Cacar Monyet Masuk Indonesia, Ini Hal yang Perlu Kamu Tahu Biar Nggak Mudah Tertular
Cacar monyet sedang mendapat banyak perhatian dari dunia karena mulai menyebar di beberapa negara. Kondisi ini membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyatakan cacar monyet sebagai darurat kesehatan internasional. Demikian yang dilansir pada laman resmi Kemenkes RI.
Sementara itu, di Indonesia sendiri telah ditemukan kasus cacar monyet yang dikonfirmasi langsung oleh Kemenkes RI. ”Pasien yang terkonfirmasi hari ini ada satu, laki-laki dari DKI Jakarta. Hasil ini sesuai laporan pemeriksaan PCR tadi malam,” jelas juru bicara Kemenkes, dr. Mohammad Syahril beberapa waktu lalu dikutip dari laman detikHealth.
Meski Monkeypox telah masuk ke Indonesia, Kemenkes RI melalui laman resminya mengharapkan agar masyarakat Indonesia tetap tenang dan waspada. Hal ini perlu dilakukan demi mencegah penyebaran cacar monyet di Indonesia.
Gejala Cacar Monyet (Monkeypox)
![]() Sakit kepala gejala awal cacar monyet /Foto: Andrea Piacquadio/Pexels |
Cacar monyet atau Monkeypox menurut sifatnya merupakan penyakit zoonis, di mana penularannya dari hewan ke manusia. Penyebabnya ialah karena infeksi virus human monkeypox (MPXV) orthopoxvirus dari famili poxviridae. Demikian masih dilansir pada laman resmi Kemenkes RI.
Penyakit endemik dari Afrika Barat dan Afrika tengah ini memiliki gejala yang mirip dengan cacar air, namun lebih ringan. Gejala infeksi virus ini biasanya dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Baru setelah 1 hingga 4 hari setelah demam, ruam kulit akan muncul. Demikian yang dilansir pada laman Mayo Clinic.
Meski mirip dengan cacar air, namun cacar monyet dapat menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati) yang nggak ditimbulkan pada cacar air, Beauties.
Biar Nggak Tertular Cacar Monyet
![]() Ilustrasi cuci tangan /Foto: Cottonbro/Pexels |
Virus Monkeypox bisa menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung dengan ruam atau cairan tubuh penderita. Beberapa barang seperti pakaian, seprai, selimut dan lainnya yang sudah bersentuhan dengan ruam atau cairan tubuh penderita juga bisa menularkan cacar monyet.
Karenanya, Beauties perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan infeksi virus monkeypox. Dilansir pada laman CDC, beberapa hal ini perlu menjadi perhatianmu biar nggak tertular Beauties!
1) Hindari kontak langsung dengan pasien yang terinfeksi virus cacar monyet
2) Jangan menyentuh ruam atau koreng pada kulit tubuh penderita
3) Hindari kontak dengan benda dan bahan yang digunakan penderita cacar monyet
Benda dan bahan yang dimaksud bisa meliputi peralatan makan, selimut, handuk, seprai, dan lainnya.
![]() Menggunakan handsanitizer /Foto: Anna Shvets/Pexels |
4) Sering-seringlah mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer
Nah, itu tadi beberapa hal yang perlu kamu tahu biar terhindar dari wabah cacar monyet yang banyak bermunculan di beberapa negara lain. Tetap tenang dan terus jaga kesehatan, Beauties!
---
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


