7 Rasio Dasar untuk Cek Kesehatan Finansial, Baik-baik Saja atau Lagi Krisis Keuangan?
Seperti halnya cek kesehatan fisik dan mental, keuangan juga memiliki rasio-rasio dasar yang bisa menunjukkan kondisi keuanganmu. Rasio tersebut akan menjawab apakah kondisi finansialmu sehat-sehat saja atau berada di kondisi darurat. Rasio dasar ini sangat simpel dan bisa kamu hitung secara mandiri tanpa perlu datang ke ahli finansial.
Dengan hasil perhitungan rasio dasar ini, kamu akan tahu aspek-aspek keuangan apa saja yang perlu kamu perbaiki atau tingkatkan. Sehingga kamu bisa mencapai kesehatan finansial seperti halnya yang kamu inginkan. Berikut beautynesia.id merangkum 7 rasio dasar untuk cek kesehatan finansial?
Rasio Utang
![]() Rasio utang/pexels.com |
Rasio utang adalah rasio yang mengukur berapa banyak dari pendapatanmu yang digunakan untuk membayar utang atau cicilan bulanan. Rumusnya sangat mudah, yakni cicilan bulanan dibagi dengan pendapatan bulanan.
Rasio target utang yang sehat adalah kurang dari 30% (dengan utang konsumtif maksimum 15%). Rasio ini masih memungkinkan tidak memberatkan kondisi finansialmu. Sehingga cashflow tetap aman dan terjamin.
Rasio Dana Darurat
Dana darurat adalah cadangan yang bisa digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran tak terduga. Rasio dana darurat menunjukkan berapa bulan kamu bisa bertahan jika tanpa pendapatan sama sekali. Cara menghitungnya adalah kas dan setara kas dibagi dengan pengeluaran bulanan.
Tanda jika kondisi keuanganmu sehat adalah memiliki minimal 3 bulan dana darurat. Namun sebaiknya tingkatkan jumlah dana darurat secara berkala. Jika di kondisi pandemi seperti ini, sebaiknya kamu punya dana darurat sebanyak 12 bulan pengeluaran bulanan.
Rasio Tabungan
![]() Rasio tabungan/pexels.com |
Rasio tabungan menunjukkan berapa banyak pendapatan yang disisihkan untuk tabungan setiap bulan. Cara menghitungnya cukup mudah, yakni nominal tabungan per bulan dibagi dengan pendapatan bulanan.
Tanda kesehatan finansialmu bagus adalah bisa menyisihkan minimal 10% dari pendapatan. Semakin besar persentase tabungan, maka semakin baik. Namun usahakan untuk memenuhi kebutuhan investasi juga selain menabung.
Kekayaan Personal
Kekayaan personal atau yang dikenal juga sebagai personal net worth adalah pengukuran kekayaan bersih yang dimiliki. Pendapatan tidak termasuk dalam ukuran kekayaan. Cara menghitungnya adalah total aset dikurangi total utang.
Semakin banyak angkanya, maka akan menunjukkan kesehatan keuangan yang semakin baik. Kamu bisa menargetkan kenaikan 5% setiap tahunnya.
Rasio Likuiditas
![]() Rasio likuiditas/pexels.com |
Rasio likuiditas berperan untuk mengukur presentase total aset yang sifatnya likuid atau mudah dicairkan. Cara menghitungnya adalah kas dan setara kas dibagi dengan net worth.
Finansial yang sehat biasanya ditandai dengan liquidity rasio sebesar 15%, jadi kamu tidak terjebak dalam kondisi aset melimpah tapi uang cash sangat sedikit. Sehingga saat kamu sedang butuh uang, ada cadangan uang cash yang bisa digunakan.
Rasio Investasi
Rasio ini mengukur berapa banyak dari net worth yang diinvestasikan dalam aset investasi. Rumusnya sangat mudah, yakni aset investasi dibagi dengan net worth. Usahakan untuk mencapai minimal 50% investasi dibandingkan dengan net worth. Jumlah investasi yang tinggi bisa membantumu mencapai tujuan keuangan.
Rasio Kemampuan Bayar Utang
![]() Rasio kemampuan bayar utang/pexels.com |
Terakhir rasio kemampuan bayar utang mengukur apakah kamu memiliki cukup aset untuk membayar seluruh utang kamu. Cara menghitungnya adalah dengan net worth dibagi total aset yang dimiliki.
Usahakan untuk menargetkan minimum 50%, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan bayar utangmu masih sehat. Semakin besar nilainya, maka semakin baik.
Itulah 7 rasio dasar untuk menilai apakah kondisi finansialmu baik-baik saja atau buruk.



