sign up SIGN UP

Apakah Semua Orang Butuh Retinol untuk Antiaging? Cek Kata Ahli Kulit Berikut, yuk!

Deviena Nur Fadillah | Beautynesia
Selasa, 26 Jul 2022 17:15 WIB
Apakah Semua Orang Butuh Retinol untuk Antiaging? Cek Kata Ahli Kulit Berikut, yuk!
caption

Retinol menjadi salah satu kandungan pada skincare yang berperan sebagai antiaging. Selain itu kandungan ini juga diyakini bisa mengatasi permasalahan kulit lain seperti mengatasi jerawat, meminimalisir pori-pori, juga produksi minyak berlebih.

Karena itu membuat retinol seolah menjadi 'standar baru' bahan aktif yang paling dicari memasuki usia 30-an. Alasan retinol kaitannya dengan mencegah penuaan dini, mengutip Harvard Medical School, karena bisa mempercepat proses pembaruan sel kulit mati, Beauties.

Bolehkah Retinol Dipakai Pemilik Kulit Sensitif?

Ilustrasi cara penggunaan retinol sebaiknya dilakukan malam hari/freepik.comIlustrasi menggunakan retinol/freepik.com

Mengutip Harpers Bazaar, tadinya ahli mengatakan kalau kulit sensitif bisa dilatih untuk menoleransi turunan vitamin A. Namun pendapat ini tampaknya bergeser, karena retinol mungkin bukan menjadi jawaban mereka yang punya kulit reaktif dan/atau sensitif (eksim, rosacea).

"Saya tidak mengatakan kamu harus takut, tapi harus perlakukanlah retinol secara 'hormat'. Retinol adalah bahan yang kuat dengan manfaat yang kuat. Itulah mengapa harus digunakan secara hati-hati." kata Rajani Katta, seorang dokter kulit.

"Kalau kamu punya rosacea, psoriasis, atau rentan eksim, maka retinol tidak (cocok) buat kamu," kata Paul Jarrod Frank, seorang dermatolog masih dikutip dari Harpers Bazaar. "Sementara bagi pemilik kulit sensitif, cobalah secara perlahan dan bisa meningkatkan toleransinya."

"Aku merasa tidak semua orang butuh retinol, meski memang ada orang-orang yang mendapat keuntungan darinya (retinol). Seperti orang yang rentan berjerawat maupun mereka yang lagi mencegah tanda-tanda penuaan," lanjutnya lagi.

Tidak Disarankan untuk Ibu Hamil

skincare for pregnant womenIlustrasi ibu hamil menggunakan skincare/ Foto: Getty Images/Eva-Katalin

Mengutip Healthline, penggunaan retinol pun tidak disarankan selama kehamilan. Alasannya berpotensi bisa bersifat toksik bagi bayi yang lagi dikandung, meski belum diketahui seberapa banyak kandungan vitamin A yang sampai bisa menyebabkan hal tersebut. Namun demi mencegah dokter biasanya menyarankan untuk menghentikan penggunaan retinol sejak kamu merencanakan kehamilan, Beauties.

Daripada retinol, ada alternatif bahan aktif skincare lain kamu bisa pilih selama lagi hamil. Masih dikutip dari Healthline antara lain ada glycolic acid untuk mengatasi jerawat, azelaic acid untuk mengatasi jerawat juga serta bersifat antiinflamasi, juga hyaluronic acid untuk mengurangi kerutan dan menghidrasi kulit.

Bila kamu memiliki beberapa kondisi seperti yang telah disebutkan di atas, meski kulitmu tergolong sensitif (tapi bukan eksim, rosacea, dan psoriasis), dan tertarik namun sekaligus ada ragu apakah perlu menggunakannya atau tidak, sebaiknya mengkonsultasikannya ke dokter kulit terlebih dulu.

----

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id