sign up SIGN UP

Ini Waktu Paling Tepat Untuk Merelakan Hubungan Kamu, Pernah Mengalami?

Astari Dewi Larasati | Minggu, 31 Jan 2021 10:30 WIB
Ini Waktu Paling Tepat Untuk Merelakan Hubungan Kamu, Pernah Mengalami?
caption
Jakarta -

Setiap hubungan percintaan pasti mengalami pasang surut, dimana pasangan akan merasa bahagia namun adapula rasa jenuh. Hal ini merupakan perasaan wajar ketika menjalin hubungan.

Pastikan hubungan tetap sehat, komunikatif, dan mengarah ke tahap lebih serius. Namun, ada waktu tepat untuk merelakan hubungan percintaan yang selama ini dijalani. Jika pernah mengalaminya, coba pertimbangkan terlebih dahulu.

Saat selalu merasa tersakiti

Tujuan dari hubungan adalah untuk betapa berharganya diri sendiri.
Freepik.com

Rasa tidak aman menjadi diri sendiri di sekitar seseorang karena takut membuat mereka kesal atau mendorong mereka menjauh adalah jebakan yang memilukan dan toxic. Tujuan dari suatu hubungan adalah untuk menemukan seseorang yang mengetahui betapa berharganya diri sendiri. Jika pasangan tidak bertindak demikian, maka pemahaman dan perhatian yang dicurahkan tidak akan berpengaruh.

Saat memengaruhi kegiatan sehari-hari

Kehidupan pribadi tidak seharusnya berpengaruh dengan mengorbankan kebahagiaan orang lain.
Freepik.com

Hubungan adalah tentang kompromi antara pasangan. Jika menyesuaikan diri dengan seseorang dan hal tersebut memengaruhi kegiatan sehari-hari yang pernah membuat bahagia, mundurlah. Kehidupan pribadi tidak seharusnya berpengaruh dengan mengorbankan kebahagiaan orang lain. Demikian pula dengan hubungan percintaan. Secara umum, hubungan positif dan sehat ditunjukkan oleh keadaan diri sendiri.

Saat tidak melihat masa depan

Saat pasangan memiliki pendapat yang selalu bertentangan dan tidak bisa menerima perbedaan.
Freepik.com

Hal ini akan jauh lebih mudah diucapkan daripada dilihat secara harfiah. Tidak melihat masa depan di sini adalah saat pasangan memiliki pendapat yang selalu bertentangan dan tidak bisa menerima perbedaan. Mulai dari hal kecil hingga besar, karena nantinya akan sulit untuk meluruskan pendapat. Namun, terkadang bisa tergantung pada karakteristik seseorang. Jika masih ingin bertahan, bicarakan baik-baik dengan pasangan agar bisa merubah kebiasaan buruk tersebut.

Saat tidak bisa memaafkan pasangan

Memaafkan seseorang tidak hanya menghilangkan perasaan negatif tetapi membiarkan diri sendiri pulih.
Freepik.com

Setiap orang dapat melakukan kesalahan, namun ada beberapa yang tidak bisa termaafkan. Seperti pasangan yang mempunyai kesalahan, jika selalu dibiarkan maka akan menimbun kebencian. Kemudian akan memengaruhi kesehatan serta kualitas hubungan.

Pengampunan membutuhkan kekuatan yang besar dan terkadang perasaan terkhianati akan berpengaruh. Terlepas dari apa yang diputuskan dengan hubungan tersebut, ingatlah bahwa memaafkan seseorang tidak hanya menghilangkan perasaan negatif tetapi membiarkan diri sendiri pulih.

Saat terus bertanya apakah harus pergi meninggalkan pasangan

Cobalah untuk terbuka apabila selalu mempertanyakan hubungan sesekali.
Freepik.com

Sangat normal untuk mempertanyakan hubungan sesekali, tapi jika terus menerus maka saatnya untuk jujur. Mungkin pernah merasa tidak enak karena tidak dapat menjelaskan apa yang dipikirkan. Tapi yang mengerti diri sendiri adalah kamu, maka bijaksanalah untuk mempertimbangkan apa yang naluri katakan. Jangan diabaikan dan coba turuti.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id