sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Jatuh Cinta dengan Mantannya Sahabatmu? Wah, Ketahui Konsekuensinya, ya!

Izzul Millati Umami | Sabtu, 02 Jan 2021 18:00 WIB
Jatuh Cinta dengan Mantannya Sahabatmu? Wah, Ketahui Konsekuensinya, ya!
caption
Jakarta -

Jatuh cinta memang membahagiakan. Dunia seakan milik berdua ketika kamu jatuh cinta. Namun Ladies, pernahkah kamu berada di situasi jatuh cinta dengan mantan pacar sahabat kamu sendiri? Pasti perasaan tidak enak dan sungkan selalu menghantui ketika naksir mantan pacar sahabat kamu. Berbagai macam pertanyaan tentu berlarian di pikiran seperti: apakah si sahabat sudah benar-benar move on dari mantannya? 

Tentu, perasaan jatuh cinta tidak dapat dikendalikan. Ini wajar banget kok. Namun, mencintai mantan pacar sahabat sendiri tentu ada rasa yang berbeda. Kamu pun harus tahu konsekuensinya:

Persahabatan bisa renggang

persahabatan renggang
persahabatan renggang/sumber:pixabay.com

Persahabatan kemungkinan bisa renggang ketika kamu ketahuan mencintai mantannya sahabatmu. Kelihatannya mereka memang sudah berpisah. Namun, kamu tidak tahu kalau sebenarnya mereka masih sama-sama mencintai. Bisa jadi sahabatmu masih belum juga move on dengan mantannya. Takutnya, kamu melukai perasaan sahabatmu itu. 

Segala keburukannya sudah terlihat di awal

keburukan
keburukan/sumber:pixabay.com

Sangat mungkin kamu minta saran sahabatmu tentang hubungan yang selama ini terjalin. Sahabatmu bisa menceritakan sifat-sifat mantan yang selama ini hanya diketahui olehnya. So, keburukannya bisa terlihat di awal. keputusanmu lah yang menentukan apakah lanjut atau tidak dengannya. Harusnya sih, kalau sudah cinta, kamu siap menerima segala kurang dan lebihnya. 

Kamu akan selalu membandingkan perlakuannya terhadapmu dan sahabatmu

Tanpa sadar, kamu akan membandingkan perlakuannya terhadapmu dengan sahabatmu. Memang ini tidak mudah, tapi potensi untuk membandingkan ini akan selalu ada. Bila kamu tidak bisa mengendalikannya, kamu akan berakhir menyakiti diri sendiri. Yakinlah bahwa sikap seseorang bisa berubah sehingga kamu tidak akan kepikiran dengan hal ini. 

Sebaliknya, dia berekspektasi jauh terhadapmu

ekpektasi
ekpektasi/sumber:pixabay.com

Karena pernah menjalani hubungan yang gagal dengan sahabatmu, biasanya dia akan berekspektasi tinggi terhadapmu. Nah, inilah tantangan kamu untuk membuatnya mempercayaimu. Namun, tetaplah percaya jadi diri sendiri dan jangan memaksa jadi orang lain.

Jatuh cinta itu alamiah. Namun, kamu harus tahu kalau segala hal yang dipaksakan nggak baik, loh. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id