Kekasih Sandra Bullock Bryan Randall Meninggal di Usia 57 Akibat ALS, Apa Itu?

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 08 Aug 2023 17:15 WIB
Faktor Penyebab dan Cara Pencegahan
Foto: Getty Images

Fotografer Bryan Randall tutup usia pada Sabtu (5/8) lalu. Kekasih Sandra Bullock sejak 2015 diketahui telah berjuang melawan penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang dideritanya selama 3 tahun terakhir secara diam-diam.

Kabar duka yang diungkapkan oleh pihak keluarga mengungkapkan kepada People lebih lanjut, "it is with great sadness that we share that on Aug. 5, Bryan Randall passed away peacefully after a three-year battle with ALS. Bryan chose early to keep his journey with ALS private and those of us who cared for him did our best to honor his request."

Dalam pernyataan itu pula, mereka berterima kasih pada para dokter yang selama ini telah menangani Bryan dan para suster yang turut mendampingi mereka, bahkan sampai rela menginap di rumah sakit.

NEW YORK, NY - JUNE 05:  Sandra Bullock and Bryan Randall are seen at 'Oceans 8' World Premiere on June 5, 2018 in New York City.  (Photo by Jackson Lee/GC Images)NEW YORK, NY - JUNE 05: Sandra Bullock and Bryan Randall are seen at 'Oceans 8' World Premiere on June 5, 2018 in New York City. (Photo by Jackson Lee/GC Images)/ Foto: GC Images/Jackson Lee

"Saat ini kami meminta privasi untuk berduka dan berdamai dengan sulitnya mengucapkan selamat tinggal kepada Bryan," tutup pernyataan pihak keluarga. Sementara itu, belum ada pernyataan dari Sandra Bullock.

Keluarga Bryan juga menginginkan mereka yang berniat untuk mengirimkan karangan bunga, menggantinya dengan berdonasi ke ALS Association dan Massachusetts General Hospital.

Mengenal Penyakit ALS 

BOSTON MA. - JULY 15: Lea Hull,11, (C) , along with Gelson Freire,10, Khalie Mohamud,12,  and a group of kids from the Y ,dumps a bucket of ice over her head on the fifth anniversary of the ALS  Ice Bucket Challenge on July 15, 2019 in Boston, MA.    (Staff Photo By Nancy Lane/MediaNews Group/Boston Herald)   (Photo by Nancy Lane/MediaNews Group/Boston Herald via Getty Images)BOSTON MA. - JULY 15: Lea Hull,11, (C) , along with Gelson Freire,10, Khalie Mohamud,12, and a group of kids from the Y ,dumps a bucket of ice over her head on the fifth anniversary of the ALS Ice Bucket Challenge on July 15, 2019 in Boston, MA. (Staff Photo By Nancy Lane/MediaNews Group/Boston Herald)/ Foto: MediaNews Group via Getty Images/MediaNews Group/Boston Herald vi

Beauties masih ingat tren Ice Bucket Challenge yang populer di dunia sekitar tahun 2014? Tren tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit ALS dan untuk menggalang dana.

Amyotrophic Lateral Sclerosis sendiri merupakan penyakit yang menyerang saraf, Beauties. Mengutip laman Kementerian Kesehatan, ALS adalah penyakit saraf bersifat degeneratif di mana terjadi kerusakan dan kematian sel-sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang. Kerusakan sel saraf juga diikuti peradangan jaringan di sekitarnya.

Adapun sel saraf yang terutama diserang adalah sel yang mengatur pergerakan tubuh. Akibatnya, penderita ALS pun mengalami kelemahan dan penurunan massa otot yang menjalar ke otot-otot lain sehingga memungkinkan terjadinya kelumpuhan.

Faktor Penyebab dan Cara Pencegahan

COLOGNE, GERMANY - DECEMBER 07:  Barbara Schoeneberger and TV host Guenther Jauch take part in the 'Ice Bucket Challenge' during the 2014! Menschen, Bilder, Emotionen - RTL Jahresrueckblick show on December 7, 2014 in Cologne, Germany.  (Photo by Andreas Rentz/Getty Images)

Foto: Getty Images

Faktor Penyebab ALS

COLOGNE, GERMANY - DECEMBER 07:  Barbara Schoeneberger and TV host Guenther Jauch take part in the 'Ice Bucket Challenge' during the 2014! Menschen, Bilder, Emotionen - RTL Jahresrueckblick show on December 7, 2014 in Cologne, Germany.  (Photo by Andreas Rentz/Getty Images)Ice Bucket Challenge (Photo by Andreas Rentz/Getty Images)/ Foto: Getty Images

Meski kelainan ALS cenderung kompleks, beberapa faktornya sudah dapat diidentifikasi, yaitu faktor genetik. Sekitar 5-10% diturunkan di keluarga. Walaupun ada gen, belum tentu seorang individunya akan menderita penyakit ini.

Sementara untuk faktor non genetik, ALS dipicu oleh merokok, konsumsi lemak dan glutamat, cedera kepala yang berulang, paparan logam berat seperti timbal, serta pestisida.

 

Cara Mengurangi Risiko ALS

Penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahui cara efektif mencegah penyakit ALS. Namun saat ini, direkomendasikan makanan kaya vitamin E, Omega-3, dan makanan berserat yang dinilai efektif untuk mengurangi risikonya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE