STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Masih Sering Dianggap Tabu, Ini 4 Alasan Pentingnya Edukasi Seks! Salah Satunya Cegah Kekerasan Seksual

Syalma Namira | Beautynesia
Selasa, 16 Aug 2022 07:30 WIB
Masih Sering Dianggap Tabu, Ini 4 Alasan Pentingnya Edukasi Seks! Salah Satunya Cegah Kekerasan Seksual

Kekerasan seksual masih menjadi momok yang menghantui masyarakat Indonesia. Upaya pencegahan terus dilakukan guna menekan kejahatan yang menimpa siapa pun tanpa pandang bulu tersebut. Mengingat, dampak yang ditimbulkan akibat kejahatan ini dapat merugikan fisik dan psikis korban serta penyintas.

Menurut UNESCO dalam laman resmi unesdoc.unesco.org, edukasi seksual komperehensif (CSE) dapat menjadi upaya memberantas kejahatan tersebut. Caranya adalah dengan memberikan pemahaman mengenai informasi persetujuan (consent) hingga anatomi tubuh khususnya bagian reproduksi.

Edukasi seksual bukanlah sesuatu yang tabu ataupun memberikan pemahaman yang tidak berdasar regulasi maupun kajian ilmu. Lantas, apa saja manfaat dari edukasi seksual? Simak ulasan berikut!

Edukasi Seksual Menjadi Pilar Perlindungan Diri dari Kekerasan Seksual

Ilustrasi aksi protes/Foto: Pexels.com/ RODNAE Productions
Ilustrasi aksi protes/Foto: Pexels.com/ RODNAE Productions

Kerap menimbulkan kontra mengenai pengetahuan yang dianggap mengajarkan kehidupan seks bebas, edukasi seksual membantu individu untuk memahami konsep "berhubungan dengan persetujuan". Edukasi seksual memberikan keamanan kepada individu mengenai batas yang boleh dilakukan oleh seseorang terhadap tubuh, misalnya persetujuan untuk menyentuh dan disentuh, hingga menghargai suatu hubungan lebih dari konsep seksual semata.

Melansir data UNESCO, pada 2014, 87 ribu anak muda di dunia yang memahami pendidikan seksual komperehensif, tercatat terjadinya pengurangan kegiatan seks bebas pada mereka. Hal tersebut disebabkan mereka telah mengetahui dampak dan risiko aktivitas seksual melalui edukasi seks.

Pendidikan Seksual Menunjang Kehidupan yang Berkelanjutan

Memahami edukasi seksual/Foto:Pexels.com/Cottonbro
Memahami edukasi seksual/Foto:Pexels.com/Cottonbro

Ancaman penyakit menular seksual (PMS) dapat terantisipasi dengan kesadaran sejak dini mengenai kesehatan dan aktivitas reproduksi. Jenis penyakit yang rentan saat melakukan hubungan seksual bebas, seperti Herpes, Sifilis, hingga HIV dan AIDS adalah contoh kasusnya.

Pendidikan seksual komperehensif mengajarkan tata cara hidup yang sehat untuk melindungi diri dari bahaya penyakit-penyakit tersebut serta menciptakan lingkungan sosial yang aman dan positif. Delapan konsep yang diajarkan di antaranya, konsep hubungan, hak dan kewajiban, gender, kekerasan dan perlindungan diri, keterampilan untuk kesehatan, perkembangan dan kesehatan tubuh, seksualitas dan perilaku seksual, hingga kesehatan reproduksi.

Bantu Cegah Pernikahan Anak dan Kelahiran oleh Usia Muda

Bahaya pernikahan anak yang mengancam masa depan/Foto:Pixabay.com/Gerald Friedrich
Bahaya pernikahan anak yang mengancam masa depan/Foto:Pixabay.com/Gerald Friedrich

Salah satu penyebab kekerasan seksual dikarenakan masih minimnya pengetahuan mengenai bahaya dari kegiatan seksual yang tidak dikehendaki. Mengajarkan pengetahuan mengenai dasar anatomi tubuh, seperti bagian yang boleh dan tidak boleh dipegang oleh orang lain kepada anak, merupakan pendidikan seksual komperehensif kepada buah hati. Edukasi tersebut diberikan dengan menyesuaikan dengan usia anak.

Anak yang semakin sadar dengan konsep kegiatan seksual, membantu melindungi mereka dari kejahatan seksual yang dapat mengintai mereka kapan pun. Salah satu kasus yang masih marak adalah pernikahan anak. Tidak hanya merenggut masa depan mereka, akan tetapi dapat berbahaya untuk kondisi fisik mereka yang belum siap untuk mengandung dan melahirkan bahkan bisa berujung pada kematian.

Data yang dilansir World Health Organization (WHO), 16 juta anak perempuan dengan rentang usia 15 hingga 19 tahun telah melahirkan pada usia muda. Sekitar 3,9 juta di antaranya melakukan aborsi yang dapat membahayakan tubuh anak.

Ternyata banyak manfaat dari mempelajari dan memberikan pendidikan seksual komperehensif ya, Beauties! Semoga pendidikan tersebut tidak menjadi tabu lagi.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE