Apa yang Terjadi dengan Tubuh Jika Mengonsumsi Minuman Energi Setiap Hari?

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 20 Aug 2026 08:30 WIB
Apakah Minuman Berenergi Aman untuk Dikonsumsi Semua Orang?
Konsumsi Energy Drink Bagi Tubuh/Foto: Magnific

Pernah nggak, Beauties, kamu merasa tubuh sudah lelah tetapi aktivitas masih menumpuk? Dalam kondisi seperti itu, minuman berenergi mungkin terasa seperti solusi praktis untuk membuatmu kembali bersemangat.

Mengonsumsi minuman energi setiap hari mungkin terlihat biasa, terutama ketika kamu punya jadwal padat. Namun, kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tubuh tentu akan berulang kali menerima kafein, gula, dan berbagai stimulan.

Lalu, apakah efeknya selalu menguntungkan? Belum tentu, karena respons tubuh terhadap minuman energi sangat bergantung pada jumlah konsumsi dan sensitivitas seseorang terhadap kafein.

Secara umum, minuman berenergi memiliki kandungan kafein sekitar 80 hingga 200 miligram per kaleng. Kafein tersebut dapat berasal dari bahan seperti guarana, ginseng, taurine, dan carnitine.

Beberapa produk juga mengandung vitamin, mineral, antioksidan, adaptogen, atau asam amino. Karena komposisinya berbeda-beda, penting bagi kamu untuk melihat kandungan produk sebelum menjadikannya kebiasaan.

Menariknya, Caroline Thomason, RD, CDCES, seorang ahli diet yang memiliki spesialisasi dalam perawatan dan edukasi diabetes, menjelaskan bahwa kandungan setiap produk bisa berbeda. Jadi, jangan hanya melihat klaim energi pada kemasan, tetapi perhatikan juga apa saja yang sebenarnya kamu konsumsi.

Dilansir dari Eating Well, ini beberapa dampak yang bisa terjadi ke tubuhmu kalau mengonsumsi minuman energi setiap hari!

Kamu Bisa Merasa Lebih Waspada

Tubuh Lebih Waspada/Foto: Magnific

Kalau kamu sedang mengantuk atau membutuhkan tambahan energi sebelum beraktivitas, efek kafein mungkin cukup terasa. Beberapa penelitian mengaitkan kafein dengan peningkatan kewaspadaan, suasana hati, kecepatan reaksi, dan daya tahan fisik.

Roxana Ehsani, M.S., RD, CSSD, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa efek tersebut membuat minuman energi cukup populer di kalangan orang aktif. Minuman tersebut juga sering digunakan sebagai tambahan energi sebelum berolahraga atau menjalani aktivitas panjang.

Namun, jangan menganggap efeknya pasti sama pada semua orang, Beauties. Frances Largeman-Roth, RDN, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa respons tubuh dapat berbeda berdasarkan toleransi dan sensitivitas masing-masing terhadap kafein.

Jumlah kafein yang sudah kamu konsumsi sebelumnya juga ikut mempengaruhi respons tubuh. Karena itu, satu porsi bisa terasa ringan bagi seseorang, tetapi memberikan efek lebih kuat pada orang lainnya.

Sistem Saraf Bisa Ikut Bereaksi

Sistem Saraf Tubuh Bereaksi/Foto: Magnific

Nah, kalau konsumsinya cukup sering, bagian ini sebaiknya tidak kamu abaikan. Minuman energi dengan kandungan kafein tinggi dapat memberikan efek cukup kuat, terutama ketika beberapa porsi diminum dalam waktu berdekatan.

Patricia Bannan, M.S., RDN, seorang ahli gizi terdaftar, menjelaskan bahwa kafein dan stimulan dalam jumlah besar dapat mempengaruhi sistem saraf. Efeknya dapat berupa peningkatan tekanan darah, detak jantung, serta laju pernapasan.

Tidak berhenti di situ, konsumsi kafein berlebihan juga dapat memicu rasa cemas dan tubuh gemetar. Pada sebagian orang, efeknya bahkan bisa membuat tidur menjadi lebih sulit.

Padahal, tidur yang cukup penting untuk membantu tubuh memulihkan energi. Jadi, kalau kamu justru sulit tidur setelah mengonsumsi minuman energi, jangan buru-buru menganggap tubuh membutuhkan tambahan kafein.

Asupan Gula Harian Bisa Melonjak

Asupan Gula Harian Meningkat/Foto: Magnific

Selain kafein, coba cek juga berapa banyak gula dalam minuman yang kamu pilih. Caroline Thomason, RD, CDCES, ahli diet terdaftar, menjelaskan bahwa banyak minuman energi mengandung gula cukup tinggi.

Menurut Thomason, rekomendasi asupan gula tambahan adalah 25 gram per hari untuk perempuan dan 36 gram untuk laki-laki. Sementara itu, sebagian besar produk minuman energi dapat memenuhi atau bahkan melampaui jumlah tersebut.

Masalahnya, asupan gula tinggi dapat membuat gula darah meningkat dengan cepat. Setelah mengalami lonjakan tersebut, kadar gula darah dapat kembali turun dan membuat tubuh terasa lebih lelah.

Frances Largeman-Roth, RDN, menjelaskan bahwa kondisi tersebut justru berlawanan dengan tujuan orang mengonsumsi minuman energi. Kalau ingin mengurangi gula tambahan, memilih produk tanpa gula bisa menjadi pilihan.

Meski begitu, Thomason mengingatkan bahwa pemanis pengganti juga memiliki pertimbangan tersendiri. Jadi, tetap perhatikan keseluruhan komposisi produk sebelum menjadikannya pilihan rutin.

Apakah Minuman Berenergi Aman untuk Dikonsumsi Semua Orang?

Konsumsi Energy Drink Bagi Tubuh/Foto: Magnific

Lalu, apakah minuman energi aman dikonsumsi siapa saja? Ternyata tidak, karena ada beberapa kelompok yang sebaiknya menghindari atau membatasi konsumsi kafein.

Anak-anak dan remaja termasuk kelompok yang perlu diperhatikan. Anak di bawah usia 12 tahun sebaiknya tidak mengonsumsi kafein, sedangkan usia 12 hingga 18 tahun perlu membatasi asupannya maksimal 100 miligram per hari.

Ibu hamil juga perlu memperhatikan total kafein dari berbagai sumber. Mengutip dari Eating Well, konsumsi kafein selama kehamilan sebaiknya dibatasi hingga maksimal 200 miligram per hari.

Selain itu, hindari menggabungkan minuman energi dengan alkohol. Patricia Bannan, M.S., RDN, ahli gizi terdaftar, menjelaskan bahwa kombinasi tersebut sering dikaitkan dengan perilaku minum berlebihan dan peningkatan risiko perilaku berbahaya.

Jadi, kondisi tubuh jika mengonsumsi minuman energi dapat berbeda-beda tergantung jumlah dan sensitivitas terhadap kafein. Karena itu, memahami kandungan produk menjadi langkah penting sebelum menjadikannya kebiasaan.

Kalau kamu memang sesekali membutuhkan dorongan energi, biasakan membaca label kandungannya terlebih dahulu, ya, Beauties! Dengan begitu, kamu bisa membuat pilihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.