sign up SIGN UP

LIFE

7 Alasan Ilmiah Cokelat Bikin Mood Bagus, Ternyata Itu Rahasianya!

Henny Alifah | Kamis, 14 Jan 2021 22:30 WIB
7 Alasan Ilmiah Cokelat Bikin Mood Bagus, Ternyata Itu Rahasianya!
Cokelat/ Foto: Pexels/Polina Tankilevitch
Jakarta -

Di Hogwart Express, setelah kejadian penyerangan Dementor, Profesor Lupin memberikan sebatang cokelat kepada Harry Potter. Di keseharian, entah sudah berapa kali sebatang cokelat menjadi penyelamat jiwa yang tengah down, stres, hingga uring-uringan tak karuan.

Ya, ada banyak sekali klaim bahwa cokelat itu penghilang bad mood. Selain karena rasanya yang enak, cokelat juga disukai karena dapat menjadi mood booster alias bikin mood jadi bagus. Akan tetapi, ada apa sebenarnya di dalam cokelat sehingga membuatnya jadi penghilang bad mood?

Dilansir dari Byrdie, ini dia kandungan di dalam cokelat yang bikin mood jadi meningkat.

1. PEA

PEA adalah senyawa yang dilepaskan otak saat seseorang sedang jatuh cinta dan cokelat memiliki kandungan tersebut
Cokelat Penghilang Bad Mood/ Foto: Pexels/cottonbro

Pertama, kekuatan magis cokelat berasal dari phenylethylamine/fenetilamin atau PEA. Ini adalah senyawa yang dilepaskan otak saat seseorang sedang jatuh cinta. Sedikit dari senyawa ini ditemukan dalam cokelat. Dengan fakta ini, budaya memberi cokelat sebagai kado romantis jadi terdengar lebih masuk akal, kan?

Phenylethylamine memicu pelepasan endorfin serta meningkatkan aktivitas dopamin dan serotonin. Diminum sendiri sebagai suplemen yang biasanya bersumber dari alga, PEA dianggap sebagai antidepresan yang manjur.

2. Magnesium

Saat PMS, konsumsi cokelat yang mengandung magnesium bagus untuk menenangkan, mengurangi kecemasan, dan membantu meredakan kram perut
Cokelat Penghilang Bad Mood/ Foto: Pexels/Ivan Samkov

Lebih dari sekadar keinginan makan, mengidam cokelat saat PMS adalah kebutuhan tubuh yang wajar. Cokelat mengandung magnesium yang menenangkan, mengurangi kecemasan sekaligus membantu meredakan kram perut. Tak heran, cokelat kerap jadi mood booster pada waktu menstruasi.

3. Kafein

Cokelat mengandung kafein yang dapat meningkatkan mood
Cokelat Penghilang Bad Mood/ Foto: Pexels/Nadi Lindsay

Hampir semua orang  suka dan menjadikan kafein sebagai konsumsi sehari-hari. Dibanding secangkir espresso atau secangkir kopi yang mengandung lebih dari lima puluh hingga seratus gram kafein, cokelat hanya mengandung dua belas miligram kafein per porsi. Namun demikian, itu cukup untuk mood booster dan memberikan tubuh sedikit energi.

4. Theobromine

Cokelat dengan kandungan theobromine dapat meningkatkan detak jantung dan mencegah kelelahan
Cokelat Penghilang Bad Mood/ Foto: Pexels/Maria Orlova

Senyawa ini merupakan sebuah stimulan yang meningkatkan detak jantung. Mirip dengan kafein, theobromine memblokir reseptor adenosine. Artinya, itu berarti mencegah kelelahan. Theobromine memberikan pengaruh lebih lama daripada kafein, jadi meskipun efek energiknya lebih sedikit dari kafein, namun kamu bisa merasakannya lebih lama.

5. Anandamide

Sejumlah kecil anandamide dalam cokelat bisa jadi penghilang bad mood
Cokelat Penghilang Bad Mood/ Foto: Pexels/Polina Tankilevitch

Anandamide adalah cannabinoid atau senyawa yang mempengaruhi fungsi otak mirip dengan THC atau bahan psikoaktif utama dalam ganja. Tapi jangan khawatir, efek mirip ganja ini sangat kecil. Untuk menghasilkan efek yang benar-benar mirip ganja, setidaknya dibutuhkan 12,5 kg cokelat.

Selain itu, Anandamide sebenarnya juga diproduksi secara alami pada otak manusia dalam jumlah kecil. Jadi, makan cokelat tidak akan membuat kamu serta merta mendapatkan efek mengonsumsi ganja.

6. L-Tryptophan

Cokelat mengandung triptofan seperti pada kalkun yang bisa membuat rileks dan merangsang untuk tidur
Cokelat Penghilang Bad Mood/ Foto: Pexels/freestocks.org

Cokelat sebenarnya bukan penghasil utama tryptophan/triptofan yang menenangkan, melainkan kalkun. Pada hari Thanksgiving, ketika kalkun jadi sajian utama yang umum, biasanya terjadilah tidur siang setelah makan. Selain karena tubuh mencerna makanan, tidur siang itu juga terjadi karena l-triptofan membuat rileks dan merangsang tidur.

Proses ini membutuhkan karbohidrat untuk aktif, yang berarti bahwa unggas atau makanan tinggi triptofan lainnya yang dimakan sendiri tidak menyebabkan kantuk. Cokelat mengandung karbohidrat tersebut melalui gula, jadi meskipun tidak mengandung banyak triptofan, kamu bisa mendapatkan manfaat penuh dari kuantitas yang dikandungnya.

7.  Polyphenol

Cokelat dengan kandungan polifenol dapat memperbaiki suasana hati
Cokelat Penghilang Bad Mood/ Foto: Pexels/Ekrulila

Makanan kaya polyphenol/polifenol, yang merupakan jenis antioksidan, berhubungan erat dengan perbaikan suasana hati. Antioksidan ini memiliki efek pelindung saraf pada otak, membantu mencegah gangguan kognitif dan kejiwaan. Kandungan polifenol dalam cokelat bervariasi berdasarkan asal biji kakao, tetapi semua cokelat mengandung antioksidan yang berharga ini.

Itu tadi tujuh kandungan di dalam cokelat penghilang bad mood. Selalu siap sedia cokelat di dekat meja kerja atau di dalam tas bisa jadi langkah bijak untuk menghilangkan bad mood kapan saja dan di mana saja.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id