STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Heboh Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV-AIDS, Pahami Gejalanya Berikut Ini

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 25 Aug 2022 20:00 WIB
Heboh Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV-AIDS, Pahami Gejalanya Berikut Ini

Beauties, baru-baru ini kabar soal ratusan mahasiswa dengan KTP Bandung terinfeksi HIVĀ AIDS ramai menjadi sorotan. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung mencatat ada 12.358 pengidap HIV yang melakukan pelayanan kesehatan di Kota Bandung hingga Desember 2021. Sekitar 5.943 di antaranya merupakan warga Kota Bandung.

Sis Silvia Dewi selaku Ketua Sekretariat KPA Kota Bandung mengatakan penularan HIV yang terjadi saat ini didominasi oleh warga dengan rentang usia 20 sampai 29 tahun dengan persentase 44,84 persen, di mana rentang usia tersebut merupakan usia produktif. Kasus HIV ini menyasar semua kalangan dan profesi, termasuk mahasiswa.

Kasus HIV di Bandung
Kasus HIV di Bandung/Foto: Freepik.com/diana.grytsku

Dari 5.943 kasus, mahasiswa menyumbang kasus positif sebanyak 6,97 persen atau 414 kasus. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung pun melakukan sosialisasi terkait pergaulan bebas yang terjadi di usia remaja-dewasa.

"Ini jadi perhatian untuk kita semua. Kita harus lebih intens mengedukasi para remaja-dewasa dengan usia produktif," kata Dewi Kenny Kaniasari, selaku Kepala DPPKB Kota Bandung, dilansir dari detikJabar.

Dalam sosialisasi terkait pergaulan bebas yang dilakukan DPPKB, mereka melakukan beberapa pendekatan, salah satunya dengan memutar film edukasi terkait seks bebas. Tidak hanya itu, pihak mereka juga berkolaborasi dengan Dinkes Kota Bandung dalam penanganan ibu hamil yang positif HIV. Selain mengedukasi tentang HIV, pihak DPPKB juga memberikan edukasi seputar penggunaan narkoba. Mereka juga memiliki pusat konseling remaja dengan rentang usia produktif.

Gejala-gejala HIV

Kasus HIV di Bandung
Gejala HIV/Foto: Freepik.com/Saiful52

Melansir HIV Gov, ada beberapa gejala HIV dan tidak semua orang akan mengalami gejala yang sama. Semua tergantung pada setiap individu dan pada stadium penyakit apa mereka berada. Berikut adalah tiga tahap HIV dan beberapa gejala yang menyertainya.

Tahap 1: Infeksi HIV Akut

Dalam dua sampai empat minggu setelah terinfeksi HIV, sekitar dua pertiga orang akan mengalami flu. Ini adalah respons alami tubuh terhadap infeksi HIV. Gejala mirip flu dapat meliputi demam, panas dingin, ruam, keringat malam, nyeri otot, sakit tenggorokan, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ulkus mulut.

Gejala-gejala ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Tapi, beberapa orang kemungkinan tidak mengalami gejala ini sama sekali selama tahap awal HIV. Perlu diingat untuk tidak langsung berasumsi kamu mengidap HIV hanya berdasarkan gejala-gejala ini. Namun, tidak ada salahnya untuk melakukan tes HIV.

Tahap 2: Latensi Klinis

Kasus HIV di Bandung
Kasus HIV di Bandung/Foto: Freepik.com/jcomp

Pada tahap ini, virus masih berkembang biak tapi pada tingkat yang sangat rendah. Kamu mungkin tidak merasa sakit atau mengalami gejala apa pun dalam tahap ini. Tahap 2 juga sering disebut infeksi HIV kronis.

Tanpa pengobatan HIV, orang dalam tahap ini mampu bertahan selama 10 atau 15 tahun. Jika minum obat HIV sesuai yang ditentukan dan mendapatkan serta mempertahankan viral load yang tidak terdeteksi, kamu dapat hidup lebih panjang dan tidak akan menularkan HIV.

Tapi jika viral load terdeteksi, kamu bisa menularkan virus HIV ke orang lain, bahkan ketika kamu tidak memiliki gejala. Penting untuk mengunjungi layanan kesehatan secara teratur untuk memeriksakan viral load kamu.

Tahap 3: AIDS

Kasus HIV di Bandung
Kasus HIV di Bandung/Foto: Freepik.com/jcomp

Jika kamu mengidap HIV dan tidak sedang menjalani pengobatan, virus tersebut akan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan berkembang menjadi AIDS. Ini adalah tahap terakhir dari infeksi HIV. Gejalanya meliputi:

  • Penurunan berat badan cepat.
  • Demam berulang atau keringat malam yang banyak.
  • Kelelahan yang ekstrem.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening yang berkepanjangan di ketiak, selangkangan, atau leher.
  • Diare yang berlangsung lebih dari seminggu.
  • Luka pada mulut, anus, atau alat kelamin.
  • Radang paru-paru.
  • Bercak merah, coklat, merah muda, atau keunguan di bawah kulit atau di dalam mulut, hidung, atau kelopak mata.
  • Kehilangan memori, depresi, dan gangguan neurologis.

Masing-masing gejala ini juga dapat dikaitkan dengan penyakit lain. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kamu mengalami infeksi HIV adalah dengan melakukan tes.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE