Bukan Hanya Soal Lari, Ini 3 Alasan Gen Z Gabung Run Club

Adinda Dhini Firlianti | Beautynesia
Selasa, 11 Aug 2026 13:00 WIB
Bangun Networking dan Cari Teman hingga Aplikasi Kencan
Bangun Networking dan Cari Teman hingga Aplikasi Kencan/Foto: Magnific/luar biasa

Beauties, saat ini apakah kamu sering melihat unggahan rute  lari  atau tren strava berseliweran di media sosialmu? Fenomena run club atau komunitas lari kini menjamur di mana-mana, lho.

Berdasarkan laporan dari strava edisi 12 tahun 2025, keterlibatan anak muda dalam klub olahraga meningkat drastis, bahkan memicu pertumbuhan klub lari baru hingga 3,5 kali lipat.

Alih-alih hanya sebatas membakar kalori, mengikuti komunitas lari kini bertranformasi menjadi wadah pemenuhan kebutuhan social health (kesehatan sosial). Mengapa Gen Z kini banyak menjadikan run club untuk mengisi waktu luang mereka? Yuk, bedah alasannya di bawah ini!

Meninggalkan Doomscrolling Demi Koneksi Nyata

Meninggalkan Doomscrolling Demi Koneksi Nyata/Foto: Magnific/luar biasa

Di tengah ancaman mental fatigue akibat seringnya doomscrolling, menurut laporan strava banyak anak muda kini mencari aktivitas kelompok untuk mendapatkan interaksi interpersonal yang rill di dunia nyata.

Kehadiran tren strava menunjukkan pergeseran pola hidup Gen Z dari kegiatan pasif menuju aktivitas fisik yang aktif dan dinamis . Banyak dari mereka memprioritaskan gaya hidup sehat sebagai hal yang utama, bahkan mengalokasikan pengeluaran lebih banyak untuk kebugaran dibanding untuk kencan.

Ruang Ketiga yang Inklusif dan Bebas Tekanan

Ruang Ketiga yang Inklusif dan Bebas Tekanan/Foto:Magnific/luar biasa

Beauties, apakah kamu perlu ruang untuk melepaskan penat setelah beraktivitas seharian? Join run club bisa menjadi salah satu solusinya. Melansir dari Loffecielibiza, klub lari menjadi ruang terbuka di mana setiap individu bebas mengekspresikan dirinya dengan cara masing-masing.

Di tengah kesadaran Gen Z mengenai keseimbangan kesehatan fisik dan mental, suasana komunitas yang hangat memberikan energi positif tanpa tekanan kompetisi. Kehadiran run club menjadi ruang ketiga bagi Gen Z ketika bosan di rumah atau untuk rehat sejenak dari rutinitas kuliah maupun pekerjaan.

Bangun Networking dan Cari Teman hingga Aplikasi Kencan

Bangun Networking dan Cari Teman hingga Aplikasi Kencan/Foto: Magnific/luar biasa

Sekarang, run club menjadi alternatif networking baru yang jauh lebih hemat. Hubungan pertemanan baru dimulai dari titik start, berlanjut sepanjang rute lari, hingga akhirnya ditutup dengan agenda sarapan bubur atau sekadar minum kopi susu bersama setelah selesai lari.

Menariknya, menurut riset LADbible Group, sekitar 72% Gen Z bergabung dengan klub lari untuk bertemu dengan orang baru, bahkan menganggapnya sebagai aplikasi kencan baru.

Pada akhirnya, tren run club membuktikan bahwa tubuh yang bugar tidak akan lengkap tanpa jiwa dan kehidupan sosial yang sehat (social health). Nah, bagaimana denganmu, Beauties? Apakah kamu juga bergabung run club di kotamu?

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE