sign up SIGN UP

FASHION

Hal Ini Mungkin Belum Pernah Kamu Dengar, Begini Cara Merawat Rambut dengan Porositas Tinggi

Intan Dwi | Senin, 14 Dec 2020 13:00 WIB
Hal Ini Mungkin Belum Pernah Kamu Dengar, Begini Cara Merawat Rambut dengan Porositas Tinggi
caption
Jakarta -

Jika sudah menyangkut mengenai perawatan rambut ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari pembersihan hingga penataan rambut. Mungkin kamu selalu menonton YouTube untuk mengetahui perawatan rambut yang cocok dengan jenis rambut kamu. Dari situ ada yang berhasil dan mungkin ada juga yang tidak berhasil, hal itu dikarenakan kamu tidak memperhatikan satu faktor, yaitu porositas rambut.

Apa yang Dimaksud dengan Porositas Rambut?

Tingkatan porositas rambut sangat mempengaruhi bagaimana kutikula rambut menyerap dan kehilangan kelembapan serta minyak alami rambut.
Apa yang Dimaksud dengan Porositas Rambut?/pexels.com

Hair porosity atau porositas rambut bukan istilah baru dalam dunia perawatan rambut, yang dimaksud porositas adalah kemampuan untuk menyerap. Istilah ini ditujukan pada kemampuan helai rambut untuk menyerap dan mengunci kelembapan. Tingkatan porositas rambut sangat mempengaruhi bagaimana kutikula rambut menyerap dan kehilangan kelembapan serta minyak alami rambut.

Terdapat dua tingkatan pada porositas rambut, yaitu porositas rendah yang mampu menahan kelembapan lebih baik dan menjaga rambut biar tidak terlihat kering dan rusak. Sedangkan porositas tinggi, rambut akan lebih cepat kering dan mudah menyerap air serta produk yang diaplikasikan. Satu hal yang disayangkan, kelembapan yang diserap tidak bertahan lama. Kali ini yang ingin kita bahas adalah bagaimana merawat rambut dengan porositas tinggi.

Karena rambut porositas tinggi enggak mampu menahan hidrasi dan kelembapan pada rambut, membuat rambut dengan porositas ini sangat mudah mengalami kerusakan. Ada beberapa karakteristik yang harus diperhatikan pada rambut dengan porositas tinggi, yaitu kusut, sangat kering dan kurang berkilau.

Cara Mengetahui Tipe Porositas Rambut

Jika ingin mengetahui rambut kamu termasuk tipe porositas rendah atau tinggi, kamu bisa menguji porositas rambut di rumah dengan beberapa langkah sederhana.
Cara Mengetahui Tipe Porositas Rambut/pexels.com

Jika ingin mengetahui rambut kamu termasuk tipe porositas rendah atau tinggi, kamu bisa menguji porositas rambut di rumah dengan beberapa langkah sederhana. Tetapi sebelum melakukan pengujian, sebaiknya membersihkan penumpukan dari rambut. Selanjutnya, isi mangkuk dengan air kemudian taruh satu helai rambut bersih dan kering ke dalam mangkuk yang berisi air tadi.

Perhatikan helai rambut yang sudah ditaruh tadi apakah tenggelam ke dasar mangkuk atau tetap mengapung di atas. Rambut dengan porositas rendah akan tetap berada di atas air, sedangkan rambut dengan porositas tinggi akan tenggelam ke dasar mangkuk.

Penyebab Rambut Porositas Tinggi

Rambut yang telah diputihkan atau diberi pewarna kimiawi, penataan termal yang sering dan penggunaan produk yang keras dapat memengaruhi kutikula rambut.
Penyebab Rambut Porositas Tinggi/pexels.com

Rambut dengan porositas tinggi mudah menyerap air dan produk dengan cepat, tetapi kelembapan tidak bertahan lama di rambut. Kutikula merupakan lapisan terluar rambut, jika porositas rambut tinggi artinya kutikula terbuka dan kasar.

Rambut yang telah di-bleaching atau diberi pewarna kimiawi, penataan termal yang sering dan penggunaan produk yang keras dapat memengaruhi kutikula rambut. Sehingga dianggap memiliki porositas tinggi, karena itu mulai sekarang rawat rambut kamu dengan benar.

Merawat Rambut dengan Porositas Tinggi

Rawat rambut porositas tinggi dengan cara mengurangi styling, gunakan hydrating mask, dapatkan trim dan gunakan produk yang kaya akan pelembap
Merawat Rambut dengan Porositas Tinggi/pexels.com

Kurangi styling, untuk menghidupkan kembali rambut kamu lebih baik minimalkan penggunaan alat yang memanaskan rambut, seperti catokan dan hairdryer.

Gunakan hydrating mask, rambut hitam yang sehat masih membutuhkan banyak kelembapan. Jadi bila memiliki porositas tinggi, maka rambut semakin membutuhkannya. Biasakan melakukan deep conditioning setiap minggu yang bertujuan memperbaiki rambut yang rusak sekaligus mendorong pertumbuhan rambut yang sehat.  

Dapatkan trim, rambut yang sudah rusak tidak akan secara ajaib memperbaiki dirinya sendiri. Jadwalkan untuk pergi ke salon dan dapatkan potongan rambut. Potong pada bagian ujung rambut atau potong lebih dari itu juga bisa menjadi cara terbaik.

Dapatkan dosis protein, kamu membutuhkan produk dengan dosis protein sesegera mungkin, perawatan protein ini tersedia dalam berbagai bentuk. Salah satunya dengan mengoleskan masker protein sebulan sekali agar kondisinya tetap terjaga.

Gunakan produk yang kaya pelembap, jangan gunakan produk yang mengandung sulfat karena itu akan membuat rambut semakin kering. Rambut dengan porositas tinggi harus dirawat dengan hati-hati, maka kamu bisa menggunakan produk krim, minyak atau butter untuk membantu melembapkan dan memperkuat rambut.

 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id