Menelusuri Sejarah Olahraga Pilates yang Ramai Digemari Gen Z

Amanda Nabila Noor Azahra | Beautynesia
Kamis, 13 Aug 2026 07:00 WIB
Awal Mula Kelahiran Pilates
Joseph Pilates/Foto: Pilates Anytime

Mendengar kata pilates, mungkin yang terbayang oleh banyak orang adalah kelas olahraga yang didominasi perempuan. Tak sedikit pula yang beranggapan bahwa pilates memang diciptakan khusus untuk perempuan karena identik dengan gerakan yang lembut dan fokus pada fleksibilitas tubuh

Tapi, tentu saja tanggapan itu tidak sepenuhnya benar. Sejarah pilates justru berawal dari metode latihan yang dikembangkan untuk meningkatkan kekuatan dan membantu proses rehabilitasi tubuh. Yuk, cari tahu kisah di balik lahirnya pilates, Beauties!

Awal Mula Kelahiran Pilates

Joseph Pilates/Foto: Pilates Anytime

Pilates awalnya diciptakan oleh pria asal Jerman, Joseph Hubertus Pilates, seorang pelatih kebugaran yang lahir pada 1883. Menurut Pilates Foundation dan Pilates Anytime, karena kondisi kesehatan Joseph yang kurang baik sejak ia kecil, membuatnya akhirnya tertarik mempelajari berbagai jenis olahraga dan anatomi tubuh.

Ketertarikannya itu kemudian mendorongnya mengembangkan metode latihan yang ia sebut Contrology, yaitu latihan yang menekankan kontrol gerakan, pernapasan, keseimbangan, dan kekuatan tubuh.

Joseph Pilates lalu mengembangkan metodenya untuk membantu para tentara yang sedang menjalani pemulihan akibat cedera saat Perang Dunia I. Beberapa peralatan pilates yang masih digunakan hingga sekarang juga terinspirasi dari Joseph yang memanfaatkan pegas pada ranjang rumah sakit sebagai alat bantu latihan.

Setelah pindah ke New York bersama istrinya, Clara Pilates, ia membuka studio yang banyak dikunjungi penari, atlet, hingga seniman karena dianggap efektif membantu meningkatkan kekuatan tubuh sekaligus mencegah cedera.

Mengapa Pilates Lebih Terkenal di Kalangan Perempuan?

Perempuan yang Sedang Melakukan Pilates/Foto: pexels.com/ Nicholas Fu

Lalu, apa alasan di balik terkenalnya pilates di kalangan perempuan? Dilansir MEL Magazine, citra yang terbentuk itu dimulai ketika pilates semakin populer di studio kebugaran dan banyak dipilih oleh penari serta perempuan yang ingin meningkatkan postur tubuh, fleksibilitas, dan kekuatan otot inti. Seiring waktu, strategi pemasaran dan media juga ikut memperkuat anggapan bahwa pilates merupakan olahraga perempuan.

Padahal, menurut Fitness Incentive, metode latihan ini sejak awal dirancang untuk siapa saja, baik perempuan maupun pria, yang ingin meningkatkan kebugaran, keseimbangan, dan kontrol tubuh.

Jadi, meski saat ini pilates lebih sering dikaitkan dengan perempuan, sejarahnya menunjukkan bahwa metode latihan ini tidak pernah diciptakan khusus untuk satu gender. Siapa pun bisa mencoba pilates dan merasakan manfaatnya sesuai kebutuhan serta kondisi tubuh masing-masing. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE