5 Dampak Polusi terhadap Kesehatan Kulit yang Sering Nggak Disadari
Belakangan ini, polusi udara di Indonesia lagi tinggi-tingginya. Menurut IQAir, pada 27 Agustus 2026, beberapa kota besar seperti Jakarta, Pontianak, Palembang, Tangerang Selatan, dan Pekanbaru bahkan masuk dalam daftar dengan kualitas udara di atas skala 150.Â
Nah, polusi udara ini mungkin lebih sering dikaitkan dengan masalah pernapasan. Padahal, kulit juga bisa kena dampaknya, lho! Sebagai bagian tubuh yang langsung bersentuhan dengan lingkungan, kulit harus menghadapi berbagai polutan setiap hari.Â
Kalau terus-terusan terpapar, kondisi kulit bisa ikut terganggu, mulai dari kering, iritasi, jerawatan, sampai munculnya masalah kulit lainnya. Nah, sebenarnya apa saja dampak polusi untuk kesehatan kulit? Check this out, Beauties!
Membuat kulit kering dan merusak skin barrier
![]() Kulit kering/Foto: pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA |
Paparan polusi secara terus-menerus bisa membuat kulit kehilangan kelembapan sekaligus mengganggu fungsi skin barrier. Akibatnya, kulit jadi lebih kering, kasar, sensitif, dan gampang mengalami iritasi. Kondisi ini juga bisa semakin parah saat kamu berada di lingkungan dengan udara yang terlalu kering atau mengalami perubahan kelembapan.
Menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawatan
Polusi dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawatan/Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch
Partikel polusi dapat bercampur dengan minyak dan kotoran di permukaan kulit. Kalau nggak dibersihkan dengan baik, campuran ini bisa menyumbat pori-pori dan memicu komedo maupun jerawat. Polusi juga dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma kulit sehingga kulit lebih rentan mengalami breakout dan peradangan.
Memperparah masalah kulit
Buat yang sudah punya masalah kulit, paparan polusi bisa membuat kondisinya semakin buruk/Foto: pexels.com/Ron Lach
Buat kamu yang sudah punya masalah kulit, seperti eksim, psoriasis, atau dermatitis, paparan polusi bisa membuat kondisinya semakin buruk. Polutan dapat memicu iritasi dan peradangan sehingga kulit yang sensitif menjadi lebih reaktif.
|
Baca Juga : Cara Mengatasi saat Terkena Gas Air Mata
|
Mempercepat penuaan kulit
Polusi juga juga bisa mempercepat tanda-tanda penuaan/Foto: pexels.com/RDNE Stock project
Polusi bukan hanya bikin kulit kusam, tapi juga bisa mempercepat tanda-tanda penuaan. Paparan jangka panjang dapat menyebabkan munculnya garis halus dan kerutan serta membuat elastisitas kulit berkurang. Efeknya mungkin nggak langsung terlihat, tapi kerusakannya bisa terakumulasi seiring waktu.
Meningkatkan risiko kerusakan kulit jangka panjang
Paparan polusi dalam waktu lama juga dapat meningkatkan risiko masalah kulit yang lebih serius/Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch
Paparan polusi dalam waktu lama juga dapat meningkatkan risiko masalah kulit yang lebih serius. Beberapa polutan, seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) dan ozon, dapat berkontribusi terhadap kerusakan kulit dan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kulit.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
