sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Nah, Ini Kata-Kata yang Harus Hindari Saat Berbicara dengan Pasangan!

Rumaysha Milhania | Sabtu, 27 Mar 2021 22:00 WIB
Nah, Ini Kata-Kata yang Harus Hindari Saat Berbicara dengan Pasangan!
caption

Kata-kata itu kuat, dan bisa digunakan untuk membangun hubungan yang luar biasa atau bahkan menghancurkan hubungan tersebut. Berikut ini adalah 5 kata-kata yang harus hindari saat berbicara dengan pasanganmu:

Menyalahkan pasanganmu atas suatu masalah tidak berguna dan tidak menyelesaikan masalah.
Konflik dalam Hubungan Asmara/ Sumber: Freepik.com

1. "Itu semua salahmu."

Menyalahkan pasanganmu atas suatu masalah tidak berguna dan tidak menyelesaikan masalah. Itu hanya mengarah pada kerusakan pada hubungan dan emosi lebih lanjut. Daripada mengatakan, "kita tidak akan terlambat kalau kamu tidak terlalu lama menata rambut," kamu bisa menggantinya dengan, "bisakah kamu mulai menata rambut lebih awal? Saya akan membantu mengurus yang lain saat kamu sedang bersiap-siap."

2. “Kamu selalu….” atau “Kamu tidak pernah…”

Kritik ternyata diidentifikasi oleh para peneliti sebagai salah satu dari empat kebiasaan komunikasi yang dapat memicu perceraian. Daripada mendiskusikan semua kekurangan pasangan, cobalah untuk bersikaplah konstruktif. Cukup katakan padanya bagaimana perasaan kamu dan apa yang kamu ingin dia lakukan secara berbeda.

Daripada mengatakan, "Kamu tidak pernah membantu aku," katakan, "Aku merasa kewalahan, apakah kita bisa membagi bertugas mencuci piring setiap malam setelah makan malam?"

Kritik ternyata diidentifikasi oleh para peneliti sebagai salah satu dari empat kebiasaan komunikasi yang dapat memicu perceraian. Daripada mendiskusikan semua kekurangan pasangan, cobalah untuk bersikaplah konstruktif.
Masalah dengan Pasangan/ Sumber: Freepik.com

3. Kata "cerai" diucapkan dalam kemarahan/ saat bertengkar.

Menggunakan kata "cerai" memang menjadi cara terbaik untuk mengeluarkan amarah dan menyakiti pasangan. Namun, ini adalah akar dari perdebatan yang tidak konstruktif. Ini akan menyebabkan ketidakpercayaan dan ketidakpastian dalam hubungan.

Sebaliknya, jelaskan bagaimana perasaanmu dan apa yang kamu ingin pasanganmu lakukan secara berbeda ke depannya. Jika kamu terlalu marah untuk berbicara secara rasional, istirahatlah sebentar, dan bicara hanya saat kamu berdua sudah tenang.

4. “Bersikaplah lebih baik...” 

Permintaan untuk pasangan agar ia mampu bersikap lebih baik adalah permintaan yang tidak jelas dan tidak realistis. Ini akan mengesankan bahwa ia adalah orang yang buruk dan malah memperparah situasi.

Beri tahu pasanganmu secara spesifik apa yang kamu inginkan, dan bersikaplah realistis. Misalnya, daripada mengatakan, "Cobalah untuk lebih perhatian", katakan, "Peluk dan cium aku saat kamu pulang kerja dan simpan ponselmu selama waktu makan."

Permintaan untuk pasangan agar ia mampu bersikap lebih baik adalah permintaan yang tidak jelas dan tidak realistis. Ini akan mengesankan bahwa ia adalah orang yang buruk dan malah memperparah situasi.
Suami dan Istri/ Sumber: Freepik.com

5. “Ini mengapa ibuku tidak menyukaimu...”

Saat kamu membawa-bawa orang terdekatmu dan komentarnya terhadap pasanganmu, ini dapat menjadi mimpi buruk bagi semua hubungan. Kamu harus selalu menunjukkan solidaritas dan dukungan kepada pasangan saat menghadapi kritik dari orang lain.

Jika kamu memiliki masalah sendiri dengan perilaku pasanganmu, bicarakan dengan dia dengan menjelaskan perasaanmu dan membuat permintaan langsung. Tidak perlu "mengeroyok" dia dengan testimoni jelek tentangnya untuk menyampaikan maksudmu.

Nah, itulah beberapa hal yang dapat kamu hindari untuk dapat menyelesaikan masalah dengan pasangan lebih baik dan bijaksana.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id