sign up SIGN UP

LIFE

Makanan Kaya Kolagen yang Bikin Kulit Lebih Sehat dan Kinclong

Rumaysha Milhania | Sabtu, 01 May 2021 20:00 WIB
Makanan Kaya Kolagen yang Bikin Kulit Lebih Sehat dan Kinclong
caption

Kolagen adalah istilah umum untuk struktur utama dari protein yang banyak ditemukan di kulit dan jaringan ikat pada manusia dan hewan. Struktus inilah yang akan membentuk sekitar 30% protein dalam tubuh manusia. Selain hewan dan manusia, tumbuhan juga mengandung kolagen.

Kolagen sendiri terdiri dari 19 asam amino, seperti glisin, prolin, hidroksiprolin, lisin, dan arginin. Setidaknya ada 29 jenis kolagen yang ada dan manusia terutama memiliki Tipe I-III. Tipe I ditemukan paling banyak di kulit, tendon, pembuluh darah, organ, dan tulang. Tipe II di tulang rawan, dan Tipe III di serat retikuler.

Belakangan ini, cukup populer pola diet kolagen. Diet kolagen sendiri merupakan pola makan untuk menghindari terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan.
Manfaat kolagen/ Sumber: Freepik.com

Belakangan ini, cukup populer pola diet kolagen. Diet kolagen sendiri merupakan pola makan untuk menghindari terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan. Sebagai gantinya, mereka akan mengonsumsi makanan tinggi kolagen yang menurut beberapa sumber dapat menjaga keremajaan, energi, dan kecantikan. 

Makanan Sumber Kolagen

Nah, berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat menjadi sumber kolagen:

  • Ikan
  • Ayam
  • Putih telur
  • Buah sitrus
  • Berries
  • Sayuran berwarna merah dan kuning
  • Bawang putih
  • teh putih
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kacang mete
  • Tomat
  • Paprika
  • kacang polong
  • Alpukat
  • Kedelai
  • Herbal tinggi kolagen (tanaman ekor kuda, gynostemma)
  • Herbal yang membantu memproduksi kolagen (gotukola, bala, ashwagandha)

Makanan-makanan di atas dianggap sebagai makanan untuk meningkatkan elastisitas kulit, anti penuaan, dan membantu nyeri sendi. Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan beberapa manfaat mengonsumsi kolagen, tidak jelas apakah manfaat ini akan terjadi dengan mengonsumsi semua jenis protein dan mempertahankan pola makan ini. 

Gejala Tingkat Kolagen Rendah

Masalah tingkat kolagen rendah dapat ditandai dengan adanya beberapa gejala, salah satunya adalah nyeri sendi. Nyeri sendiri disebabkan oleh cedera yang memengaruhi salah satu ligamen, bursae, atau tendon yang mengelilingi sendi. Cedera juga dapat memengaruhi ligamen, tulang rawan, dan tulang di dalam sendi.

Nyeri juga merupakan ciri dari peradangan sendi (artritis, seperti rheumatoid arthritis dan osteoartritis) dan infeksi, dan sangat jarang dapat menjadi penyebab kanker sendi. Nyeri di dalam persendian adalah penyebab umum nyeri bahu, nyeri pergelangan kaki, dan nyeri lutut.

Masalah tingkat kolagen rendah dapat ditandai dengan adanya beberapa gejala, salah satunya adalah nyeri sendi.
Nyeri sendi/ Sumber: Freepik.com

Apa yang terjadi ketika tingkat kolagen turun?

Apakah kolagen membantu kulit dan rambut? Produksi kolagen tubuh menurun drastis seiring dengan penuaan. Jika ini terjadi, seseorang akan mengalami penurunan elastisitas kulit dan ketebalan epidermis. Hal ini menyebabkan kerusakan kulit dan peningkatan kerutan, kulit berkerut, dan kulit kendur.

Penurunan kolagen juga dapat menyebabkan tendon dan ligamen kaku dan kurang fleksibel, otot menyusut dan melemah, nyeri sendi, osteoartritis, dan masalah gastrointestinal. Bahkan, kolagen yang rendah dapat mengurangi pertumbuhan rambut dan berkontribusi pada penipisan rambut.

roduksi kolagen tubuh menurun drastis seiring dengan penuaan. Jika ini terjadi, seseorang akan mengalami penurunan elastisitas kulit dan ketebalan epidermis.
Kolagen/ Sumber: Freepik.com

Jadi, cobalah untuk mulai rutin mengonsumsi kolagen untuk meningkatkan asupan yang sehat untuk kulit, rambut, dan otot.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id