sign up SIGN UP

Supaya Nggak Galau Pilih Jurusan Kuliah, Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Tidak Usah Ragu Pilih Jurusan Psikologi

Meuthia Khairani | Beautynesia
Rabu, 27 Jul 2022 08:15 WIB
Supaya Nggak Galau Pilih Jurusan Kuliah, Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Tidak Usah Ragu Pilih Jurusan Psikologi
caption
Jakarta -

Kadangkala, saat pengumuman lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di suatu jurusan dan kampus, calon mahasiswa menjadi bimbang apakah sudah yakin dengan pilihan jurusannya? Apakah bisa menjalani perkuliahan hingga lulus di jurusan tersebut? Apalagi, jika lolos di beberapa jurusan yang berbeda.

Namun, kamu tidak perlu terlalu khawatir dan ragu bila salah satu jurusan incaranmu adalah psikologi, karena mungkin awalnya memang ada ketertarikan, saat mendengarkan teman-teman yang curhat padamu ya, Beauties?

Ada lima keuntungan yang bisa kamu dapatkan sebagai mahasiswa psikologi nantinya. Apa saja ya kira-kira?

Bisa Lebih Memahami Manusia

ESFP senang bercerita dan mendengarkan cerita orang lainSenang bercerita dan mendengarkan cerita orang lain/ Foto: Freepik/ Freepik

Dilansir dari laman SACAP, dengan mempelajari ilmu psikologi, kamu bisa lebih memahami perilaku manusia, dan tak terkecuali dirimu sendiri. Kamu bisa mempelajari perkembangan manusia, terbentuknya kepribadianmu dan orang lain, faktor budaya dan masyarakat yang mempengaruhi perilaku, proses berpikir, dan emosi seseorang.

Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Masih mengutip dari SACAP, di jurusan ini kamu bisa mempelajari cara berkomunikasi secara serius, terarah, dan jelas. Sehingga ketika kamu bekerja sebagai psikolog atau konselor nantinya, orang yang berkonsultasi denganmu bisa merasa aman dan nyaman. Kamu juga bisa berlatih mengatur nada bicara, kontak mata yang baik, dan keterampilan mendengarkan cerita orang lain.

Membantumu Berpikir Terbuka dan Punya Mindset Positif

Berpikir positif-lah untuk melawan kecemasan berlebih.Berpikir positif/Foto: freepik.com

Mengutip dari Insider, menurut Danielle Casioppo, MS, Spesialis Pendidikan di Being Well at Yale, berpikir positif yaitu tentang menjadi pemikir yang mudah beradaptasi dengan pandangan optimis. Pemikir positif memiliki mindset berkembang yang mampu melihat hambatan sebagai peluang dan memiliki harapan untuk hasil yang baik.

Kamu memang tak perlu selalu harus berpikiran positif setiap waktunya, namun ketika memiliki hambatan, kamu jadi tahu apa yang harus dilakukan dalam menanganinya. Dan perihal ini, kamu pun dapat memahami bahwa untuk menjaga mental yang sehat, salah satunya datang dari mindset yang seperti itu.

Sebelum memberitahukan kiat-kiat tersebut kepada orang lain, kamu tentunya telah mempraktikkan lebih dulu. Jika kamu bisa mengatasi stres dalam kehidupan pribadimu, kamu pun dapat membantu orang yang akan berkonsultasi denganmu nantinya.

Berpeluang Tinggi Mendapatkan Pekerjaan

Masalah kesehatan mental belakangan ini mulai diperhatikan secara masif. Termasuk kebutuhan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, terutama selama pandemi Covid-19 ini yang bisa melanda siapa saja.

Dari fenomena tersebut, jangan heran bahwa profesi konselor, psikolog, psikiater, mulai menjadi pekerjaan yang strategis. Lulusan psikologi pun mulai menjadi incaran perusahaan dan menjadi bagian penting di dalamnya.

Bisa Berdampak pada Orang Lain

Kemampuanmu membantu orang lain untuk menyelesaikan masalah pada pola pikir dan perasaannya, serta mengakhiri konfliknya dengan teman atau keluarganya bisa menjadi pencapaian baikmu Beauties pasti ikut bahagia kan bila kegelisahan orang berkurang dan hidupnya terbantu berkat mengikuti masukan-masukanmu yang ampuh?

Jadi, sudah tambah yakin untuk memilih kuliah di jurusan psikologi, Beauties?

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id