sign up SIGN UP

Dari Gejala Hingga Masa Inkubasi, Ini Sederet Fakta Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang Lagi Meningkat

Cica Rahmania | Beautynesia
Selasa, 14 Jun 2022 14:30 WIB
Dari Gejala Hingga Masa Inkubasi, Ini Sederet Fakta Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang Lagi Meningkat
caption
Jakarta -

Berdasarkan data, kasus COVID-19 di Indonesia dikabarkan mengalami lonjakan untuk yang ke sekian kali. Di Bali dan DKI Jakarta konon telah terdeteksi dengan tiga kasus berasal dari luar Indonesia, yaitu Mauritania, Amerika, dan Brasil.

"Sudah ada 8 kasus di Indonesia. 3 di antaranya adalah imported case kedatangan luar negeri dari Mauritius, Amerika, dan Brasil saat acara Global Platform for Disaster Risk di Bali," terangnya dalam siaran langsung 'Keterangan Pers Menteri Terkait Rapat Terbatas Evaluasi PPKM', Senin (13/6), dikutip dari Detik.

Menjaga jarak menjadi salah satu protokol kesehatan untuk pencegahan penurlaran virus covid 19Ilustrasi COVID019. (Foto: Freepik.com/freepik) /

Konon, subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 adalah biang kerok dari lonjakan COVID-19 kali ini. Lantas, seperti apa fakta-fakta subvarian Omicron BA.4 dan BA.5? Dihimpun dari Detik Health, berikut ulasannya.

Masa Inkubasi Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Menurut dr. Adria Rusli, SpPK dari RSPI Sulianti Saroso, di kesempatan terpisah ia menjelaskan bahwa subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 memiliki masa inkubasi lebih cepat daripada Omicron asli (BA.1) dan Delta.

Konon, penderita varian ini bisa mengalami gejala berupa batuk dansakit menelan dalam waktu 2-3 hari. Hal ini tentu berbeda dengan varian  Omicron dan Delta yang memiliki masa inkubasi 5-7 hari.

Menjaga jarak menjadi salah satu protokol kesehatan untuk pencegahan penurlaran virus covid 19Ilustrasi COVID-19 (Foto: Freepik.com/benzoix)

"BA.4 sama BA. 5 ini lebih cepat gejalanya. Jadi, setelah dia terinfeksi, dua, tiga hari dia bergejala, ini cepat banget, setelah kontak, dua atau tiga hari timbul batuk, timbul sakit menelan, diduga lebih cepat bermanifestasi klinisnya," kata dr. Adria Rusli.

Gejala Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Lebih lanjut, dr. Erlina mengatakan bahwa gejala subvarian Omicron BA.4 atau BA.5 mirip dengan Omicron BA.1, jadi gejalanya serupa, yaitu pilek dan batuk kerap dirasakan oleh pengidapnya.

Ilustrasi pemakaian masker covid 19/Pixabay/Ben_KerckxIlustrasi pemakaian masker covid 19/Pixabay/Ben_Kerckx/ Foto: Meuthia Khairani

"Jadi ini gejalanya mirip-mirip Omicron BA.1 yang dominan di Indonesia," kata dr Erlina Burhan dalam diskusi daring, Minggu (12/5) dikutip dari Detik Health. 

Orang-orang yang Rentan Terkena Virus Ini

Selengkapnya simak di SINI, ya, Beauties.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id