sign up SIGN UP

ENTERTAINMENT

Overthinking Tujuan Hidup? Simak 5 Pesan dari Film Soul ini

Dimitrie Hardjo | Jumat, 08 Jan 2021 11:00 WIB
Overthinking Tujuan Hidup? Simak 5 Pesan dari Film Soul ini
caption

Pada 25 Desember 2020 lalu, Pixar Animation Studios merilis film animasi terbaru berjudul Soul melalui DisneyPlus. Walaupun film animasi bergenre komedi identik dengan cerita untuk anak-anak, tapi Soul memiliki makna yang lebih dalam, bahkan relevan untuk orang dewasa lho, Beautynesian!

Poster Pixar's Soul.
Poster Pixar's Soul. Foto: pinterest.com/disneydining/

Joe Gardner, seorang guru musik SD, berpikir hidupnya tidak sesuai yang diinginkan. Ia yakin, ketika ia menghidupi mimpinya untuk tampil bersama jazz band, di situ ia merasa mulai hidup. Passion-nya terhadap musik jazz itu menghantarnya pada sebuah kesempatan yang hanya datang sekali seumur hidup: tawaran menjadi pianis jazz band terkenal.

Namun, ketika ia merasa hidupnya baru dimulai, sebuah kejadian tidak terduga menimpa dirinya, menghantarnya ke alam lain, dan mengharuskannya untuk membantu Soul No.22 di sana untuk menemukan spark-nya untuk hidup sebelum hadir di dunia.

Joe dan Soul nomor 22 ketika berada di alam lain.
Joe dan Soul No. 22 ketika berada di alam lain. Foto: d23.com

Cerita seru Joe di alam lain itu membuatnya sadar akan beberapa hal penting yang juga merupakan pesan untuk kalian yang masih bingung akan tujuan hidup. Wah, so deep ya!

1. Gelisah atau obsesi berlebihan menjadikanmu “Lost Soul”

Joe ketika ditugaskan membantu Soul no.22 menemukan spark-nya.
 Soul no.22 gelisah karena tidak mengetahui spark-nya. Foto: d23.com

Perasaan gelisah atau terlalu obsesi pada sesuatu bisa membuat duniamu terfokus hanya pada satu hal. Itulah maksud dari Lost Soul atau jiwa yang hilang pada film yang digambarkan dengan tokoh dengan pekerjaan monoton atau terlalu obses dengan game Tetris.

Ketika berubah menjadi Lost Soul, kamu hilang kepekaan pada hal-hal lain yang lebih penting. Karena itu, penting bagi kita untuk memberi batasan pada diri sendiri dan membentuk prioritas dalam hidup.

2. Setiap individu adalah unik

Joe dan keahliannya dalam bermain piano jazz.
Joe menunjukkan keahliannya bermain piano jazz. Foto: movies.disney.id

Setiap manusia dilahirkan berbeda, tidak hanya secara fisik, tetapi juga karakter. Itulah yang diajarkan pada para Soul di alam lain sebelum memasuki dunia. Kita semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dorongan untuk hidup setiap orang juga unik. Karenanya, kita perlu menghargai diri sendiri dan orang lain.

3. Tidak semua yang kita harapkan adalah yang terbaik untuk kita

Dez the barber dan Joe.
Dez dan Joe. Foto: d23.com

Ketika Soul No. 22 hilang dari alam lain dan terperangkap di bumi, ia bercakap dengan tukang potong rambut bernama Dez, ia menyadari kalau rencana hidup akan selalu berubah.

Dez bercita - cita sebagai dokter hewan, tapi mimpi itu tidak memungkinkan sehingga hidup mengharuskannya menjadi seorang tukang potong rambut. Namun, perubahan itu membawanya pada keahlian baru dan kebahagiaan yang didapatkannya saat ini.

4. Enjoy the little and big things

Joe menikmati penampilan pengemis di stasiun subway.
Joe mengagumi penampilan pengemis di stasiun subway. Foto: d23.com

Terkadang, kita terlalu fokus pada hal duniawi, kita lupa untuk menikmati hidup. Dalam film, Soul No. 22 merasa berjalan dan dedaunan yang terjatuh adalah sesuatu yang membuatnya ingin hidup.

Keindahan dari hal-hal yang nampak sederhana ini seringkali lupa kita syukuri. Dan ketika kita menjalani hal-hal yang besar, nikmati juga setiap detiknya.

5. Passion-mu tidak selalu jadi tujuan hidupmu

Joe menjadi pianis jazz band Dorothea.
Joe menjadi pianis jazz band Dorothea.  Foto: d23.com

Dalam film, spark atau passion memang bisa menjadi hal yang mendorongmu untuk hidup. Namun, passion itu tidak selalu menjadi tujuan hidup yang harus kamu kejar, melainkan truly living your life adalah tujuan sebenarnya.

Ketika kita hidup, kita memiliki segala sesuatu untuk menikmatinya. Kita hanya perlu lebih peka untuk melihat apa yang di sekitar kita. Wah, bagaimana Beautynesian? Masih belum tertarik untuk menonton film ini?

(ams/ams)

Our Sister Site

mommyasia.id