Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Mengonsumsi Makanan Fermentasi Setiap Hari

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Jumat, 12 Jun 2026 17:00 WIB
Manfaat Makanan Fermentasi bagi Tubuh
Makanan fermentasi berupa yogurt/Foto: Magnific.com/Jcomp

Makanan fermentasi kini menjadi makanan populer yang disukai banyak orang karena manfaatnya. Meena Malhotra, MD., pendiri Heal n Cure Medical Wellness Center menuturkan bahwa makanan fermentasi secara alami menggabungkan serat, enzim, dan bakteri bermanfaat, menukil Real Simple.

Beberapa negara termasuk Indonesia punya olahan makanan fermentasi populer yang mungkin sering Beauties konsumsi. Sebut saja miso Jepang, kimchi Korea, sauerkraut Jerman, dan kefir Rusia.

Sementara Indonesia memiliki beragam produk fermentasi, mulai dari kecap manis, tauco, acar, tape, terasi, hingga tempe. Semuanya kaya nutrisi dan manfaat bagi tubuh.

Dari sekian banyaknya makanan fermentasi yang beredar di pasaran, apa saja manfaat dari mengonsumsi makanan tersebut. Bolehkah jika mengonsumsi makanan fermentasi setiap hari?

Manfaat Makanan Fermentasi bagi Tubuh

Makanan fermentasi berupa yogurt/Foto: Magnific.com/Jcomp

Sebagian besar orang telah merasakan manfaat mengonsumsi makanan fermentasi bagi tubuh. Ketika orang mulai mengonsumsinya secara teratur, mereka sering kali merasakan pencernaan yang lebih baik, pengaturan kekebalan tubuh, kesehatan metabolisme, dan peningkatan suasana hati.

Fermentasi mendorong pertumbuhan bakteri yang baik, yang dikenal sebagai probiotik. Probiotik yang dihasilkan selama fermentasi membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik di usus, mengurangi gejala tidak nyaman dari sindrom iritasi usus besar dan gangguan pencernaan umum.

“Mengonsumsi makanan fermentasi secara teratur dapat membantu meningkatkan keanekaragaman mikroba, yang merupakan salah satu penanda terpenting dari usus yang sehat,” ujar ahli diet, Jessica Corwin, MPH., RDN., pada Real Simple.

Selain itu, makanan fermentasi juga berkontribusi dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi infeksi seperti flu. Healthline menyebut, banyak makanan fermentasi kaya akan vitamin C, zat besi, dan seng, yang semuanya terbukti berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

Sebuah klaim kesehatan FDA tahun 2024 menyatakan bahwa mengonsumsi makanan fermentasi berupa yogurt dapat membantu mengontrol gula darah hingga akhirnya mengurangi risiko diabetes tipe 2. Dalam laporan tersebut, partisipan mengonsumsi dua cangkir yogurt per minggu.

Seberapa Banyak Makanan Fermentasi yang Bisa Dikonsumsi Setiap Hari?

Makanan fermentasi berupa kimchi/Foto: Magnific.com/Jcomp

Menurut Shaye Arluk, MS., RDN., selaku koordinator nutrisi dan kesehatan di Sentara Brock Cancer Center, Sentara Health, mengonsumsi satu hingga dua porsi makanan fermentasi setiap hari masih dikategorikan aman bagi tubuh.

Lantas, adakah efek samping ketika mengonsumsi makanan fermentasi terlalu banyak? Tentu ada. Lantaran kandungan probiotik yang tinggi pada makanan fermentasi, efek samping yang paling umum adalah peningkatan gas dan kembung sementara.

“Makanan fermentasi bisa tinggi FODMAP atau asam organik, yang dapat menyebabkan gas, kembung, atau kram,” kata Jordan Langhough, RD., CPT., melansir Parade.

Jadi, makanlah secukupnya. Perkenalkan makanan fermentasi ke tubuh secara perlahan. Jangan lupa, terapkan pola makan yang sehat dan seimbang bagi tubuh.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE