Selain Kopi, Ini 7 Makanan yang Memicu Jantung Berdebar

Belinda Safitri | Beautynesia
Jumat, 27 Mar 2026 07:15 WIB
3. Makanan Tinggi Lemak
Makanan tinggi lemak/ Foto: Pexels.com/Angelo Grenas

Selama ini, kopi sering dianggap sebagai penyebab utama jantung berdebar karena kandungan kafeinnya. Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak jenis makanan lain yang tanpa disadari juga dapat memicu sensasi serupa loh, Beauties. Ini terjadi terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau oleh orang yang sensitif terhadap zat tertentu.

Jantung berdebar atau palpitasi sendiri bisa terasa seperti detak yang lebih cepat, tidak teratur, atau bahkan berdenyut lebih kuat dari biasanya. Kondisi ini memang tidak selalu berbahaya, tetapi tetap perlu diwaspadai, apalagi jika sering terjadi setelah mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Melansir dari Memorial Cardiology dan Carda Health, simak beberapa makanan yang memicu jantung berdebar selain kopi! 

1. Makanan Tinggi Gula

Makanan tinggi gula/ Foto: Pexels.com/Alexander Grey

Makanan tinggi gula seperti permen hingga minuman manis dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara cepat. Setelah itu, kadar gula juga bisa turun drastis, sehingga tubuh mengalami fluktuasi yang cukup ekstrem.

Perubahan ini dapat memicu respons tubuh berupa rasa gelisah hingga peningkatan detak jantung. Jika terjadi berulang, kondisi ini bisa membuat jantung terasa berdebar lebih sering, terutama pada orang yang sensitif terhadap perubahan gula darah.

2. Makanan Pedas

Makanan pedas/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Makanan pedas memang menggugah selera, tetapi bagi sebagian orang, konsumsi berlebihan dapat memicu jantung berdebar. Hal ini karena kandungan capsaicin di dalamnya memicu pelepasan panas dan meningkatkan metabolisme yang bisa mempercepat denyut jantung secara sementara.

Tak hanya itu, makanan pedas juga dapat mengakibatkan gangguan pencernaan seperti refluks asam. Kondisi ini bisa menimbulkan sensasi tidak nyaman di dada yang sering disalahartikan sebagai palpitasi atau jantung berdebar.

3. Makanan Tinggi Lemak

Makanan tinggi lemak/ Foto: Pexels.com/Angelo Grenas

Makanan berlemak, terutama yang mengandung lemak jenuh seperti gorengan dan daging berlemak, dapat memengaruhi kesehatan jantung dalam jangka panjang. Pasalnya, konsumsi berlebihan makanan ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Ketika kolesterol meningkat, risiko gangguan pada pembuluh darah juga ikut naik. Hal ini dapat membuat jantung bekerja lebih keras, yang pada akhirnya bisa memicu sensasi berdebar, terutama pada orang dengan riwayat masalah jantung.

4. Makanan Ringan Olahan

Makanan ringan olahan/ Foto: Pexels.com/Markus Winkler

Makanan ringan olahan seperti keripik, makanan instan, dan camilan kemasan sering mengandung kadar gula dan lemak tidak sehat yang tinggi. Kombinasi ini dapat berdampak buruk pada kesehatan jantung jika dikonsumsi secara rutin, Beauties. 

Tingginya kandungan sodium pada makanan olahan juga menyebabkan retensi cairan yang meningkatkan volume darah, sehingga jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, detak jantung bisa terasa lebih cepat yang menimbulkan sensasi tidak nyaman. 

5. Produk Kue Kemasan

Produk kue kemasan/ Foto: Pexels.com/Leigh Patrick

Produk kue kemasan seperti biskuit, kue kering, dan pastry sering mengandung gula dan lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Jika dikonsumsi secara rutin, makanan ini dapat meningkatkan kadar gula darah dan kolesterol.

Perpaduan kedua faktor tersebut bisa memengaruhi kinerja jantung dan memicu sensasi berdebar. Sebagai alternatif, memilih makanan manis alami seperti buah bisa menjadi pilihan yang lebih aman.

6. Daging Olahan

Daging olahan/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Daging olahan seperti sosis, bacon, dan ham umumnya mengandung kadar garam dan lemak tidak sehat yang tinggi. Kandungan ini dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi fungsi jantung.

Jika dikonsumsi terlalu sering, daging olahan dapat meningkatkan risiko gangguan jantung, termasuk munculnya palpitasi. Olehnya itu, mengganti dengan sumber protein yang lebih sehat sangat disarankan untuk dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

7. Makanan Tinggi Tiramin

Makanan tinggi tiramin/ Foto: Pexels.com/www.kaboompics.com

Tiramin merupakan senyawa kimia alami dari asam amino bernama tirosin yang dapat memengaruhi tekanan darah dan detak jantung. Senyawa ini banyak ditemukan dalam makanan fermentasi, keju tua, serta beberapa produk olahan.

Bagi orang yang sensitif, tiramin bisa memicu peningkatan detak jantung atau palpitasi. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi makanan jenis ini.

Itu dia sejumlah makanan yang memicu jantung berdebar selain kopi. Jadi, jika lain kali kamu merasakan jantung berdebar setelah makan, coba perhatikan kembali apa yang baru saja kamu konsumsi, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE