Menyemprotkan Parfum di Leher Aman Nggak Sih? Simak Kata Ahli!

Cindy Novita | Beautynesia
Minggu, 29 Mar 2026 18:00 WIB
Apakah Menyemprotkan Parfum di Leher Berbahaya?
Penjelasan mengenai apakah menyemprotkan parfum di leher berbahaya/Foto: Freepik.com

Menyemprotkan parfum ke area leher menjadi salah satu kebiasaan yang sering dilakukan untuk membuat wanginya terasa lebih tahan lama. Tak sedikit orang percaya bahwa titik ini mampu membantu menyebarkan wangi parfum secara maksimal karena dekat dengan denyut nadi dan suhu tubuh yang lebih hangat.

Namun, di balik kebiasaan tersebut, muncul anggapan bahwa menyemprotkan parfum di area leher dapat memengaruhi fungsi tiroid. Lantas, benarkah kebiasaan ini aman untuk dilakukan? Yuk, simak selengkapnya!

Apakah Menyemprotkan Parfum di Leher Berbahaya?

Penjelasan mengenai apakah menyemprotkan parfum di leher berbahaya/Foto: Freepik.com

Melansir Good Housekeeping, beberapa bahan wewangian dalam parfum diketahui dapat mengganggu sistem endokrin, yang berperan dalam mengatur hormon seperti estrogen dan hormon tiroid yang terkait dengan metabolisme. Hal inilah yang kemudian memunculkan anggapan bahwa menyemprotkan parfum di area leher dapat menimbulkan risiko tertentu.

Ahli endokrinologi, Elizabeth Pearce, MD, menjelaskan bahwa meski beberapa kandungan parfum berpotensi mengganggu fungsi tiroid, hal tersebut tidak berkaitan langsung dengan lokasi penyemprotan di leher. Saat parfum disemprotkan, sebagian komponennya memang bisa terserap melalui kulit dalam pembuluh darah kecil. Akan tetapi, zat itu akan masuk ke aliran darah dan mengalami pengenceran sebelum beredar ke organ-organ tubuh, termasuk kelenjar tiroid.

Dengan kata lain, menyemprotkan parfum di leher tidak memberikan jalur khusus atau lebih cepat bagi bahan kimia untuk mencapai kelenjar tiroid dibandingkan jika digunakan di area kulit lain, seperti pergelangan tangan.

Perlukah Menghindari Bahan Kimia dalam Parfum?

Apa perlu menghindari bahan kimia dalam parfum/Foto: Pixabay.com

Para ahli memang menyarankan untuk membatasi paparan bahan kimia yang berpotensi mengganggu fungsi tiroid. Ahli endokrinologi yang berbasis di Kota New York, Florence Comite, MD, merekomendasikan agar kamu lebih teliti dalam memeriksa label pada parfum, sabun, maupun losion, serta menghindari produk yang mengandung ftalat atau paraben.

Selain itu, penting untuk diingat bahwa zat pengganggu endokrin tidak hanya ditemukan dalam produk perawatan pribadi. Paparan juga bisa berasal dari berbagai sumber di sekitarmu, seperti plastik (misalnya BPA atau flatat), produk pembersih, makanan kaleng, hingga pestisida, Beauties.

Itulah penjelasan mengenai kebiasaan menyemprotkan parfum di area leher. Secara umum, hal ini aman dilakukan selama kamu tetap memperhatikan kandungan produk yang digunakan, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE