STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Badan Tetap Kurus Meski Makan Banyak, Mungkin Kamu Mengalami Hal Ini

Ningrum | Beautynesia
Minggu, 15 Aug 2021 08:30 WIB
Badan Tetap Kurus Meski Makan Banyak, Mungkin Kamu Mengalami Hal Ini

Pada dasarnya, setiap wanita mendambakan berat badan yang ideal, ya Beauties. Berat badan ideal dalam bidang medis menjadi ukuran bahwa tubuh kamu sehat. Salah satu cara mengukur apakah berat badan kamu sudah ideal atau belum, yaitu menggunakan ukuran Body Mass Index (BMI).

Ukur berat badan dengan BMI

Ukur berat badan/Foto: freepik.com
Ukur berat badan/Foto: freepik.com

Body Mass Index (BMI) merupakan cara mengukur berat badan ideal yang paling mudah. Cara menghitungnnya yaitu menggunakan rumus sebagai berikut:

BMI = Berat Badan : Tinggi Badan (m)^2

Angka BMI yang normal berkisar diantara 18.5 – 24.9, berat badan berlebih (overweight) berkisar 25.0 – 29.9. Sedangkan apabila angka BMI kamu di bawah 18.5 maka menunjukkan berat badan kamu kurang (underweight), dan angka BMI lebih dari 30 menunjukkan kamu mengalami berat badan berlebih (obeses). Beauties sudah coba mengukur BMI, gimana nih hasilnya?

Body Mass Index (BMI) /Foto: freepik.com
Body Mass Index (BMI) /Foto: freepik.com

Sebagian wanita selalu berusaha mengatur porsi makan untuk menjaga berat badannya. Bagi wanita yang merasa memiliki berat badan berlebih, maka cenderung akan mengurangi porsi makan agar timbangan tidak terus naik.

Namun, tahukah Beauties bahwa ada keadaan yang dialami oleh sebagian orang yang meski sudah makan banyak, namun timbangannya tak kunjung naik dan badannya tetap kurus. Apakah kamu salah satunya?

Melansir dari detikhealth, hal yang menyebabkan cepat atau lambatnya kenaikan berat badan adalah sistem metabolisme dan proses pembakaran kalori.

Badan tetap kurus, meski makan banyak? Mungkin tubuhmu memiliki sistem metabolisme yang sangat tinggi, nih Beauties.

Sistem Metabolisme

Sistem metabolisme/Foto: health.harvard.edu
Sistem metabolisme/Foto: health.harvard.edu

Mengutip dari Harvard Health Publishing, metabolisme secara sederhana dapat dijelaskan sebagai suatu proses internal di mana tubuh mengeluarkan energi dan membakar kalori. Energi dibutuhkan tubuh selama 24/7, bahkan saat beristirahat dan tidur sekalipun, makanan dan nutrisi yang dikonsumsi diubah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk bernapas, sirkulasi darah, pertumbuhan dan perbaikan sel, dan lain sebagainya. Seberapa cepat metabolisme pada tubuh bekerja, ditentukan oleh gen yang kamu miliki.

Dr. Chih-Hao Lee, profesor genetika dan penyakit kompleks Harvard's T.H. Chan School of Public Health, menyatakan bahwa “Setiap orang mungkin memiliki metabolisme yang cepat, lambat, atau rata-rata, terlepas dari ukuran dan komposisi tubuh mereka”.

Ketika metabolisme yang lambat membakar lebih sedikit kalori, yang artinya lebih banyak lemak yang disimpan dalam tubuh. Nah kamu yang memiliki metabolisme yang cepat/tinggi (fast metabolism) kalori yang dibakar juga lebih cepat, itulah mengapa meski makan banyak, namun tidak menambah berat badan kamu, Beauties.

Seiring dengan bertambahnya usia, metabolisme akan melambat, Beauties. Jadi, jangan khawatir ketika kamu memiliki fast metabolism, mungkin suatu saat kamu juga bisa meningkatkan timbanganmu.

Tips meningkatkan berat badan

Tips meningkatkan berat badan/Foto: freepik.com
Tips meningkatkan berat badan/Foto: freepik.com

Salah satu tips yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan bagi orang yang mengalami fast metabolism, yaitu makan-makanan yang mengandung tinggi protein seperti telur, susu, daging ayam, daging sapi, dan keju. Selain itu, lakukan olahraga yang dapat membuat otot lebih besar, seperti angkat besi.

Dan tak ketinggalan, perbaiki pola tidurmu, normalnya 6 – 8 jam per hari. Karena ketika kamu kurang cukup tidur, maka tubuh akan membakar kalori lebih tinggi, loh Beauties.

(raf/raf)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE