STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Long Covid: Kondisi Masih Bergejala Usai Sembuh dari Covid-19, Biayanya Ditanggung Pemerintah Juga?

Fina Prichilia | Beautynesia
Kamis, 07 Oct 2021 15:00 WIB
Long Covid: Kondisi Masih Bergejala Usai Sembuh dari Covid-19, Biayanya Ditanggung Pemerintah Juga?

Seseorang yang telah dinyatakan sembuh dari covid-19, rupanya ada yang masih mengalami gejala terinfeksi hingga berminggu-minggu, atau bisa juga berbulan-bulan. Kondisi inilah yang dinamakan long covid (long-term covid).

Sebelumnya, diketahui bahwa seseorang dapat sembuh total dari covid-19 itu tergantung kekebalan tubuhnya, Beauties. Ada yang sudah merasa lebih baik usai beberapa hari, sebagian lainnya mengalami long covid.

Ya, menurut ahli, long covid bahkan nggak ada hubungannya dengan seberapa parah terinfeksi corona. Menurut data dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), 65 persen pasien covid-19 mengalami long covid di Indonesia. Dalam beberapa kasus yang berat, ada yang sampai dibutuhkannya perawatan.

Kondisi yang Masih Diteliti

Orang demam tinggi dilarang melakukan vaksinasi Covid-19. Ini alasannya/Foto: pexels.com/Polina TankilevitchDemam, jadi salah satu gejala long covid. /Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch

Para ahli pun dilaporkan tengah mempelajari lebih lanjut tentang hal ini, yakni kenapa dapat terjadi juga siapa saja yang berisiko mengalaminya, juga efek kesehatan jangka pendek dan panjang.

Merangkum dari laman NHS, secara umum gejala long covid ini yakni kamu dapat mengalami sesak napas, nyeri pada dada, kelelahan ekstrim, mengalami brain fog, insomnia, hingga depresi.

Selain itu juga jantung yang berdetak kencang (palpitasi jantung), nyeri pada sendi, kesemutan, kehilangan nafsu makan, gangguan pada pencernaan, suhu tubuh yang tinggi, sakit telinga, juga munculnya ruam.

"Kami lagi membuat kebijakan khusus terkait Long covid-19 ini, kami lagi meminta masukan dari organisasi profesi, bukan hanya PDPI ya, kami sudah pelajari kondisi klinis apa yang terkait dengan long COVID," kata dr Yout Savithri dari Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan (PKR) Kemenkes RI dalam webinar online, Kamis (7/10), dikutip dari detikHealth.

Apakah Ditanggung Pemerintah Biayanya?

Pasien Kemoterapi dilarang vaksin Covid-19? Ini penjelasannya/Foto: pexels.com/Nataliya VainkevichLong covid merupakan gejala yang dialami pascasembuh dari covid-19. /Foto: pexels.com

Mengutip CNN Indonesia, dr. Yout menyebut, besar kemungkinan pembiayaan pasien long covid-19 masih ditanggung oleh negara, karena mengacu pada KMK Nomor HK.01.07-Menkes-4344-2021, tentang juknis klaim penggantian biaya pasien covid-19 bagi RS penyelenggara pelayanan covid-19.

Yakni baik itu pasien suspek, probable, ataupun pasien terkonfirmasi covid-19 yang masih memerlukan perawatan lanjutan bagi kondisi tertentu, bisa dilakukan alih rawat non isolasi, yang kemudian pembiayaannya dijamin oleh JKN ataupun asuransi kesehatan lain.

"Kalau dari segi regulasi ya sudah jelas seharusnya BPJS menjamin untuk penyakit long covid ini sesuai dengan kondisi pasien itu," katanya dikutip dari detikHealth.

Apakah Long Covid Bisa Dicegah?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, mengungkap kiat demi mencegah long covid. Yakni memberikan diri divaksin covid-19 sesegera mungkin, Beauties. Salah satu manfaat vaksinasi itu sendiri diketahui yakni bergejala ringan bila terinfeksi virus.

--------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE