Asam Urat Sering Kambuh? Ini 5 Daftar Makanan yang Pantang Dikonsumsi

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Selasa, 10 Feb 2026 10:00 WIB
5. Minuman Manis
Minuman Manis/Foto: Freepik/freepik

Asam urat sering kali muncul tanpa disadari dan menimbulkan nyeri pada persendian. Kondisi ini bisa memburuk jika pola makan sehari-hari tidak diperhatikan.

Tanpa disadari, pilihan menu sehari-hari sangat berpengaruh. Beberapa di antaranya bahkan termasuk makanan pantang dikonsumsi penderita asam urat.

Agar lebih waspada, mengenali makanan penyebab asam urat menjadi langkah penting. Dirangkum dari laman Health dan Verywell Health, yuk, simak ulasannya!

1. Jeroan

Jeroan/Foto: Freepik/KamranAydinov

Banyak orang mengira jeroan aman dikonsumsi selama tidak dimakan setiap hari. Padahal tanpa disadari, makanan ini bisa pelan-pelan bisa memicu naiknya asam urat.

Jeroan seperti hati, usus, babat, dan ginjal mengandung purin cukup tinggi. Saat masuk ke tubuh, purin ini akan diolah menjadi asam urat, dan jika berlebihan, kadarnya bisa terus meningkat.

Jika terlalu sering makan jeroan, penumpukan asam urat bisa membuat nyeri sendi datang tiba-tiba. Untuk itu, mulai membatasi konsumsi jeroan bisa jadi langkah simpel supaya asam urat tidak kambuh.

2. Daging Merah

Daging Merah/Foto: Freepik/bublikhaus

Pernah tiba-tiba sendi terasa tidak nyaman setelah makan daging sapi atau kambing? Bisa jadi itu sinyal dari tubuh kalau asam urat sedang kambuh.

Daging merah memang lezat dan tinggi protein, tapi juga mengandung purin dalam jumlah cukup tinggi. Saat dikonsumsi terlalu sering, zat ini bisa memicu penumpukan asam urat di persendian.

Nyeri dan bengkak bisa muncul beberapa jam kemudian, bahkan tanpa disadari penyebabnya. Karena itu, penderita asam urat harus membatasi konsumsi daging merah.

3. Seafood Tertentu

Seafood Tertentu/Foto: Freepik/freepik

Tidak semua seafood harus dihindari oleh penderita asam urat. Hanya beberapa jenis saja yang pantang dikonsumsi, seperti udang, tiram, lobster, kepiting, ikan tuna, teri, sarden, dan trout.

Seafood jenis ini mengandung purin cukup tinggi, sehingga bisa membuat kadar asam urat naik lebih cepat, apalagi jika dikonsumsi dalam porsi besar. Pada sebagian orang, efeknya baru terasa keesokan hari dengan sendi yang kaku dan nyeri saat digerakkan.

Jika ingin tetap makan seafood, coba pilih seperti ikan lele, kakap merah, atau nila. Selain ramah untuk asam urat, rasanya juga enak. 

4. Makanan Olahan dan Kalengan

Makanan Olahan dan Kalengan/Foto: Freepik/freepik

Makanan olahan dan kalengan kerap dipilih karena praktis dan tahan lama. Namun, jenis makanan ini kurang dianjurkan bagi penderita asam urat.

Selain mengandung purin tersembunyi, makanan kalengan juga tinggi garam dan bahan tambahan. Kombinasi ini dapat memperburuk kondisi asam urat secara perlahan.

Jika dikonsumsi terlalu sering, peradangan sendi bisa muncul lebih sering. Sebaiknya, penderita asam urat membatasi makanan olahan dan lebih memilih makanan segar.

5. Minuman Manis

Minuman Manis/Foto: Freepik/freepik

Bukan hanya makanan, minuman manis juga harus diwaspadai. Kalau dikonsumsi terlalu sering, risikonya bisa membuat asam urat ikut naik.

Kandungan fruktosa dalam minuman manis dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Jika dikonsumsi terlalu sering, kadar asam urat bisa naik tanpa disadari.

Jika dibiarkan, asam urat dapat menumpuk dan memicu nyeri sendi. Karena itu, membatasi minuman manis sangat dianjurkan dan menggantinya dengan air putih sebagai pilihan yang lebih aman.

Beauties, itulah daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita asam urat. Dengan lebih selektif dalam memilih menu harian, risiko asam urat kambuh bisa dicegah.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE