sign up SIGN UP

Belum Usai Covid-19, Kemunculan 4 Penyakit Baru Ini Ikut Resahkan Indonesia!

Nisrina Salsabila | Beautynesia
Minggu, 07 Aug 2022 08:00 WIB
Belum Usai Covid-19, Kemunculan 4 Penyakit Baru Ini Ikut Resahkan Indonesia!
Kemunculan 4 Penyakit Baru Ini Ikut Resahkan Indonesia/Foto: Freepik.com/benzoix

Sejak keberadaannya mulai mendunia di awal 2020, berita tentang Covid-19 rupanya masih terus berlanjut di tahun 2022. Meski kabarnya hingga kini pandemi yang telah menjadi endemi di sebagian besar wilayah dunia itu terus berkembang menjadi varian baru, tapi di Indonesia kondisinya cenderung masih terkendali.

Nah, belum usai dengan virus Corona, penduduk dunia harus siap menghadapi sejumlah penyakit atau virus menular baru yang cukup meresahkan. Sebut saja ada Omicron varian baru, cacar monyet, hepatitis akut misterius, dan virus Hendra.

Eits, nggak perlu panik. Kuncinya, selalu jaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri sebagai langkah pencegahan yang efektif.

Inilah beberapa virus baru yang meruak akhir-akhir ini, khususnya di Indonesia.

1. Omicron Varian Baru: Centaurus

penyakit dan virus baru yang menyerang Indonesia selain Covid-19
Subvarian Omicron terus berkembang/Foto: Freepik.com/freepik

Subvarian Omicron BA.2.75 atau dijuluki Centaurus pertama kali dilaporkan di India dan telah menyebar ke negara-negara di Eropa, Amerika, Australia, dan Asia.

Subvarian baru ini disebut sangat menular dibandingkan kerabatnya BA.4 dan BA.5. Bahkan, dikutip dari Euronews Next, Dr Eleanor Gaunt ahli virus dari Universitas Edinburgh menyebut subvarian Centaurus berpotensi jadi subvarian paling dominan di dunia. Sebab, ia mampu menghadapi antibodi dari vaksin mau pun antibodi alami dari infeksi Covid sebelumnya. 

Diketahui melalui detikHealth (23/7/2022), Kementerian Kesehatan RI mencatat terdapat empat kasus Omicron BA.2.75 yang ditemukan di Indonesia. Sejauh ini, mereka mengalami gejala Omicron ringan.

2. Hepatitis Akut Misterius

penyakit dan virus baru yang menyerang Indonesia selain Covid-19
Hepatitis akut misterius banyak menyerang anak-anak/Foto: Freepik.com/arvstd

Keberadaan wabah hepatitis akut misterius yang menjangkiti anak tengah menjadi ancaman yang meresahkan.

Anak yang menderita hepatitis akut misterius akan mengalami gejala-gejala seperti, sakit perut, mual, muntah, diare, kelemahan, serta sakit kuning hingga ke seluruh tubuh. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat hingga kini terdapat 1010 kasus hepatitis misterius atau peradangan hati pada anak-anak, dengan 22 orang meninggal dunia.

Sementara itu, di dalam negeri total ada 25 kasus diduga hepatitis akut misterius, dengan status 6 pasien meninggal, 12 masih dirawat, dan 7 sembuh. Ini seperti yang dijelaskan juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril dalam detikHealth (7/6/2022). Para peneliti di dunia terus mencoba untuk menguak fakta-fakta baru terkakit hepatitis akut misterius.

Terbaru, dikutip oleh detikHealth (27/7/2022), peneliti di Inggris melalui riset yang dirilis Senin (26/7) menunjukkan adanya koinfeksi dua virus umum pada pasien, yaitu AAV2 dan adenovirus, sebagai penyebab hepatitis akut misterius tetapi tidak terkait virus Corona. Hal ini setidaknya membantah dugaan bahwa penyebab hepatitis misterius ialah efek samping jangka panjang dari Covid-19 (long Covid).

3. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

penyakit dan virus baru yang menyerang Indonesia selain Covid-19
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serang hewan ternak/Foto: Freepik.com/nikitabuida

Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK merupakan penyakit menular yang terjadi pada hewan ternak, seperti sapi, kerbau, domba, kambing, dan babi. Penyakit yang disebabkan oleh kelompok Apthovirus dari keluarga picornaviridae ini beberapa waktu kemarin sempat menyerang ribuan hewan ternak di Indonesia.

Cara penularan virus PMK dapat menyebar melalui angin, kontak dengan kendaraan dan peralatan, atau pun sisa makanan atau sampah yang terkontaminasi virus. Kemudian penyebaran virus lewat pernapasan dan susu yang tidak dimasak sempurna dari hewan tertular juga bisa terjadi. Ini seperti yang dikutip dari CNN Indonesia.

Info terkini dilansir dari detikJabar (29/7/2022) menyebutkan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkap kasus PMK hewan ternak sapi sudah mulai melandai di 22 provinsi di Indonesia.

4. Cacar Monyet

penyakit yang mewabah di indonesia selain covid
Cacar monyet/Foto: Freepik.com/marinademidiuk

Terkini, muncul wabah cacar monyet atau monkeypox yang dikonfirmasi terjadi di 76 negara di Eropa, Amerika, dan Asia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. Pasalnya, penyakit yang didalangi oleh virus langka ini biasanya paling sering terjadi di daerah terpencil di Afrika bagian tengah dan barat, bukan di negara non-endemik.

Mengutip CNN Indonesia, seseorang yang terinfeksi cacar monyet akan mengalami gejala ringan berupa demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, nyeri otot, lesu, serta muncul ruam atau bintil-bintil merah berisi cairan di area wajah dan tangan. 

Virus cacar monyet dapat menular ketika seseorang terpapar virus dari hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau benda yang terkontaminasi virus. Lebih lanjut, cara penularan cacar monyet dari manusia ke manusia menyebar melalui kontak langsung dengan luka infeksi, cairan tubuh, dan droplet pernapasan. Penularannya juga disebut-sebut paling banyak dialami oleh pria yang berhubungan seks dengan sesama pria.

Kabar terbaru yang dikutip via CNBC Indonesia (4/8/2022) menyebutkan, cacar monyet diyakini sudah masuk ke Indonesia. Seorang pasien suspek cacar monyet di Pati, Jawa Tengah kini dalam pengawasan Kementerian Kesehatan. 

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id