sign up SIGN UP

LIFE

Bolehkah Membuat Jadwal Cheating Day Saat Diet?

Dian Aprilia | Senin, 22 Feb 2021 09:30 WIB
Bolehkah Membuat Jadwal Cheating Day Saat Diet?
Junk food/ foto: pexels.com
Jakarta -

Cheating day merujuk pada hari dimana kamu yang sedang diet boleh mengonsumsi makanan apapun, termasuk yang biasa dilarang saat diet. Contoh, junk food, minuman bersoda, mie instan dan lainnya. Setelah cheating day berakhir, maka kamu harus mengikuti aturan diet sebagaimana biasanya.

Memang ada pro kontra dalam menyikapi cheating day. Ada yang menganggap cheating day tidak boleh dilakukan demi hidup sehat jangka panjang. Sementara itu, ada pula yang menganggap cheating day diperbolehkan asalkan dengan porsi yang tepat.

Keuntungan Cheating Day

Makanan
Makanan/pexels.com
  • Memberikan motivasi untuk tetap menjalani program diet. Menurut penelitian di Journal of Consumer Psychology, peserta diet yang menjalani cheating day mengalami penurunan berat badan yang sama dibandingkan mereka yang diet terus menerus.
  • Membuat seseorang punya strategi khusus untuk menghadapi godaan saat sedang diet ketat.
  • Meningkatkan metabolisme dan mengisi ulang glikogen yang habis. Selain itu, cheat day juga bisa membuat tubuh tetap dalam fase membakar lemak.
  • Melengkapi kekurangan kalori selama program diet sedang berlangsung.

Kerugian Cheating Day

Makanan
Makanan/pexels.com
  • Ada peneliti yang mengungkap cheating day memicu pola makan tidak sehat dan membuat seseorang lebih rakus dan tak bisa mengendalikan nafsu makan.
  • Cheating day jadi hari balas dendam, sehingga membuat seseorang mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.
  • Menjadikan makanan sebagai pelarian dari stres. Jika cheating day tidak dijadwal atau cenderung dilakukan saat stres saja, maka hal ini bisa memicu seseorang makan berlebih dengan intensitas waktu yang tak terkontrol dan sering. Bukan malah kurus, bisa jadi dietnya sia-sia dan bikin berat badan naik.

Aturan Cheating Day yang Tepat

Makanan seimbang
Makanan seimbang/pexels.com

Berdasarkan keuntungan dan kerugian di atas, kamu bisa memilah dan memilih dan menilai diri sendiri, apakah kamu bisa mengantisipasi potensi kerugian tersebut atau tidak. Jika tidak bisa, sebaiknya hindari cheating day agar diet kamu berjalan dengan lancar. Jika bisa, kamu harus melakukan cheating day dengan aturan yang tepat.

1. Buat Makanan Favorit versi Sehat

Misalnya salah satu makanan favoritmu adalah junk food atau makanan siap saji seperti pizza, burger, dan lainnya. Kamu bisa membuat makanan tersebut di rumah sehingga lebih sehat dibandingkan saat beli. Dengan membuat sendiri, tentu bahan-bahan yang digunakan lebih sehat dan tidak mengandung pengawet.

2. Makan dengan Perlahan

Tidak perlu terburu-buru dan rakus saat memakan makanan favoritmu. Kamu bisa mengonsumsinya secara perlahan dan menikmatinya. Hal ini tentu baik untuk pencernaan dan membuatmu lebih cepat kenyang. 

3. Batasi Porsi dan Pastikan Tidak Berlebihan

Pastikan untuk mengonsumsi makanan dengan porsi yang seimbang dan tak berlebihan. Hitung kalori yang masuk ke tubuh, usahakan agar tidak melebih kebutuhan kalorimu. Bila perlu cukup konsumsi satu porsi saja untuk menjaga agar tidak berlebihan.

4. Imbangi dengan Olahraga

Saat cheating day, bukan berarti kamu bisa berlaku sebebas-bebasnya. Apalagi dengan konsumsi makanan yang cenderung lebih banyak kalorinya dibandingkan hari lain. Untuk itu, kamu wajib mengimbanginya dengan olahraga untuk membakar kelebihan kalori tersebut agar tak jadi lemak.

Itulah keuntungan dan kerugian cheating day serta aturan yang tepat dan aman untuk melakukannya. Cheating day boleh-boleh saja asal dilakukan dengan cara yang tepat. Namun bagi kamu yang takut kebablasan, kamu tetap boleh untuk tidak melakukan cheating day. Semua kembali lagi pada kondisi tubuh dan karakteristikmu ya.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id