Fobia Sosial dan Serangan Panik yang Dialami Sulli F(x) Sebelum Meninggal

Esra Dopita | Beautynesia
Selasa, 15 Oct 2019 03:30 WIB
Fobia Sosial dan Serangan Panik yang Dialami Sulli F(x) Sebelum Meninggal
https://scontent-ort2-2.cdninstagram.com/vp/e32540c879d269b6ab9155b208e5f86f/5E311587/t51.2885-15/e35/s1080x1080/69339805_1405845879570427_6929232108202405748_n.jpg?_nc_ht=scontent-ort2-2.cdninstagram.com&_nc_cat=107
Gangguan fobia sosial banyak menyerang mereka yang berusia 20 tahunan dan cenderung memiliki kepribadian tertutup. Seperti apa gangguannya? Cari tahu di sini!

Kabar meninggalnya Sulli, mantan personel girlband F(x) mengejutkan pencinta K-Pop, termasuk di Tanah Air. Wanita berusia 25 tahun itu ditemukan bunuh diri di rumahnya di Sujeong-gu, Seongnam, Gyeonggi, Korea Selatan, Senin, 14 Oktober 2019, pukul 15.21 waktu setempat. 

Sebelum meninggal dunia, Sulli mengaku mengalami gangguan mental berupa fobia sosial dan serangan panik. Bahkan gangguan tersebut sudah sejak kecil ia alami. 


Foto: https://www.instagram.com/jelly_jilli/

Semasa hidupnya, Sulli juga dikenal sebagai sosok yang kerap memicu kontroversi dan mendapat hujatan dari netizen. Lantas, seperti apa fobia sosial dan serangan panik yang diidap Sulli? 


Fobia Sosial


Dalam dunia medis, fobia sosial dikenal dengan istilah gangguan kecemasan sosial atau social anxiety disorder, yakni kondisi kesehatan mental yang membuat seseorang berada dalam ketakutan ekstrem lantaran merasa terus-menerus diawasi orang lain secara intens. 

Gangguan ini banyak menyerang mereka yang berusia 20 tahunan dan cenderung memiliki kepribadian tertutup.


Foto: https://www.instagram.com/jelly_jilli/

Akibatnya, membuat mereka kesulitan bersosialisasi atau berkomunikasi, bahkan memiliki pertemanan dengan orang lain. Ketakutan ini sulit dikendalikan dan tidak rasional. 

Meski belum diketahui secara pasti penyebab fobia sosial, kondisi ini diduga terkait dengan beberapa faktor, seperti pengalaman masa lalu, keturunan atau pola asuh, serta struktur otak. 

 


Serangan Panik


Sementara itu, gangguan panik adalah salah satu gangguan mental atau kecemasan berupa serangan panik yang muncul secara tiba-tiba dan berulang. Sama dengan fobia sosial, gangguan ini muncul dari rasa ketakutan. Gejala fisiknya juga serupa, seperti jantung berdebar, berkeringat, gemetar, otot tegang, mual, pusing, hingga sesak napas. 

 


Foto: https://www.instagram.com/jelly_jilli/

Serangan panik ini biasanya terjadi selama lima sampai 10 menit, bahkan ada yang hingga berjam-jam. Jika kedua gangguan ini tidak diobati segera, akan membuat gangguan yang lebih besar atau semakin parah, bahkan depresi hingga keinginan bunuh diri. 

Sebetulnya, kedua gangguan ini bisa dihilangkan dengan serangkain perawatan medis yang dilakukan oleh dokter kejiwaan, psikiater, dan psikolog melalui dua metode, yakni psikoterapi dan pemberian obat-obatan. 


(kik/kik)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE