sign up SIGN UP

3 Alasan Sulit Keluar dari Toxic Relationship

Risma Oktaviani | Senin, 30 Aug 2021 19:30 WIB
3 Alasan Sulit Keluar dari Toxic Relationship
caption

Hampir bagi sebagian besar orang, tujuan pacaran adalah untuk mendapatkan kebahagiaan. Berpisah dengan orang yang pernah kamu sayangi tentunya bukanlah hal yang sangat mudah dan mungkin suatu hal yang selalu ingin kamu hindari. Namun, saat kamu menyadari bahwa kamu sedang berada dalam toxic relationship atau hubungan tidak sehat, bisa saja hal tersebut malah terasa lebih sulit.

Mungkin kamu juga pernah melihat seseorang atau bahkan kamu sendiri yang memilih untuk mempertahankan suatu hubungan meskipun pada dasarnya hubungan tersebut lebih sering memberimu rasa sakit dibanding rasa bahagia itu sendiri. 

Selain takut untuk mengalami kesedihan setelah mengakhiri hubungan dengan orang yang pernah kamu sayang, berikut adalah alasan mengapa seseorang sulit untuk keluar dari toxic relationship.

Adanya Keraguan Diri

adanya keraguan
ragu / freepik.com / jcomp

Banyak dari mereka yang mempertahankan hubungan yang tidak sehat mempunyai keraguan saat menjalani hubungan. Adanya manipulasi psikologis yang dilakukan oleh pasangan seperti guilt tripping atau gaslighting yang membuat kamu ragu dan malah mempertanyakan diri sendiri bahkan saat kamu ingin meninggalkannya. Keraguan tersebut terjadi secara terus menerus dan mengganggu.

Apakah kamu mampu untuk hidup tanpa dia? Apa yang akan terjadi nantinya? Apakah pilihan yang diambil benar? Apakah kamu tidak akan menyesal jika mengambil langkah ini? Hal-hal tersebut menjadi contoh keraguan yang sangat mengganggu dan pada akhirnya membuat kamu tidak bisa lepas dan terjebak lebih lama lagi. 

Berharap Pasangan Bisa Berubah

berharap bisa berubah
berharap bisa berubah / freepik.com / jcomp

“I can change him/her”

Adanya keyakinan bahwa kamu bisa mengubahnya membuat kamu tidak bisa pergi dan meninggalkan hubungan yang tidak sehat. Kamu berharap suatu saat dia akan berubah menjadi lebih baik dan tidak akan membuatmu terluka. Kamu berpikir bahwa cintamu adalah ramuan ajaib yang dapat mengubahnya.

Dengan keyakinan tersebut kamu malah menoleransi semua tindakan abusive dari pasanganmu. Padahal kenyataanya kamu tidak akan bisa mengubah seseorang kecuali dia sendiri yang ingin berubah. Kamu tidak dapat mengubah seseorang, tapi kamu mempunyai pilihan untuk pergi dan mendapatkan yang terbaik.

Low Self-Esteem

hilangnya harga diri dan rasa percaya diri
Hilangnya harga diri / freepik.com / cookie studio

Low self-esteem atau rasa rendah diri, membuat seseorang memandang dirinya terlalu rendah dan  sulit untuk menerima diri apa adanya atau kurang percaya diri. Meninggalkan hubungan yang tidak sehat tentunya membutuhkan kepercayaan dan harga diri yang tinggi.

Namun, jika kamu telah diremehkan oleh pasangan kamu, hal tersebut dapat membuat kamu sulit meninggalkannya. Memiliki harga diri yang rendah sangat berperan dalam bertahan dalam hubungan yang tidak sehat karena kamu berpikir bahwa tidak akan ada orang lain yang menginginkan kamu selain dia.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id