Banjir Keringat Saat Tidur? Mungkin Ini Penyebabnya!

Rumaysha Milhania | Beautynesia
Senin, 19 Oct 2020 21:00 WIB
Berkeringat Saat Tidur/ Sumber: Freepik.com

Keringat malam ditandai dengan munculnya keringat berlebih pada malam hari. Hal ini biasa terjadi jika kamar tidur kamu sangat panas atau kamu memakai terlalu banyak selimut dan berpakaian tebal. Akan tetapi jika ini terjadi bukan karena itu, kamu mungkin harus mencari tahu penyebabnya.


Keringat Saat Tidur/ Sumber: Freepik.com

Nah, untuk mengetahui penyebabnya lainnya, dokter harus mengetahui riwayat kesehatan yang terperinci dan melakukan tes untuk mengetahui kondisi medis apa yang menyebabkan kamu berkeringat pada malam hari. Menurut webdm.com, beberapa kondisi yang diketahui dapat menyebabkan keringat malam, antara lain:

  • Menopause. Hot flashes yang menyertai menopause bisa terjadi pada malam hari dan menyebabkan keringat. Ini adalah penyebab keringat malam yang sangat umum pada wanita.
  • Hiperhidrosis idiopatik. Hiperhidrosis idiopatik adalah suatu kondisi di mana tubuh secara kronis memproduksi terlalu banyak keringat tanpa penyebab medis yang dapat diidentifikasi.
  • Infeksi. Tuberkulosis adalah infeksi yang paling sering dikaitkan dengan keringat malam. Namun infeksi bakteri, seperti endokarditis (radang katup jantung), osteomielitis (radang pada tulang), dan abses dapat menyebabkan keringat malam. Keringat malam juga merupakan gejala infeksi HIV.
  • Kanker. Keringat malam adalah gejala awal beberapa jenis kanker. Jenis kanker paling umum yang terkait dengan keringat malam adalah limfoma. Namun, orang yang menderita kanker yang tidak terdiagnosis sering kali juga memiliki gejala lain, seperti penurunan berat badan dan demam yang tidak dapat dijelaskan.

Obat-obatan/ Sumber: Freepik.com
  • Asupan obat-obatan. Minum obat tertentu dapat menyebabkan keringat malam. Obat antidepresan adalah jenis obat umum yang dapat menyebabkan keringat malam. Obat yang diminum untuk menurunkan demam, seperti aspirin dan acetaminophen, terkadang dapat menyebabkan keringat.
  • Hipoglikemia. Gula darah rendah bisa menyebabkan keringat. Orang yang mengonsumsi insulin atau obat diabetes mungkin mengalami hipoglikemia pada malam hari yang disertai dengan keringat.
  • Gangguan hormon. Berkeringat atau kemerahan dapat terjadi akibat dari beberapa gangguan hormon, termasuk feokromositoma, sindrom karsinoid, dan hipertiroidisme.
  • Kondisi neurologis. Meskipun jarang, kondisi neurologis termasuk dysreflexia otonom, syringomyelia pasca trauma, stroke, dan neuropati otonom dapat menyebabkan peningkatan keringat dan dapat menyebabkan keringat malam.

Keringat Saat Tidur/ Sumber: Freepik.com

Ingatlah bahwa kamu tetap harus memeriksakan diri ke dokter untuk keluhan ini. Gambaran di atas hanya merupakan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Namun, pemeriksaan lebih lanjut tetap dibutuhkan.

(arm2/arm2)
Loading ...