9 Tanda Tubuh Kurang Magnesium yang Sering Disepelekan

Belinda Safitri | Beautynesia
Minggu, 11 Jan 2026 11:00 WIB
3. Nafsu Makan Menurun
Nafsu makan menurun/ Foto: Freepik.com/lookstudio

Magnesium merupakan salah satu mineral esensial yang terlibat dalam ratusan proses penting di dalam tubuh. Mulai dari menjaga kerja otot dan saraf, membantu produksi energi, hingga menyeimbangkan irama jantung.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa asupan magnesium hariannya masih jauh dari kebutuhan ideal. Menurut National Institute of Health, rata-rata orang dewasa membutuhkan asupan magnesium antara 310 hingga 420 miligram per hari. Kekurangan magnesium kerap menunjukkan tanda-tanda ringan yang sering dianggap sebagai keluhan biasa. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan secara menyeluruh. 

Karena itu, penting untuk mengenali sinyal tubuh sejak dini agar kamu bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat. Melansir Health, ketahui sejumlah tanda tubuh kekurangan magnesium, Beauties! 

1. Emosi Tidak Stabil

Emosi tidak stabil/ Foto: Freepik.com/benzoix

Perasaan mudah marah atau sensitif sering dikaitkan dengan stres, kurang tidur, atau tekanan pekerjaan. Nah, rendahnya kadar magnesium juga bisa memperburuk kondisi ini. Magnesium berperan dalam mengatur neurotransmiter penting seperti serotonin dan dopamin, yang berfungsi menjaga kestabilan suasana hati dan respons emosional.

Ketika kadar magnesium menurun, otak menjadi kurang efektif dalam mengatur sinyal kimia tersebut. Akibatnya, kamu bisa merasa lebih mudah tersinggung, cemas, atau sulit mengendalikan emosi dalam menghadapi situasi sehari-hari. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hubungan sosial dan produktivitas.

2. Mual dan Gangguan Pencernaan

Mual/ Foto: Freepik.com/8photo

Magnesium membantu mengatur kontraksi otot polos, termasuk otot pada saluran pencernaan. Jika kadarnya rendah, motilitas usus bisa terganggu, sehingga proses pencernaan dan penyerapan nutrisi menjadi kurang optimal. 

Kondisi ini sering memicu keluhan seperti mual, muntah, atau rasa tidak nyaman di perut. Selain itu, kekurangan magnesium juga dapat menyebabkan kembung dan sembelit. Ketidakseimbangan ini membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat dan tidak efisien. 

3. Nafsu Makan Menurun

Nafsu makan menurun/ Foto: Freepik.com/lookstudio

Penurunan nafsu makan sering dianggap sepele atau dikaitkan dengan kelelahan dan stres. Padahal, magnesium memiliki peran penting dalam fungsi saraf dan otot, termasuk yang berhubungan dengan sistem pencernaan. Ketika kadar magnesium menurun, proses pengaturan rasa lapar bisa ikut terganggu.

Kekurangan magnesium juga berkaitan dengan peningkatan hormon leptin, yang mengontrol rasa kenyang. Ketidakseimbangan hormon ini dapat menekan nafsu makan, apalagi jika disertai keluhan mual atau gangguan pencernaan. Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat berdampak pada asupan nutrisi harian.

4. Mudah Lelah dan Kehabisan Energi

Mudah lelah/ Foto: Freepik.com/freepik

Beauties, rasa lelah berkepanjangan tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur atau aktivitas berlebihan. Magnesium berperan dalam pembentukan adenosin trifosfat (ATP), yaitu sumber energi utama bagi sel tubuh. Tanpa magnesium yang cukup, proses produksi energi menjadi tidak optimal.

Akibatnya, tubuh kesulitan mengisi ulang tenaga, sehingga kamu mudah merasa lemas secara fisik maupun mental. Dalam jangka panjang, kelelahan ini dapat menurunkan konsentrasi, performa kerja, serta daya tahan tubuh.

5. Mati Rasa atau Kesemutan

Kesemutan/ Foto: Freepik.com/freepik

Magnesium memiliki peran penting dalam menjaga fungsi saraf tetap optimal. Jika kadarnya rendah, transmisi sinyal saraf dapat terganggu, sehingga muncul sensasi mati rasa, kesemutan, atau rasa terbakar, terutama pada tangan dan kaki.

Magnesium juga membantu mengatur keseimbangan kalsium dalam sel saraf. Tanpa kontrol yang baik, risiko peradangan dan kerusakan saraf perifer dapat meningkat. Kalau gejala ini sering muncul tanpa sebab yang jelas, jangan abaikan dan pertimbangkan untuk melakukan evaluasi nutrisi.

6. Sering Mengalami Sakit Kepala

Sakit kepala/ Foto: Freepik.com/jcomp

Magnesium berperan dalam menjaga pelebaran pembuluh darah di otak dan menyeimbangkan neurotransmiter. Jika kadarnya rendah, aliran darah ke otak bisa terganggu. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan mengalami sakit kepala berulang. 

Sakit kepala dapat muncul dalam berbagai intensitas, mulai dari nyeri ringan hingga migrain yang melemahkan. Hal tersebut biasanya juga diikuti gejala lain seperti mual atau sensitif terhadap cahaya.  

7. Kualitas Tidur Menurun

Kualitas tidur menurun/ Foto: Freepik.com/freepik

Tidur yang cukup sangat penting untuk pemulihan tubuh. Magnesium berperan dalam mengatur neurotransmiter yang mendukung relaksasi sekaligus menjaga kadar melatonin tetap stabil. Mineral ini juga membantu meredam respons stres.

Jika kadar magnesium rendah, tubuh lebih sulit masuk ke fase tidur nyenyak. Alhasil, kamu bisa sering terbangun di malam hari, sulit tidur, atau merasa tidak segar saat bangun pagi.

8. Kram Otot

Kram otot/ Foto: Freepik.com/shayne_ch13

Kram otot merupakan kontraksi yang terjadi secara tiba-tiba dan sering terasa nyeri. Magnesium membantu mengatur keseimbangan kalsium dan kalium di jaringan otot agar proses kontraksi dan relaksasi berjalan normal.

Saat magnesium rendah, otot menjadi lebih mudah mengalami kejang, terutama pada malam hari atau setelah aktivitas fisik. Selain itu, gangguan produksi energi akibat kekurangan magnesium juga dapat membuat otot sulit kembali rileks setelah berkontraksi.

9. Jantung Berdebar atau Irama Tidak Teratur

Jantung berdebar/ Foto: Freepik.com/8photo

Magnesium berfungsi menjaga keseimbangan elektrolit dan aktivitas listrik jantung. Ketika kadarnya menurun, irama jantung dapat menjadi tidak stabil, sehingga muncul sensasi berdebar, jantung terasa berpacu, atau denyut tidak teratur.

Pada kondisi yang lebih serius, kekurangan magnesium dapat memicu aritmia disertai keluhan seperti pusing, sesak napas, atau kecemasan. Jika Beauties sering mengalami keluhan ini, sebaiknya segera konsultasi ke tenaga medis.

Jadi, itulah sejumlah tanda tubuh kurang magnesium. Untuk membantu memenuhi kebutuhan hariannya, Beauties bisa konsumsi makanan kaya magnesium seperti alpukat, kacang-kacangan, pisang, cokelat hitam, sayuran hijau, hingga gandum utuh. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE