Wow! Ini Dia Fakta Seputar Gorengan Untuk Sajian Takjil Buka Puasa yang Biasa Kamu Makan

Rumaysha Milhania | Beautynesia
Rabu, 13 Jun 2018 10:30 WIB
Wow! Ini Dia Fakta Seputar Gorengan Untuk Sajian Takjil Buka Puasa yang Biasa Kamu Makan
https://cdn2.tstatic.net/travel/foto/bank/images/gorengan_20161213_100143.jpg
Sajian takjil buka puasa yang hampir tidak pernah absen dari meja makan adalah gorengan. Camilan super nikmat ini memang paling enak untuk dimakan selagi hangat bersama dengan cabai rawit hijau dan petis. Apalagi jika disajikan dengan teh manis hangat. Sayangnya, sajian nikmat ini ternyata menyimpan segudang fakta yang mengejutkan seputar kandungan gizi dan nutrisinya. Penasaran? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


Camilan Miskin Gizi
 


Foto: https://www.vemale.com/


Tahukah kamu bahwa gorengan adalah makanan yang tergolong miskin dalam kandungan gizi dan nutrisi? Pasalnya, gorengan hanya didominasi dengan kandungan kalori yang hanya terdiri dari karbohidrat dan lemak. Hal ini disebabkan karena proses menggoreng makanan ternyata membuat kandungan lemak serta kalori dalam makanan meningkat. Di sisi lain, nutrisi dalam tubuh malah menurun drastis. 
 



Jumlah Kalori Dalam Masing-Masing Jenis Gorengan
 


Foto: https://www.rimanews.com/


Seperti yang sudah kamu ketahui sebelumnya, gorengan merupakan camilan yang miskin nutrisi dan gizi. Kalori yang tinggi membuat gorengan sangat mempengaruhi kondisi tubuh dan kesehatan seseorang. Nah, berikut ini adalah rincian jumlah kalori dalam masing-masing jenis gorengan yang biasa kamu konsumsi sebagai takjil :

Bakwan Goreng (137 Kalori)
75% lemak, 19% karbohidrat, 6% protein

Tahu Isi (134 Kalori)
44% lemak, 26% karbohidrat, 30% protein

Tempe Mendoan (200 Kalori)
55% lemak, 24% karbohidrat, 21% protein

Cireng (70 Kalori)
58% lemak, 36% karbohidrat, 5% protein

Risoles (96 Kalori)
36% lemak, 37% karbohidrat, 27% protein

Singkong Goreng (40 Kalori)
35% lemak, 62% karbohidrat, 3% protein

Pisang Goreng (68 Kalori)
44% lemak, 54% karbohidrat, 2% protein



Pemicu Penyakit Kardiovaskuler
 


Foto: https://www.yukepo.com/


Kandungan gizi yang minim dan kalori yang terlampau berlebih membuat gorengan menjadi salah satu asupan yang berisiko memicu munculnya penyakit-penyakit kardiovaskuler seperti jantung, tekanan darah tinggi, hingga stroke. Pasalnya, kandungan lemak trans yang cukup tinggi dari minyak panas dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (LDL) dalam tubuh.
 



Mengakibatkan Buncit
 


Foto: https://www.vemale.com/


Lemak jahat dalam gorengan mempunyai risiko membuat siapapun yang rutin mengonsumsinya akan memiliki perut yang buncit. Apalagi jika kalori dari gorengan-gorengan yang setiap hari dimakan tidak dibakar dengan olahraga. Dijamin semua lemak ini akan disimpan dalam tubuh bagian perut bagi para laki-laki. Sedangkan para perempuan akan mendapatkan pinggul dan panggul mereka melebar dan berlemak jika terlalu sering mengonsumsi gorengan tanpa diiringi olahraga.
 



Penyebab Kerusakan Sel Tubuh
 


Foto: https://fakta.co.id/


Terakhir, penggunaan minyak goreng yang dipakai berulang kali ternyata berpotensi mengakibatkan gangguan tubuh akibat radikat bebas. Akhirnya, akan terjadi proses kerusakan jaringan sel tubuh yang nantinya berakibat cukup fatal dalam tubuh. 

Nah, itulah beberapa fakta seputar gorengan yang biasa kamu konsumsi sebagai sajian takjil saat buka puasa Ramadan. Kira-kira masih mau makan gorengan lagi enggak, ya?


(ebn/ebn)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE