sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

5 Tips Memulai Deep Talk Bersama Pasangan, Hati-Hati Jangan Sampai Memicu Konflik!

Dian Aprilia | Kamis, 01 Apr 2021 14:30 WIB
5 Tips Memulai Deep Talk Bersama Pasangan, Hati-Hati Jangan Sampai Memicu Konflik!
caption

Memang memulai deep talk itu susah-susah gampang, apalagi kalau pembahasannya adalah masalah yang sensitif bagi kedua belah pihak. Namun, tidak ada pilihan lain, kamu dan pasangan harus membicarakan masalah yang mengganjal agar clear dan tidak memicu berbagai konflik lainnya.

Topik yang membutuhkan pembahasan mendalam dengan pasangan biasanya perihal keuangan, hubungan dengan mertua/ipar, pengasuhan anak, karir, hubungan seksual dan lainnya. Berikut beautynesia.id telah merangkum 5 cara untuk memulai deep talk dengan pasangan agar tidak memicu konflik.

Mulai Percakapan dengan Ringan

Percakapan ringan
Percakapan ringan/pexels.com

Alih-alih memulai dengan ‘bisa ngomong sesuatu nggak?’ coba mulai dengan membuka topik dengan ringan. Misalnya, ‘biaya pendidikan anak memang mahal ya Pah”. Cara yang kedua, membuat pembicaraan lebih natural dan terdengar ringan dibandingkan cara pertama. Cara pertama bisa bikin pembicaraan terkesan serius, berat dan menegangkan.

Tanyakan Pendapat Pasangan

Tanyakan pendapat pasangan
Tanyakan pendapat pasangan/pexels.com

Mulailah pembicaraan dengan sikap dan keinginan untuk saling terbuka dengan pasangan. Tunjukkan sikap tersebut dengan menanyakan pendapat pasangan tentang topik yang dibicarakan. Kalaupun kamu tidak sepakat, cobalah bertanya terlebih dahulu alasan pasangan dan mencoba memahaminya.

Cari sudut pandang positif dari pendapat suami, hal ini bisa membuka peluang untuk berkompromi atau mencari win-win solution atas masalah yang dihadapi. Usahakan tetap tenang dan santai dalam membicarakan topik, agar kedua belah pihak tetap bisa berpikir rasional dan tidak tersulut emosi.

Jujur dengan Pikiran dan Perasaanmu

Jujur dengan pikiran dan perasaanmu
Jujur dengan pikiran dan perasaanmu/pexels.com

Meski pahit dan tidak menyenangkan, cobalah jujur dengan pikiran dan perasaanmu. Sampaikan dengan tenang dan bijaksana agar pasangan bisa memahaminya. Sadari bahwa berbohong tidak menyelesaikan masalah dan justru membuat masalah terpendam. Pada akhirnya hal itu bisa meledak sewaktu-waktu dan membuatnya semakin sulit untuk diselesaikan.

Pilih Waktu yang Tepat

Pilih waktu yang tepat
Pilih waktu yang tepat/pexels.com

Pemilihan waktu sangat berpengaruh dalam proses deep talk dengan pasangan. Hindari waktu saat pasangan lelah, sakit atau sedang bad mood. Dan minimalisir gangguan dari si kecil atau pihak eksternal lainnya. Pastikan kamu memilih waktu dan tempat yang membuatmu bisa berbicara dengan leluasa dan bebas.

Beri Pasangan Waktu untuk Mencerna Obrolan

Beri waktu
Beri waktu/pexels.com

Tidak semua masalah harus ketemu jawabannya saat itu juga. Kamu dan pasangan juga perlu waktu untuk mengendapkan masalah, mencerna dan berpikir jernih. Jadi cobalah untuk tidak terburu-buru dan selalu memberi waktu untuk pasangan untuk mencerna obrolan tersebut.

Jika pasangan sudah memberikan pandangannya, usahakan kamu bisa menghargai pendapat tersebut. Buat pasanganmu nyaman untuk mengungkapkan isi hati dan pikirannya.

Itulah tips deep talk dengan pasangan agar tidak memicu konflik. Komunikasi adalah kunci dari keharmonisan hubungan, jadi jangan takut dan ragu untuk melakukan deep talk dengan pasangan ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id