingga manfaat pengobatan menjadi berkurang.

Pada beberapa jenis antidepresan, kopi juga dapat memperpanjang keberadaan kafein di dalam darah. Akibatnya, efek seperti gugup, gelisah, dan jantung berdebar dapat terasa lebih kuat dibanding biasanya.

7. Obat Antipsikotik

Obat antipsikotik/ Foto: Freepik.com/jcomp

Obat antipsikotik digunakan untuk membantu mengatasi kondisi seperti skizofrenia, gangguan bipolar, atau depresi berat tertentu. Konsumsi kopi terlalu dekat dengan waktu minum obat ini dapat mengganggu proses metabolisme obat di hati.

Hal itu membuat kadar obat dalam tubuh bisa menjadi tidak stabil dan efektivitasnya berkurang. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi keberhasilan terapi yang sedang dijalani pasien.

8. Obat Osteoporosis

Obat osteoporosis/ Foto: Freepik.com/freepik

Obat osteoporosis seperti alendronat dan risedronat memerlukan penyerapan optimal agar dapat membantu menjaga kekuatan tulang. Karena itu, obat ini dianjurkan diminum hanya dengan air putih.

Jika dikonsumsi bersama kopi atau minuman lain, penyerapan obat dapat terganggu secara signifikan. Hal ini membuat manfaat obat dalam menjaga kepadatan tulang menjadi tidak maksimal.

9. Obat Alzheimer

Obat alzheimer/ Foto: Freepik.com/freepik

Beberapa obat Alzheimer bekerja dengan membantu menjaga kadar neurotransmitter tertentu agar fungsi otak tetap optimal. Namun, konsumsi kopi dalam jumlah besar dapat memengaruhi proses distribusi obat menuju otak.

Kafein diketahui dapat memperketat sawar darah-otak, sehingga jumlah obat yang mencapai otak menjadi lebih sedikit. Alhasil, efektivitas pengobatan dapat menurun dan gejala penyakit lebih sulit dikendalikan.

Itulah beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi saat minum kopi. Ingat baik-baik, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE