sign up SIGN UP

LIFE

Berselisih dengan Pasangan karena Keuangan? Coba Atasi dengan Cara Ini

Astari Dewi Larasati | Sabtu, 21 Nov 2020 22:15 WIB
Berselisih dengan Pasangan karena Keuangan? Coba Atasi dengan Cara Ini
caption

Permasalahan paling umum dan sering terjadi dalam rumah tangga antar pasangan adalah keuangan. Ya, jika ada kekurangan sedikit saja bisa menjadi perselisihan yang cukup berkepanjangan. Apalagi ada beberapa tagihan pokok yang perlu dibayar setiap bulannya, belum lagi kemauan tiap penghuni rumah seperti makan di restoran hingga belanja barang.

Sebaiknya tanggapi keperluan finansial ini dengan terbuka dan dibicarakan secara baik-baik. Lalu kembangkan strategi untuk menangani keuangan keluarga. Seperti mengikuti cara menyelesaikan perselisihan mengenai keuangan antar pasangan berikut ini.

Sesuaikan Tujuan Keuangan

Cobalah untuk membuat tujuan keuangan mulai dari bulanan hingga tahunan.
Sesuaikan tujuan keuangan/freepik.com

Biasanya yang mengatur masalah keuangan rumah tangga adalah istri. Pertama, cobalah untuk berdiskusi bersama suami mengenai permasalahan keuangan, lakukan secara transparan, dan pecahkan masalah bersama. Hal ini akan menguji sistem keuangan yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan baik atau tidak.

Jika memang harus diubah, cobalah untuk membuat tujuan keuangan mulai dari bulanan hingga tahunan. Letakkan di tempat yang bisa dilihat bersama sehingga tidak lupa atas kesepakatan. Sehingga lebih mudah melacak kemana uang pergi.

Berhenti Selalu Bilang Tidak Setuju

Hal ini akan menambah rumit situasi sehingga tidak menemukan solusi.
Berhenti selalu bilang tidak setuju/freepik.com

Saat sudah merasa stres menghadapi hal uang bisanya ada salah satu pihak yang bilang terserah atau tidak setuju. Hal ini akan menambah rumit situasi sehingga tidak menemukan solusi. Sebenarnya tidak butuh waktu lama untuk mencari jalan keluar jika kedua belah pihak berkepala dingin dan menyuarakan pendapat.

Jangan biasakan untuk membeli barang tanpa pengetahuan pasangan karena akan menimbulkan masalah baru. Begitu juga dengan sebaliknya jangan selalu menentang apabila pasangan ingin membeli barang.

Lunasi Hutang Berdua

Karena hal tersebut menjadi tanggung jawab kedua belah pihak.
Lunasi utang berdua/freepik.com

Ketika salah satu pasangan mempunyai utang, bukan berarti yang melunasi hanya satu orang. Pasangan lain juga harus berkorban untuk membantu pasangannya. Karena hal tersebut menjadi tanggung jawab kedua belah pihak.

Misalnya gaji suami dibayar untuk melunasi utang sedangkan istri memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tenangkan pasangan agar tidak merasa bersalah, namun untuk kedepannya hindari terlibat utang. Jika memang terpaksa harus berhutang maka diskusikan terlebih dahulu dengan pasangan.

Seimbangkan Penghasilan Pasangan

Membuat daftar pengeluaran perbulan lalu jika sisa lebih maka bisa dibuat memuaskan kemauan.
Seimbangkan penghasilan pasangan/freepik.com

Jika pasangan sama-sama mempunyai pekerjaan, maka termasuk beruntung karena beban tidak akan terlalu berat. Hargai siapapun yang mempunyai penghasilan lebih tinggi atau rendah. Namun, seringkali pasangan yang keduanya bekerja akan memiliki sifat boros dan konsumtif. Jadi, penting untuk membuat daftar pengeluaran per bulan lalu jika sisa lebih maka bisa dibuat memuaskan kemauan.  

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id