sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Jangan Romantisasi Perselingkuhan, Ini Beberapa Alasannya

Izzul Millati Umami | Rabu, 30 Sep 2020 20:00 WIB
Jangan Romantisasi Perselingkuhan, Ini Beberapa Alasannya
caption
Jakarta -

Ladies, setiap orang pasti pernah berbuat salah termasuk seorang pasangan. Namun, bagaimana jika kesalahan yang dilakukan oleh pasangan adalah selingkuh. Yups, tentu sakit hati sekali jika komitmen yang sudah dibangun bersama sejak awal diruntuhkan begitu saja. Apalagi hal itu terjadi karena ada orang ketiga yang terlibat.

Banyak yang memilih memaafkan dan mempertahankan hubungan bersama pasangan meski telah berselingkuh. Alasannya, setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua dan pasangan telah berjanji takkan mengulangi kesalahan yang sama. Ups, jangan mudah terbuai seribu macam alasan yang diutarakan pasangan yang telah mengkhianati hati, ladies. Jangan hanya karena masih cinta, ladies tak bisa berpikir realistis. Berikut alasan kenapa selingkuh tidak bisa dimaafkan:


Beresiko Mengulangi Kesalahan yang Sama

Mengulangi Kesalahan yang Sama
Mengulangi Kesalahan yang Sama/sumber:pixabay.com

Ladies, ada ungkapan yang mengatakan bahwa prinsip dalam sebuah hubungan, apapun bisa dimaafkan kecuali selingkuh. Setuju atau tidak tergantung masing-masing orang. Namun, ungkapan tersebut ada benarnya juga, ladies.

Mari berpikir realistis, seseprang yang tega berkhianat di belakang ladies sekali dua kali akan cenderung mengulangi kesalahan yang sama. Dari awal pasangan yang berselingkuh telah mengkhianati komitmen akan setia dan menghabiskan waktu bersama hingga akhir hayat. Namun nyatanya, ia memilih orang lain sebagai pelarian. Tentu, sangat sakit.

Cintanya Tak Sama Lagi Seperti Dulu

Cintanya Tak Sama
Cintanya Tak Sama/sumber:pixabay.com

Pasangan yang sudah ketahuan berselingkuh tentu akan memperlakukan berbeda pada ladies. Meski dia sudah berjanji takkan mengulangi kesalahan yang sama. Nyatanya, sifat ladies akan jauh lebih sensitif, mudah curiga, tak tenang, dan menjadi posesif. Tentu, hal ini justru akan menyiksa batin.

Tega Mengkhianati Komitmen

Menghianati komitmen
Menghianati komitmen/sumber:pixabay.com

Yups, komitmen adalah sebuah janji suci yang tak sekedar diucapkan pada pasangan, namun harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Tentu, hati akan hancur berkeping-keping, kecewa, dan tersakiti, komitmen yang selama ini ladies pegang utuh dan bersedia mencurahkan hati hanya pada pasangan seorang malah dinodai dengan perselingkuhan. 

Kesetiaan Cinta Bukan Untuk Dipermainkan

Komitmen berkaitan erat dengan sifat setia seorang pasangan. Nah, jika pasangan tega menduakanmu, maka dia telah menodai kesucian cinta. Alasannya berselingkuh tak dapat diterima begitu saja karena segala sesuatu bisa dikomunikasikan. Pasangan setia sehidup semati, hanya akan terwujud dengan berbagai pengorbanan. Jadi, pikirkan secara jernih keputusanmu, kata maaf mungkin mudah diucapkan namun hati takkan bisa berbohong. 

Kamu Berhak Bahagia

Kamu berhak bahagia
Kamu berhak bahagia/sumber:pixabay.com

Mengobati perih luka yang mendalam akibat dikhianati bukanlah hal yang mudah, ladies. Jika memberinya kesempatan kedua, apakah sebanding dengan rasa sakit yang ia berikan setelah bermain api di belakang? Hal ini tentu harus menjadi pertimbangan matang.

Perilaku bisa saja mengakar pada diri orang. Jangan sampai kesalahan yang sama yang diperbuat oleh pasangan, dan menyebabkan ladies kembali menjadi korban. Ingat, ladies berhak meraih kebahagiaan, mungkin bukan bersama dia, bisa jadi kebahagiaan lain yang jauh lebih indah menanti ladies dengan cara melepaskannya.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id