Pendarahan
For your info, tanam benang bisa menyebabkan risiko pendarahan, lho. Hal ini bisa terjadi karena kelalaian dokter sehingga benang yang dimasukkan kedalam kulit menusuk kelenjar air liur, saraf, ataupun pembuluh darah. So, pastikan kamu mendatangi klinik kecantikan yang terbukti kualitasnya jika ingin melakukan perawatan wajah satu ini ya!
Kulit Memerah dan Infeksi
Pendarahan dalam kulit wajah juga bisa memberikan efek lain pada wajah kamu, lho. Pendarahan ini bisa berujung pada munculnya infeksi di wajah, kemerahan, peradangan, hingga pembengkakkan wajah, ladies.
Rasa Nyeri
Cara merawat wajah satu ini juga bisa menimbulkan rasa nyeri di wajah, terutama pada area ujung benang, Beautynesian. Pada dasarnya rasa nyeri ini bukanlah hal yang aneh sih mengingat kamu memasukkan benang ke dalam kulit yang seharusnya tidak dimasuki oleh benda luar. Jadi siap-siap dengan rasa nyeri yang cukup mengganggu dan kemungkinan sulit membuka mulut ya!
Wajah Terlihat Tidak Simetris
Jika dilakukan dengan tidak tepat, kamu juga mungkin banget mendapatkan hasil tanam benang yang tidak memuaskan, lho. Tanam benang yang diharapkan dapat membuat bentuk wajah kamu terlihat lebih oke, malah bisa membuat wajah kamu menjadi aneh, lho. Yup, wajah kamu bisa menjadi lebih tirus ataupun tulang pipi kamu bisa lebih naik, tetapi mungkin hasilnya tidak simetris pada bagian kanan-kirinya dan terlihat jelas perbedaannya, ladies. Yeah, kamu perlu mempertimbangkan masak-masak sebelum memutuskan untuk melakukan tips kecantikan dengan tanam benang ini!
Benang Bergeser ataupun Putus
Meski jarang terjadi, tetapi tetap ada kemungkinan bahwa benang dapat bergesar ataupun putus karena adanya kesalahan teknik dalam tanam benang ini. Well, sudah terbayang bukan bagaimana seramnya kondisi benang yang bergeser dari posisi seharusnya atau putus di dalam kulit kamu?
Mempengaruhi Janin dan Air Susu
Terakhir, perawatan wajah satu ini juga bisa mempengaruhi keselamatan janin serta kualitas dan produksi air susu ibu, lho. Hal ini dikarenakan penggunaan anaseti pada proses tanam benang untuk mengurangi rasa sakit ketika benang dimasukkan ke kulit. Yup, anaseti inilah yang dapat mengganggu perkembangan janin bahkan mampu menimbulkan keguguran serta mengganggu produksi dan nutrisi pada air susu sang ibu, ladies!