Catat! Agar Cepat Sembuh dari COVID-19 Omicron, Ikuti 5 Tips dari Dokter Berikut Ini

Tim Redaksi CNN Indonesia | Beautynesia
Kamis, 24 Feb 2022 14:00 WIB
Tips cepat sembuh dari COVID-19 Omicron menurut dokter/Foto: Freepik.com/Jcomp

Bagi pasien yang terinfeksi COVID-19, termasuk varian Omicron, harus menjalani yang namanya isolasi mandiri (isoman). Selama isoman, pasti ada terselip perasaan ingin segera menghirup udara bebas. Namun, tentu harus sembuh dulu dari COVID-19 sebelum bisa kembali ke aktivitas seperti biasa.

Menurut Ronald Irwanto, dokter spesialis penyakit dalam-konsultan penyakit tropik dan infeksi di RS Pondok Indah Puri Indah, COVID-19 adalah penyakit yang secara imun bersifat self limiting disease, yakni bisa sembuh sendiri.

"Hanya bagi mereka yang severe, mulai timbul perberatan, ada peradangan hebat di saluran napas, ini yang berbahaya. Secara kaidah, self limiting disease, virusnya hilang tapi peradangannya belum tentu hilang," paparnya , dalam temu media bersama RSPI Group, Selasa (22/2), dikutip dari CNN Indonesia.

Ronald pun membagikan beberapa tips agar bisa cepat sembuh dari COVID-19. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

Berpikir Positif

Ilustrasi isolasi mandiri/Foto: Freepik/benzoix

Berpikiran positif adalah hal penting yang harus dilakukan ketika sedang sakit dan dalam masa isolasi mandiri. Sebab, berpikir positif akan membantu pemulihan COVID-19 lebih cepat.

Tubuh manusia didesain untuk merespons stres, baik secara fisik maupun emosional, di mana respons ini sering disebut 'fight or flight' (lawan atau lari). Namun, jika respons ini terjadi dalam waktu yang lama, tentu tidak berdampak baik bagi kesehatan.

"Orang yang memikirkan sesuatu secara konsisten dari waktu ke waktu memenuhi syarat sebagai pemicu stres kronis," ujar Paula Braveman, direktur Center on Social Disparities in Health, University of California San Francisco, seperti dikutip Vox.

Ketika stres, tubuh akan melepaskan hormon kortisol. Berdasarkan riset, tingkat kortisol mempengaruhi keparahan COVID-19. Oleh karenanya, pasien COVID-19 juga perlu memanajemen stres agar tidak jadi penghalang pemulihan kondisi.

Konsumsi Nutrisi yang Tepat

Ilustrasi sayur/Foto: Freepik

Salah satu kunci tubuh sehat adalah dengan mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang tepat. Sama halnya ketika sakit, kamu perlu mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan memastikan tubuh mendapat asupan nutrisi yang cukup. Harus diperhatikan, bukan hanya soal memperbanyak jenis nutrisi yang mana, namun nutrisi ini harus seimbang, Beauties.

Kamu wajib memenuhi kebutuhan baik makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) maupun mikronutrien (vitamin dan mineral). Menurut Ronald, penting untuk mengonsumsi pangan bernutrisi dengan cara yang tepat. Cara pengolahan pun turut jadi pertimbangan.

"Hindari makanan yang enggak sehat, biar badan cepat pulih. Makanan yang dipilih misalnya buah, sayur, hindari yang berlemak tinggi, gorengan," imbuh dokter yang juga berpraktik di RSPI Bintaro Jaya ini.

Hindari Polifarmasi

Ilustrasi minum obat/Foto: Freepik.com/Karlyukav

Ketika sakit dan isolasi mandiri, obat memang menjadi andalan banyak pasien COVID-19. Namun Ronald menekankan, konsumsilah obat sesuai gejala dan tidak berlebihan. Dalam istilah kedokteran, konsumsi banyak obat disebut polifarmasi.

"Kondisi ringan, isoman, gunakan obat sederhana. Kalau demam, bisa Paracetamol. Kalau pilek, minum obat pilek. Kalau gejala tereduksi, jangan banyak-banyak [konsumsi obat]," katanya.

Masih ada 2 tips lainnya dari dokter agar bisa cepat sembuh dari COVID-19. Simak penjelasan selengkapnya DI SINI ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Loading ...