sign up SIGN UP

Selain Kuliah di Jurusan Psikologi, Diperlukan 5 Sikap Ini untuk Jadi Psikolog yang Baik, Kamu Sudah Punya?

Meuthia Khairani | Beautynesia
Selasa, 19 Jul 2022 19:18 WIB
Selain Kuliah di Jurusan Psikologi, Diperlukan 5 Sikap Ini untuk Jadi Psikolog yang Baik, Kamu Sudah Punya?
caption
Jakarta -

Pandemi Covid-19 yang menyebar di seluruh dunia sejak tahun 2020, membuat sebagian besar orang merasa tertekan secara mental karena terkungkung di rumah saja, terlebih mobilitas dibatasi sehingga tidak bisa bebas ke mana-mana karena sistem PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Pembatasan untuk mencari hiburan di luar rumah, bunyi sirine ambulans yang sering terdengar, serbuan berita jumlah orang yang terinfeksi virus Covid, serta berita melonjaknya angka kematian, merupakan sejumlah fenomena yang mempengaruhi mental masyarakat sehingga rentan terhadap gangguan cemas dan depresi.

Hal ini tampak mulai membuat masyarakat mulai lebih memperhatikan kondisi mentalnya dan membutuhkan peran konselor, psikolog, bahkan psikiater untuk mengatasi kegelisahan, kepanikan, ketakutan, dan perasaan negatif lainnya. Profesi-profesi tersebut pun diprediksi akan memperbesar kemungkinan lulusan psikologi 'tolak nganggur' di masa mendatang.

Nah, kalau kamu berminat untuk menjadi psikolog, konselor, dan psikiater, selain memiliki ilmu yang mendalam di bidang kejiwaan, diperlukan lima sikap yang perlu kamu latih dari sekarang. Apa saja?

Suka Mendengarkan

Kamu tidak sungkan untuk mendengarkan keluh kesah dari orang-orang di sekitarmuIlustrasi mendengarkan cerita orang lain/Foto:Freepik.com/Racool_studio/

Dilansir dari Wolipop, untuk menjadi psikolog, psikiater, dan konselor, diperlukan kemampuan dan kemauan mendengarkan cerita dengan baik. Caranya simpel dan bisa kamu latih dari sekarang.

Kamu perlu berkonsentrasi penuh saat menyimak cerita orang lain, jangan sambil pegang apalagi mainkan handphone-mu ya. Sekalipun ceritanya membosankan atau bertele-tele, kamu perlu menunjukkan sikap yang santun, Beauties.

Usahakan tidak memperlihatkan rasa kantukmu dan responslah ceritanya dengan bertanya lebih detail tentang masalahnya. Oh iya, kamu juga sebaiknya tidak memotong pembicaraan si pencerita.

Bisa Jaga Rahasia

Di samping mempelajari teori-teori psikologi, menjaga kepercayaan teman atau saudaramu yang bercerita padamu tentang masalahnya is a must thing, bila kamu ingin menjadi psikolog atau konselor.

Jangan sampai kamu keceplosan membeberkannya. Kenapa? Karena kamu merupakan orang yang dipilih dan dipercaya mereka untuk menjadi tempat cerita yang aman dan nyaman. Dilansir dari Paired Life, jika kamu tidak mampu menjaga rahasia, reputasimu saat berkarier sebagai psikolog atau konselor nanti akan buruk lho. Duh, jangan sampai ya Beauties!


Solutif atau Problem Solving

Mengutip dari Netacad, kamu perlu memiliki kemampuan mengidentifikasi akar masalah dan menganalisisnya. Dengan memahami akar masalah di balik cerita teman, kamu akan mudah membantu orang untuk mengatasi masalahnya. Kamu juga perlu open minded dan mampu berpikir dari banyak sudut pandang sehingga bisa memberikan pertimbangan dan beragam solusi yang baik.

Tidak Judgemental

Gaya belajar auditori lebih senang mendengarkan penjelasan orang lain dan berdiskusiIlustrasi tidak judgemental/foto: pexels.com/fauxels/ Foto: Nikita Karin

Orang yang sedang memiliki masalah, kebingungan, dan mengalami perasaan negatif sampai membutuhkan bantuan konselor adalah orang yang butuh dipahami, bukan dihakimi.

Maka, memposisikan dirimu sebagai si pencerita merupakan salah satu cara untuk menjadi seorang psikolog atau konselor yang baik. Cobalah untuk memahami latar belakang masalah mereka dan memahami cara berpikirnya saat kewalahan menghadapi itu.

Mengutip dari Great Minds at Work, untuk menjadi pendengar yang tidak judgemental, dibutuhkan pula rasa empati yang kuat. Jadi, mulai sekarang kamu bisa berlatih menerima dan menghormati pandangan dan pengalaman orang lain yang membuat dirinya berada dalam keadaan terpuruk dengan memberikan saran yang objektif.

Dari poin-poin di atas, mana yang ingin kamu latih lebih dulu, Beauties?

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id