sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Kamu Termasuk Pemilih Dalam Berkencan? Kenali Tanda-Tandanya!

Astari Dewi Larasati | Minggu, 27 Dec 2020 19:00 WIB
Kamu Termasuk Pemilih Dalam Berkencan? Kenali Tanda-Tandanya!
caption
Jakarta -

Dalam hubungan percintaan, seseorang selalu mempunyai standar masing-masing dalam mencari pasangan. Apalagi ketika memasuki usia di awal 20 tahun, maka standar akan semakin tinggi. Sayangnya, di usia ini juga semakin sedikit bertemu orang baru. Kamu juga sibuk menghabiskan waktu dengan orang terdekat.

Sehingga hal ini menjadikan seseorang semakin sulit bertemu pasangan yang tepat. Padahal banyak teman-teman yang sudah tenang karena memiliki pasangan. Pada titik ini, perlu lho untuk bertanya pada diri sendiri. Apakah termasuk orang yang terlalu pemilih dalam berkencan? Kenali tandanya sebagai berikut.

Keinginan tidak sejalan dengan nilai

Cobalah mencari seseorang yang bisa senilai dan setujuan dengan pribadi.
Keinginan tidak sejalan dengan nilai/freepik.com

Semua orang memiliki impian dan standarnya masing-masing dalam mencari pasangan. Meskipun demikian, standar ideal harus sesuai dengan nilai dan tujuan diri sendiri untuk masa depan. Jika terlalu tinggi, ada baiknya untuk meninjau kembali dan menetapkan ulang standar ideal pasangan. Cobalah mencari seseorang yang bisa senilai dan setujuan, bisa jadi orang tersebut sudah ada.

Cenderung memprediksi masa depan

Karena kebanyakan akan menolak setiap kali ada orang yang datang namun tidak sesuai dengan ekspetasi.
Cenderung memprediksi masa depan/freepik.com

Jika sering membayangkan masa depan bersama pasangan yang diinginkan, maka ini adalah salah satu tanda bahwa kalian pemilih dalam berkencan. Karena kebanyakan akan menolak setiap kali ada orang yang datang namun tidak sesuai dengan ekspektasi. Bukalah hati dan coba untuk berkenalan sehingga mengenalinya lebih dalam. Bukan hanya menilai dari penampilan serta asumsi sendiri.

Khawatir tidak ada yang suka

Takut merasa tersakiti atau ditolak dari awal jadi lebih baik tidak memulai sama sekali.
Khawatir tidak ada yang suka/freepik.com

Percaya atau tidak, khawatir jika tidak ada orang yang menyukai termasuk pemilih dalam berkencan. Karena takut merasa tersakiti atau ditolak dari awal jadi lebih baik tidak memulai sama sekali. Asumsi seperti “dia terlalu baik untuk saya” atau “saya tidak cukup menarik atau cantik untuk dia”, hal ini akan cenderung membuat calon pasangan berlalu lebih cepat. Kunci untuk menyelesaikannya adalah percaya diri.

Kesulitan membuat keputusan

Membuktikan bahwa sulit mengetahui apa yang diinginkan.
Kesulitan membuat keputusan/freepik.com

Jika sulit membuat keputusan dalam hal sekecil apapun, akan membuatnya lebih sulit jika menentukan keputusan besar seperti memilih pasangan. Hal ini memang tidak ada kaitannya dengan standar pasangan yang tinggi, namun membuktikan bahwa ada yang tidak beres saat harus membuat keputusan secara keseluruhan. Sehingga tidak mengetahui, sebenarnya hal apa yang diinginkan.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id