Sup dan Salad, Mana Pilihan Makan Siang yang Lebih Baik untuk Kadar Gula Darah?

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Jumat, 16 Oct 2026 09:00 WIB
Sup: Berisi Kaldu Kaya Protein dan Sayuran Non-Pati
Perempuan makan sup/Foto: Magnific.com/pvproduction

Jika ada pilihan antara sup dan salad, apa pilihanmu, Beauties? Namun, bagaimana nasibnya jika punya masalah kadar gula darah. Aman nggak sih, makan dengan sup atau salad bagi kadar gula darah?

Nah, mengonsumsi salad maupun sup sama-sama bermanfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk mendukung kadar gula darah yang lebih baik. Namun, untuk mencapai itu semua, balik lagi ke bahan masakan yang dipilih. Selain itu, disesuaikan dengan kebutuhan tubuh saat itu. 

Menurut ahli gizi Sharniquia White, MS, RDN., jika kamu mencari menu makan siang yang lebih ringan, salad bisa jadi pilihannya. Sementara sup cocok untuk kamu yang lagi mencari kehangatan dan ketenangan lewat makanan.

“Hanya kamu yang tahu apa yang sedang kamu butuhkan, dan bagaimana tubuh bereaksi terhadap bahan-bahan dalam makanan tersebut (sup dan salad),” kata White, pada EatingWell.

Lantas, bahan makanan seperti apakah yang bisa dicampurkan ke dalam sup dan salad agar kadar gula darah tidak melonjak drastis?

Sup: Berisi Kaldu Kaya Protein dan Sayuran Non-Pati

Perempuan makan sup/Foto: Magnific.com/pvproduction

Maria Fraga, RD, CDCES, CDN menyarankan untuk menyantap sup dengan kaldu yang kaya protein seperti kacang-kacangan, serta sayuran non-pati seperti brokoli, kale, wortel, bawang bombay, dan seledri untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

Meski demikian, sup yang mengandung protein hewani seperti daging ayam tanpa lemak, bisa sama efektifnya bagi kadar gula darah, terutama jika dipadukan dengan sayuran non-pati.

Sup yang kaya sayuran dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat proses pencernaan berkat kandungan serat larut maupun tidak larut di dalamnya.

Selain itu, sayuran non-pati tergolong rendah kalori namun kaya nutrisi, berkat kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidannya yang tinggi.

Salad: Berisi Sayuran, Protein, dan Sedikit Lemak Sehat

Perempuan makan salad/Foto: Magnific.com/magnific

Salad termasuk makanan yang didominasi bahan nabati. Menurut studi yang dipublikasikan Diabetes Spectrum, pola makan yang mengutamakan bahan nabati, seperti diet vegan dan vegetarian, berkaitan dengan penurunan risiko diabetes, perbaikan pengendalian gula darah, dan berkurangnya resistensi insulin.

Fraga kembali menyarankan untuk memilih salad ketika kamu menginginkan hidangan porsi besar yang kaya sayuran dan serat.

“Jangan lupa, tambahkan protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat agar hidangan salad mengenyangkan, sekaligus ramah bagi kadar gula darah,” imbuh Fraga.

Supaya menjadi makanan yang seimbang, berikut isian salad yang direkomendasikan:

  • Sayuran non-pati, misalnya mentimun, paprika, brokoli, dan wortel.
  • Protein rendah lemak. Pilihannya antara lain tahu, kacang-kacangan, telur, daging kalkun, ayam, atau udang.
  • Karbohidrat kompleks, misalnya kacang-kacangan, lentil, biji-bijian utuh, atau kentang.
  • Sedikit tambahan lemak sehat, misalnya alpukat, kacang-kacangan, atau saus vinaigrette.

Pemilihan topping yang keliru pada salad bisa meningkatkan kadar glukosa alih-alih mendukung kestabilan gula darah.

Jadi, mau makan siang dengan sup atau salad tidak ada masalah bagi kadar gula darah selama bahan masakan yang dipilih tepat gizi dan ramah untuk mereka. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE