sign up SIGN UP

Dari A$AP Rocky yang Berselimutan Sampai Kim Kardashian Berbusana Gelap, Apa Sih Arti dari Tema Met Gala Tahun Ini?

Rayoga Firdaus | Rabu, 15 Sep 2021 12:00 WIB
Dari A$AP Rocky yang Berselimutan Sampai Kim Kardashian Berbusana Gelap, Apa Sih Arti dari Tema Met Gala Tahun Ini?
Dari A$AP Rocky yang Berselimutan Sampai Kim Kardashian Berbusana Gelap, Apa Sih Arti dari Tema Met Gala Tahun Ini? Foto: Getty Images via AFP/THEO WARGO
Jakarta -

Melihat tampilan para selebriti di red carpet Met Gala 2021 tak sedikit yang banyak bertanya apa tema tahun ini? Karena beragamnya variasi tampilan yang mereka kenakan. Dari mulai Kim Kardashian dengan busana serba hitam, hingga A$AP Rocky memakai selimut detail quilt. Secara resmi, tema dari Met Gala sekaligus pameran yang diadakan tahun ini adalah "In America: A Lexicon of Fashion". Sederhananya, penghormatan akan sejarah perkembangan fashion di Amerika Serikat serta penghormatan kepada para desainer legendarisnya. Lalu seperti apa ciri khas fashion dari Amerika? Adakah penampilan para selebriti yang hadir memiliki korelasi dengan tema Met Gala tahun ini? Berikut uraiannya.

Tentang Tema Ekshibisi

In America: A Lexicon of FashionIn America: A Lexicon of Fashion/ Foto: Courtesy of The Metropolitan Museum of Art


Dari ranah pop culture, kita sering mengidentikkan identitas fashion dari Amerika Serikat adalah koboi atau pakaian bergaya sporty. Memang betul adanya namun pameran Met Gala kali ini justru ingin memamerkan cakupan yang lebih luas. "Sebuah pemikiran bahwa dunia fashion Amerika hanya terbatas pada satu definisi saja sangatlah berlawanan dengan konsep dari pameran ini," ujar Andrew Bolton selaku kurator seperti dilansir Vogue. Luasnya cakupan dari pameran ini juga membuatnya terbagi menjadi dua ajang terpisah. Selain "In America: A Lexicon of Fashion" yang berlangsung September ini, akan terdapat lanjutannya yakni "In America: An Anthology of Fashion" yang akan dibuka pada Mei 2022.

In America: A Lexicon of Fashion

In America: A Lexicon of FashionIn America: A Lexicon of Fashion/ Foto: Courtesy of The Metropolitan Museum of Art


Dalam foto-foto pameran yang dimuat di Vogue, terlihat bahwa pameran ini berfokus pada penghormatan para desainer Amerika. Dari mulai nama Claire McCardell desainer perempuan yang populer di era 1930an hingga 1940an dan disebut sebagai pionir akan gaya kasual khas Amerika, Ralph Lauren hingga nama-nama baru seperti Christopher John Rogers dan Jean Kerby-Raymond dari label Pyer Moss, dipajang karya ikonis. Perbedaan kentara akan ciri desain masing-masing menampilkan definisi identitas fashion Amerika versi masing-masing desainer. "Ketika Anda berjalan mengitari pameran, Anda akan mendapati 104 definisi berbeda, karena setiap karya yang ditampilkan menampilkan interpretasi yang berbeda, dan memiliki sisi emosional yang berbeda," ujar Bolton.

Namun ternyata terdapat pendekatan dalam hal sejarah secara spesifik. Dilansir dari situs Met Museum, bervariasinya rancangan yang dipajang di mana terbagi menjadi 12 sections yakni Nostalgia, Belonging, Delight, Joy, Wonder, Affinity, Confidence, Strength, Desire, Assurance, Comfort, dan Consciousness, merepresentasikan akan sebuah quilt yang juga telah menjadi bagian dari sejarah fashion Amerika.

Korelasi dengan Gaya Selebriti

Lupita Nyong'O Met GalaLupita Nyong'O Met Gala/ Foto: Getty Images


Beberapa selebriti yang gayanya merefleksikan tema antara lain A$AP Rocky dengan selimut yang ia pakai, Lupita Nyong'O dalam balutan gaun berbahan denim di mana merupakan salah satu material yang telah identik dengan Amerika, dan deretan selebriti yang memakai gaun desainer rancangan Amerika.
Tak sedikit selebriti yang hadir memilih memakai gaun rancangan desainer dan label fashion Eropa. Entah karena memang mereka secara sengaja abai peraturan atau ada kepentingan bisnis di baliknya. Namun luasnya cakupan pameran tampaknya juga perlu kita terapkan dalam melihat tampilan para selebriti tersebut. Mereka mungkin memiliki definisi tersendiri mengenai ciri khas fashion Amerika.

Selaras dengan quotes dari Jesse Jackson yang dipakai oleh Met Museum dalam video promosinya yakni "America is more like a quilt- many patches, many pieces, many colors, many sizes, all woven together by a common thread."

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id