sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

7 Cara Hadapi Teman yang Suka Pinjam Uang

Sylvia Yuliasar | Kamis, 31 Dec 2020 21:30 WIB
7 Cara Hadapi Teman yang Suka Pinjam Uang
caption

Rasa sebal sering kali dirasakan jika teman berhutang dan tak beretika. Sebenarnya, berhutang itu adalah suatu kewajaran jika dilakukan sekali atau dua kali disaat yang memang sangat mendesak. Lain halnya kalau berhutang sudah menjadi kebiasaan dan mulai menganggu.

Terkadang teman meminjam uang untuk membeli barang yang menurutmu tidak penting atau ia berhutang dengan jumlah yang banyak melebihi uang yang kamu miliki. Nah, butuh cara yang tepat menghadapi teman yang suka berhutang agar kamu tidak sebal berlebihan.

Berikut langkah-langkah antisipasi untuk temanmu yang hobi berhutang.

Katakan Tidak dengan Berani

Berailah mengatakan tidak
Katakan tidak / pexels.com (Andrea Piacquadio)

Masih sedikit orang yang berani menolak permintaan teman yang meminjam uang karena merasa tidak enak dan takut merusak hubungan pertemanan. Akhirnya kamu meminjamkan uang pada temenmu bahkan disaat uangmu juga menipis. Jadi, belajarlah menolak permintaan teman untuk berhutang agar temanmu berpikir ulang sebelum meminjam uang padamu lagi.

Hindari Obrolan tentang Penghasilan

Sebisa mungkin hindari pembahasan mengenai penghasilan
Jangan sering-sering membahas soal penghasilan / unsplash.com (Mimi Thian)

Jika kamu sering membicarakan soal penghasilanmu maka temanmu akan tahu kalau kamu punya penghasilan yang lebih dari cukup. Ia tidak akan merasa bersalah jika sering berhutang dan bisa saja makin merasa seenaknya untuk berhutang padamu. Sebisa mungkin hindari obrolan tentang penghasilanmu ya di depan teman-teman.

Bawa Sedikit Uang saat Hangout

Jangan terlalu banyak membawa uang saat hangout
Usahakan untuk membawa sedikit uang saat hangout / unsplash.com (Elevate)

Cara ini dapat diterapkan bagi kamu yang tidak ingin membayar minuman atau makan saat hangout. Bawa saja sedikit uang untuk membayar pesananmu, sehingga saat teman minta dibayari, kamu bisa mengatakan uangmu tidak cukup. Jadi, tidak perlu lagi membayar makanan atau minuman seluruh teman-temanmu.

Klasifikasikan Teman Oportunis atau Teman Sejati

Ada perbedaan antara teman oportunis dan teman sejati
Kelompokkan teman mulai dari sekarang / unsplash.com (Alexis Brown)

Kamu bisa mengklasifikasikan mana temanmu yang oportunis atau teman sejati. Apakah teman tersebut memang tulus atau hanya memanfaatkanmu saja.

Jika memang tulus maka akan terlihat meski kamu punya banyak penghasilan pasti tidak akan sering meminjam uang. Sedangkan jika ia tergolong teman oportunis maka kamu hanya akan dimanfaatkan sebagai tempat berhutang.

Buat Catatan Utang

Buat pembukuan untuk utang temanmu
Jangan segan untuk buat pembukuan utang / unsplash.com ( Calum MacAulay)

Membuat catatan utang sangat penting walaupun terkesan pelit atau perhitungan. Kamu perlu mencatat semua utang temanmu terutama jika utangnya banyak.

Kamu bisa mengingatkan berapa utang temanmu dan menggunakan catatan ini kalau temanmu akan berhutang lagi. Kamu cukup menjabarkan detail utangnya sehingga ia akan merasa segan berhutang padamu lagi.

Kini tidak perlu lagi merasa khawatir berlebihan untuk menolak permintaan teman yang mau berhutang. Ingat ya, teman berhutang itu merupakan suatu hal yang wajar, sehingga tidak perlu kamu pikirkan lebih jauh. Kamu tidak perlu khawatir berlebihan dan merasa bersalah karena menolak permintaannya.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id