sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Gebetanmu Tarik Ulur Saat PDKT? Bisa Jadi Kamu Korban Breadcrumbing

Fahira mahza | Selasa, 26 Jan 2021 15:30 WIB
Gebetanmu Tarik Ulur Saat PDKT? Bisa Jadi Kamu Korban Breadcrumbing
caption
Jakarta -

Pernahkah kamu mendengar istilah "Breadcrumbing" dalam suatu hubungan? Sederhananya, breadcrumbing merupakan situasi kencan atau pendekatan dimana seseorang menggoda dan memberikan perhatian lebih namun tidak menginginkan komitmen. Hubungan ini kebanyakan akan berakhir dengan menggantung dan tak jarang korbannya merasa sakit hati dan kecewa.

Istilah "Breadcrumbing" diambil dari remahan roti yang dianalogikan sebagai gombalan yang sering ditebarkan dimana saja, khususnya di media sosial. Apabila terjebak dalam kondisi ini, korban cenderung merasa dipermainkan dan sulit untuk percaya kepada orang lain. Karena itu, untuk menghindari hubungan ini kamu harus tau tanda-tanda hubungan breadcrumbing. 

Gebetan menghubungimu secara random dan tidak intens

Tidak intens menghubungimu
Tidak intens menghubungimu/foto: freepik.com

Saat dalam masa PDKT tentunya banyak orang akan melakukan komunikasi secara intens dan konsisten baik melalui telepon atau pesan. Namun, dalam breadcrumbing gebetanmu akan menghubungimu secara random dan tidak intens. Bisa saja dia membalas pesan terakhirmu seminggu setelah ia baca. Ia juga menghubungi di waktu yang tak wajar seperti tengah malam. Tentunya itu semua untuk memastikan agar kamu memikirkannya terus dan merasa penasaran.

Terlalu sering gombal berlebihan 

Gombap berlebih
Gombal berlebih/foto: freepik.com

Kata-kata manis dan sedikit gombalan memang disukai oleh wanita. Namun, jika gebetanmu terlalu sering menggombal dan berkata manis agaknya kamu perlu curiga. Ia memberikanmu perhatian yang luar biasa terus-menerus dengan mengobral berbagai pujian. Ketika pujiannya membuatmu luluh, maka kamu akan mulai fokus padanya, pada saat itulah ia bisa dengan mudah menghilang tiba-tiba. 

Menghindari pembicaraan serius

Menghindari pembicaraan serius
Menghindari pembicaraan serius/foto: freepik.com

 

Pelaku breadcrumbing biasanya diawal akan memulai topik pembicaraan dan menjaga agar obrolan panjang dan intens. Saat awal perkenalan kemungkinan ia akan sangat antusias saat berbicara denganmu. Namun, seiring berjalannya waktu antusiasnya akan menurun. Jika kamu membicarakan hal-hal serius terkait status hubungan kalian, biasanya ia akan menghindar dengan berusaha mencari alasan atau mengubah topik pembicaraan. 

Selalu datang kembali saat kamu ingin meninggalkannya

Datang disaat terakhir
Datang disaat terakhir/foto: freepik.com

Saat kamu menjalani PDKT dengannya kemungkinan ia akan datang dan pergi sesuka hatinya tanpa memikirkan perasaanmu. Tentunya kondisi ini membuat frustasi dan kamu mungkin ingin mengakhirinya. Namun, saat kamu sudah bertekad untuk pergi darinya ia akan datang kembali dan berusaha meyakinkanmu dengan berbagai janji dan rayuannya. Ia tak ingin kehilangan perhatianmu begitu saja. 

Sulit diajak bertemu 

Sulit diajak bertemu
Sulit diajak bertemu/foto: freepik.com

Kebanyakan pelaku breadcrumbing melakukan aksinya melalui media sosial. Karena itu mereka mudah menebar janji dan perhatian pada korbannya. Saat pembicaraan kalian di media sosial mulai berlanjut, tentunya harapanmu adalah untuk mengobrol dengannya secara langsung. Namun, hal itu kemungkinan besar sulit terjadi karena pelaku breadcrumbing selalu mencari alasan agar tidak pernah bertemu denganmu. 

Beberapa tanda tersebut baiknya kamu perhatikan saat menjalani hubungan PDKT dengan seseorang terutama jika kamu memulainya melalui media sosial. Jangan sampai kamu menjadi korban hubungan ini ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id